
Bismillahirohmanirohim.
Azam tengah belajar tata cara shalat pada pak Rohim, pak Rohim begitu sabar mengajari Azam yang sangat antusias dalam mempelajari tata cara shalatnya.
Tapi seperti biasa pak Rohim akan memberikan penjelasan pada Azam sedikit sambil mempraktekkan pada Azam bagaimana tata cara shalat yang baik dan benar.
"Nak Azam jika di dalam islam ada 5 rukun islam dan di dalam iman 6 ada rukun iman, dalam shalat pun sama, di dalam shalat memiliki rukun pula"
"Jika rukun Islam ada lima, yang pertama membaca dua kalimat syahadat, yang kedua mendirikan sholat, yang ketiga puasa, yang keempat membayar zakat dan yang kelima naik haji bila mana dia mampu, baik dia mampu dalam hartanya dan juga fisiknya akalnya, tapi untuk di zama sekarang ini orang-orang susah naik haji karena kekurgan dana, padahal banyak dari mereka yang ingin pergi ke tanah suci" kini pak Rohim menjelaskan banyak hal pada Azam.
Deg
Tak tahu kenapa hati Azam merasa sakit kala pak Rohim menyebutkan banyak orang yang ini naik haji tapi kurangnya dana, sementara dirinya yang bergelimang harta, bahkan mengahajikan 100 orang harta itu tak akan habis begitu saja, tapi di dalam hati Azam tak sedikitpun terbesit ingin naik haji dulu.
Mungkin setelah bertemu dengan pak Rohim, Azam ingin berhaji setelahnya. "Pak Rohim bagaimana jika setelah saya pulang dari sini, saya akan memberikan hadiah untuk pak Rohim dan beberapa warga disini untuk berhaji.
Saya ingin berhaji juga, tapi tak tahu caranya, saya rasa jika haji bersama pak Rohim dan beberapa warga disini akan mempermudahkan kita saat disana nanti" ucap Azam dengan sungguh-sungguh.
Hatinya tergerak kala pak Rohim menyampaikan tentang haji. "Nanti saya akan orang saya yang akan mendaftarkan semuanya pak Rohim, dan bapak yang akan memimpin perjalanan haji nanti"
"Masya Allah, Nak Azam ini sungguh-sungguh?" jika boleh jujur pak Rohim masih tidak percaya dengan apa yang dia dengar saat ini.
Azam mengangguk dengan yakin, pak Rohim tanpa aba-aba langsung memeluk Azam dengan air mata yang sudah menetes, sungguh pak Rohim tak menyangka di usianya yang semakin hari semakin berkurang juga bertambah dia akan melihat ka'bah, rumah suci Allah yang berada di Makkah.
"Iya pak, Insya Allah saya janji" Azam membalas pelukan pak Rohim, tak tahu kenapa Azam juga merasa bahagia saat melihat pak Rohim bahagia.
Setelah tangis haru pak Rohim akhirnya beliau melanjutkan untuk membimbing Azam, mempelajari tata cara shalat dan rukun-rukun shalat.
"Maaf tadi sempat terpotong pembelajaran kita, baik saya lanjut lagi ya Nak Azam"
"Iya pak Rohim"
"Saya ulas sedikit dulu yang tadi, nah kalau rukun islam tadi ada 5 sudah disebutkan sebelumnya dan rukun iman ada 6. Yang pertama iman kepada Allah, kedua iman kepada Malaikat Allah, tiga iman kepada kitab-kitab Allah, keempat iman kepada Nabi dan Rasul Allah, kelima iman kepada hari kiamat dan yang terakhir iman kepada Qadha dan Qodhar"
__ADS_1
"Sebelum saya jelaskan lebih lanjut nak Azam nanti bisa tanyakan tentang rukun iman setelah kita belajar rukun dan tata cara shalat" Azam mengangguk.
"Nah sekarang untuk di dalam shalat pun ada rukunya, rukun dalam shalat ada 13, saya akan menyebutkan satu persatunya"
Rukun shalat
Niat
Berdiri jika mampu
Takbiratul Ikhram
Membaca surat al-fatihah
Ruku` dan tuma`ninah
I`tidal dan tuma`ninah
Sujud dan tuma`ninah
Duduk tasyahud akhir
Membaca tasyahud akhir
Membaca shalawat kepada Nabi
Membaca salam pertama
Tertib
"Rukun shalat juga dibagi menjadi dua bagian yaitu :
Rukun qauli, yaitu rukun yang berupa ucapan (contoh : Takbiratul ikhram, membaca surat al-fatihah, membaca tasyahud akhir, membaca salam)
__ADS_1
Rukun fi`li, yaitu rukun yang berupa gerakan (contoh : sujud, ruku`, I`tidal lainnya)"
"Masih ada lagi sebelum dilanjut syarat sahnya shalat juga ada
Syarat sah shalat ada delapan, yaitu :
Suci dari hadats besar dan kecil Suci pakaian, badan dan tempat dari najis. Menutup aurat. Menghadap kiblat. Masuk waktu sholat.
Mengetahui rukun-rukan sholatTidak meyakini bahwa diantara rukun-rukun sholat adalah sunnahnya
Menjauhi semua yang membatalkan sholat."
"Jika salah satu dari delapan syarat sahnya shalat tidak dilakukan maka batalah shatalnya, contonya dia sudah suci dari semua hadas besar dan hadas kecil, dia juga berpakaian yang menutup sempurna auratnya ketika shalat, tapi saat shalat dia tak menghadap kiblat maka tidak sah shalatnya"
"Begitu juga jika dia shalat menghadap kiblat, tapi tak menutup aurat dengan sempurna atau dia membawa hadas besar maupun kecil saat shalat maka shalatnya tidak sah, jadi semuanya harus sesuai syarat sahnya shalat"
Setelah banyak penjelasan dari pak Rohim, kini Azam mulai mengikuti gerakan shalat yang dicontohkan pak Rohim pada dirinya, pak Rohim benar-benar mengajari tata cara shalat dengan teliti pada Azam, salah sedikit maka pak Rohim akan membantu Azam membenarkan yang mana sayang salah.
Hampir 3 jam pak Rohim mengajari Azam, sampai jam sudah menunjukkan jam 7 pagi, waktunya mereka untuk sarapan.
Azam izin ke kamarnya lebih dulu pada pak Rohim, saat masuk kamar Azam dikagetkan dengan bola sayap yang tiba-tiba saja keluar dari tempat yang Azam simpan.
[Waw sungguh luar biasa! Misi kedua anda diselesaikan dengan begitu baik! Misi kedua anda selesai dengan waktu yang terbilang singkat, selamat anda telah berhasil menyelesaikan misi kedua]
[Kini level kebahagain yang anda dapat sudah mencapai 18% selamat atas keberhasilan anda, sesuai janji sistem jika anda bisa menyelesaikan misi kedua maka handhpone yang akan dikembalikan]
[Handhpone anda sudah dikembalikan, silakan bisa diperiksa lebih dulu untuk memastikan sistem sudah menepati janji pada bos Azam! sekarang sistem akan terus membantu ]
Azam segera memeriksa handponenya benar saja benda ajaib miliki Azam itu kini sudah berada di atas nakas yang ada di dalam kamar tersebut, Azam cepat mengecek isi poneselnya.
Benar disana tertera jika dirinya sudah mengirim pesan pada orang rumah bahwa dia berada di lombok.
"Bagus lengkap semua, lalu bagaimana dengan mobilku, kau mengatakan akan memberikannya juga padaku, jadi mana kuncinya?" pinta Azam.
__ADS_1
[Maaf anda masih dalam proses memperbaiki diri jadi mobil belum bisa anda gunakan, lagipula untuk apa anda mobil, di tempat ini mobil tak bisa dipakai, sistem peringkatkan hati-hati saat menggunakan ponsel anda, mungkin orang yang mencari anda selama ini karena terlepas dari jebakanya akan mengetahui lokasi anda, jika anda tak berhati-hati menggunakan ponsel tersebut]