
Bismillahirohmanirohim.
waktu silih berganti terus berjalan tak pernah terhenti perputaran waktu masa lalu tidak akan bisa diulang saat ini Azam Tengah menikmati masa-masanya di rumah tunanetra.
Sudah hampir satu bulan dia berada di rumah itu tapi kejahatan yang dilakukan Erlin dan kedua temannya belum juga terungkap, Arlan belum memiliki bukti kuat agar apa yang mereka lakukan itu segera terungkap.
jika tidak maka semua yang ada di Rumah tunanetra akan jatuh di tangan mereka hal itu bisa membuat orang-orang yang ada di rumah tunanetra itu tidak memiliki tempat tinggal lagi jika diusir oleh Erlin dan kedua temannya.
tapi Azzam sudah memiliki rencana sendiri untuk menjatuhkan mereka agar mereka Jera dengan apa yang mereka buat tentu saja Azzam tidak akan menyebloskan mereka ke dalam penjara jika mereka benar-benar mau bertobat.
Azzam pun semakin dekat dengan Ruli dan Azzam sudah mengetahui semuanya dari Ruli Apa yang sebenarnya terjadi di rumah tunanetra.
setelah malam itu besok malamnya alam kembali memerkoki Ketiga orang itu sedang membicarakan hal yang membuat Arlan ingin segera mengungkapkan Apa yang sebenarnya terjadi di Rumah tunanetra.
Saat kembali ke kamar Pak Rully mengintrogasinya setelah selesai kini Arlan yang bergantian mengintrogasi Ruli Kenapa Ruli tidak berbuat apa-apa dan hanya mendiamkan mereka saja padahal apa yang mereka lakukan itu salah.
" Aku sebenarnya sudah lama mengetahui apa yang mereka lakukan dulu Kami berempat adalah teman baik tapi aku tidak tahu kenapa tiba-tiba saja Danu dan Elin mengajak kami untuk berbuat hal yang tidak seharusnya dilakukan"
" Tapi aku menolak ajakan mereka dengan Hal itu membuat Elin dan Danu juga Tika semakin membenciku Aku berusaha untuk mengungkapkan semua itu pada pemilik rumah tunanetra pada ibu Minah dan suaminya"
" Tapi setiap kali aku ingin mengungkapkan Apa yang sebenarnya terjadi mereka selalu menghalangiku puncaknya akhirnya mereka mengancamku jika aku benar-benar membongkar semua ini maka bukan hanya aku yang akan mereka celakai tapi juga seluruh orang yang ada di rumah tunanetra ini"
" Aku tidak mau semua nyawa terancam Padahal mereka tidak memiliki salah apa-apa jelas-jelas yang bersalah itu Ketiga orang itu aku terlalu lemah untuk menghadapi mereka apalagi mengingat jika mereka adalah teman seperjuanganku di perantauan ini"
__ADS_1
" hal itu tentu saja membuatku guna-guna membuatku bingung Setiap malam aku selalu merasa seperti orang bersalah" akhirnya Ruli menceritakan semuanya pada Azam malam itu.
" Jadi ini alasan kamu Ruli Kenapa setiap malam selalu bangun di tengah malam Karena rasa bersalahmu itu?"
Rudi membenarkan apa yang Azzam katakan memang dia sejak hari itu setiap malam seringkali terbangun entah apa sebabnya tapi rasa bersalah itu selalu memasuki hatinya di setiap malam.
Rully tidak tahu bagaimana caranya dia mau memberitahu Ibu mana jika orang kepercayaannya adalah orang yang diam-diam menusuknya dari belakang ingin mengambil semua yang Ibu Mina miliki.
" Tapi yang tidak diketahui oleh Erly jika Danu dan Tika bersekongkol di belakangnya jika mereka sudah mendapatkan semua yang mereka inginkan maka mereka akan menyingkirkan Erlin"
" lalu kamu tidak memberitahu Erlin?"
"Aku sudah berkali-kali memberitahunya Bang Azam tapi dia tidak percaya sama sekali denganku Erlin mengira jika aku iri pada mereka Padahal aku benar-benar ingin menyelamatkan dia dari kalicikan Danu dan Tika"
dan Azam baru mengetahui suatu fakta lagi jika keempat orang itu berasal dari desa Lombok di mana Desa itu adalah tempat yang pernah dia tempati dulu orang-orangnya begitu baik Bahkan Rully juga mengenal siapa Pak Rohim.
Sama dengan Azzam sama Ruli juga ternyata banyak belajar agama dari Pak Rohim sebelum dia pergi ke kota untuk mencari pekerjaan mengayuh rezeki di kota.
kedua orang itu bertemu dengan Danu saat di terminal dan mereka bertemu dengan Tika saat sudah sampai di kota akhirnya mereka memutuskan untuk mencari kerja bersama karena mereka sama-sama dari Lombok.
Ruli dan Erlin adalah orang yang berada dari satu desa yang sama dan Erwin juga merupakan murid dari Pak Rohim tapi azan tidak menyangka semua ilmu yang Erlin dapatkan tidak dia gunakan dengan baik sampai-sampai dia tega menipu orang lain padahal Ibu Minah adalah orang yang telah bersukarela menolong mereka.
Di saat mereka terlantar Ibu Minah memberikan mereka pekerjaan bahkan digaji Ibu Minah tidak meminta apapun dari mereka mendapat pekerjaan tentu saja mereka berempat menerima dengan suka hati tapi yang membuat Erlin Danu dan jika tidak terima ternyata mereka harus mengurusi orang-orang tunanetra.
__ADS_1
di malam itu juga airnya Arlan mendapatkan apa yang dia maukan sebentar lagi kebusukan orang irong itu akan segera terbongkar tapi Ruli meminta pada Arlan agar tidak membawa mereka ke dalam penjara bagaimanapun Erlin masih saudara bagi Ruli.
Selama ini Rully sama sekali tidak membenci Erlin walaupun tingkah perempuan itu sangat dan selalu memusuhi Rully permusuhan selalu dia Tunjukkan sejak Ruli menolak ajakan untuk bergabung dengannya agar bisa menguasai rumah tunanetra.
di saat Rully sudah mengantuk tiba-tiba cahaya yang sudah sangat Harlan kenali mendatangi dirinya di tengah malam cahaya apalagi kalau bukan cahaya sistem.
( Bos Azzam tidak perlu khawatir dengan semua ini karena semuanya sudah terekam jelas dengan sistem semua video-video dan bukti itu ada di dalam aplikasi bola sayap Bos Azzam bisa mengeceknya sendiri)
Informasi yang diberikan oleh sistem membuat Azam merasa bersyukur Azam terus mengucapkan Alhamdulillah saat itu.
" Terima kasih banyak sistem" ucap Azam dengan begitu tulus.
jenis sistem bisa benar benar mendeteksi Azam Jika dia menolong rumah tunanetra itu bukan karena misi tapi dia menolong mereka benar-benar dari hati Azam yang ikhlas.
setelah mengenal pasang pencipta hati Azam benar-benar berubah tidak sedingin dulu lagi bahkan dia juga tidak pernah meninggalkan salat malamnya tak lupa juga shalat dhuha.
Azzam juga selalu bersolek tobat setiap malam dan mengqadha yang sudah banyak dia tinggalkan.
" Alhamdulillah ya Allah engkau sudah memudahkan urusan hamba kau yang hina ini"
" Terima kasih sudah memudahkan urusanku Allahumma yassir wala tu'assir"
malam itu juga setelah selesai salat malam azan tidak langsung tidur melainkan dia melantunkan ayat-ayat suci Alquran yang sudah dia pelajari dari Pak Rohim.
__ADS_1
Azzam jadi Teringat Pesan Pak Rohim jika ingin belajar agama harus memiliki guru dan Guru itu menyambung nasab guru sampai ke Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.