Mengejar Cintamu Kembali

Mengejar Cintamu Kembali
Bab 36


__ADS_3

"Kreeekkkk" suara pintu dibuka


Aarav menoleh ke sumber suara itu.


Pintu kamar mandi terbuka dan Angel keluar dalam kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk untuk menutupi tubuhnya.


"Aaaaaaa!!!" Teriak Angel saat melihat Aarav yang sudah berdiri di samping ranjang


Angel langsung menutupi dadanya dengan kedua tangannya saat melihat Aarav sudah berdiri di depannya.


Aarav pun menelan ludahnya melihat tubuh gadisnya yang hanya dibaluti dengan handuk. Ia membalikkan badannya kembali memunggungi gadis itu.


"Ke.. kenapa kamu tiba-tiba ada disini?" Tanya Angel gugup


"Aku sudah bilang akan pulang lebih awal bukan?" Jawab Aarav mencoba bersikap tenang


"Aku tidak tau kalau kamu akan pulang secepat ini. Jangan berbalik! Aku akan mengambil bajuku" Ucap Angel


Angel berjalan dengan pelan ke arah Aarav, ia melihat ke arah bajunya yang ia taruh di tepi ranjang tepat disamping Aarav sekarang.


Dengan cepat ia meraih baju-baju itu dan langsung berbalik. Ia berjalan dengan cepat hendak menuju kamar mandi lagi


"Tunggu!!" Seru Aarav


Angel menghentikan langkahnya mendengar seruan Aarav barusan


"Sepertinya kamu menjatuhkan sesuatu" Ucap Aarav


Dengan ragu-ragu Angel berbalik dan melihat benda berbentuk kaca mata itu jatuh tepat disamping kaki Aarav. Angel pun mendelik kaget dan membulatkan mulutnya membentuk huruf O. dengan cepat ia berlari dan memungut benda miliknya itu dan langsung melesat pergi menuju kamar mandi dan menutup pintunya dengan kasar. Ia menyenderkan dirinya di balik pintu.


"Aissshhh.. memalukan sekali" Gerutu Angel


Sementara Aarav masih berdiri mematung disana. Ia mengusap wajahnya dengan tangannya.


Selesai memakai bajunya, Angel kembali keluar dari kamar mandi dan melihat Aarav yang masih berdiri mematung ditempatnya berdiri sejak tadi. Perlahan ia pun melangkahkan kakinya menuju ke arah pria itu.


"A.. aku sudah selesai.." Ucap Angel gugup


"Baiklah, aku akan mandi dulu" Ucap Aarav


Aarav membalikkan badannya dan berjalan melewati gadis itu tanpa melihat ke arah gadisnya itu. Sebagai pria normal, ia pun merasa gugup dengan apa yang terjadi tadi.


Aarav hendak membuka pintu kamar mandi, tiba-tiba Angel teringat akan baju yang ia kenakan sebelumnya yang masih tergantung didalam kamar mandi.

__ADS_1


"Tunggu!!!" Seru Angel sambil berlari ke arah Aarav


Aarav pun berbalik dan melihat ke arah gadis yang sedang berlari ke arahnya. Tak sengaja Angel tersandung kakinya sendiri dan membuatnya terjatuh kepelukan Aarav


Aarav pun menangkap tubuh gadis itu agar tidak jatuh ke lantai.


Angel menyenderkan kepalanya didada Aarav, ia bisa mendengar dengan jelas detak jantung kekasihnya itu. Mungkin detakannya sama seperti detakkan jantung nya saat ini.


"Kenapa begitu ceroboh" Ucap Aarav panik


Angel mendongakkan kepalanya dan menatap kearah wajah Aarav


"A..aku melupakan sesuatu didalam" Ucap Angel terbata


Angel menjauhkan dirinya dari tubuh Aarav. Ia bergegas membuka pintu kamar mandi dan mengambil bajunya yang masih tergantung disana.


Ia kembali berjalan keluar dari dalam kamar mandi dan menaruh kedua tangannya kebelakang sambil memegangi baju yang ia kenakan sebelumnya.


"Silahkan.. kamu bisa masuk" Ucap Angel sambil tersenyum manis


Aarav pun menatap gadis itu sebentar dan masuk ke dalam kamar mandi. Ia menutup pintu kamar mandi.


Angel menghela nafasnya lega


Ia pun mengambil paper bag yang berada di atas meja dan memasukkan baju-baju kotor itu ke dalamnya.


Sementara itu didalam kamar mandi, Aarav menyalakan shower dan air pun keluar membasahi seluruh tubuhnya. Ia menadahkan tangan kanannya ke tembok. Ia kembali terbayang sosok Angel yang tadi hanya menggunakan handuk saat keluar dari dalam kamar mandi. Gadis itu terlihat begitu manis dan sangat menggoda.


"Ya Tuhan, apa yang sedang aku pikirkan"


Aarav nampak gusar dan ia pun mengusap wajahnya yang basah karena guyuran air.


Setelah beberapa saat, Aarav pun selesai mandi dan ia keluar dari dalam kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya.


Ia sudah tak melihat sosok Angel dikamarnya. Mungkin gadis itu sudah keluar dari kamarnya. Aarav berjalan ke arah lemari dan mengambil baju yang hendak ia kenakan


Kreeekkkk


Pintu kamar itu kembali terbuka dan Angel masuk kedalam. Aarav menoleh kearah pintu, Angel yang melihat Aarav sedang bertelanjang dada langsung menutup matanya dengan kedua tangannya.


"Kenapa kamu belum memakai bajumu?" Seru Angel tanpa melepaskan tangannya dari wajahnya


"kamu yang tiba-tiba masuk" ucap Aarav

__ADS_1


"Kalau begitu aku akan keluar" ucap Angel


Angel melesat pergi keluar dari kamar Aarav. Ia melupakan paper bag yang tadi hendak ia ambil dan masih meninggalkannya disana.


Aarav menghela nafas panjang dan tersenyum simpul melihat tingkah lucu gadisnya itu.


Tak berselang lama Aarav yang sudah rapi pun keluar dari dalam kamarnya. Ia sudah berjanji akan mengantar gadis itu pulang.


Sebelum pulang, Angel mengajaknya makan makanan yang sengaja sudah ia siapkan dimeja makan. Mereka pun menyantap makanan itu.


Setelah selesai makan, Aarav dan Angel pergi meninggalkan apartemen itu. Mereka menaiki lift dan turun kebawah. Mereka berjalan menuju basemen tempat Aarav memakirkan mobilnya.


Setelah mereka masuk kedalam mobil, Aarav pun melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu.


Setelah menempuh kurang lebih satu jam perjalanan, mereka pun sampai didepan rumah yang sekarang ditempati gadis itu.


Mereka turun dan berdiri di depan mobil Aarav.


"Masuklah, besok pagi aku akan menjemputmu" ucap Aarav


"baik. kamu hati-hati di jalan" jawab Angel


Angel berbalik dan membuka pintu pagar. setelah masuk ia kembali menutup pintu pagar itu.


"Aku ingin melihat pergi lebih dulu" ucap Angel


"Tidak! kamu masuklah. aku tidak akan tenang jika belum melihatmu masuk ke dalam rumah" tegas Aarav


"Ayolah, sekali ini saja. lagi pula aku sudah melewati pintu pagar ini. please" rengek Angel


"Tidak!!" seru Aarav


Tapi Angel terus merengek sehingga membuat Aarav menyetujuinya


"Baiklah, tapi setelah aku pergi kamu langsung masuk. dan kalau sudah sampai kamar kamu langsung telefon aku" ucap Aarav


"Baik pak bos" ucap Angek tersenyum senang


Aarav berbalik dan kembali menaiki mobilnya. Angel melambaikan tangannya pada pria itu.


mobil pun melaju meninggalkan rumah itu.


Setelah mobil Aarav tidak terlihat lagi, Angel membalikkan badannya dan melangkahkan kakinya masuk

__ADS_1


"Angel?" Panggil seseorang dari belakang


__ADS_2