Mengenal Sang Pencipta dengan bantuan system

Mengenal Sang Pencipta dengan bantuan system
Bab 46. Misi keempat


__ADS_3

Bismillahirohmanirohim.


Sampai di Ujung Jalan seperti biasa jika sistem ikon akan menemui azan pasti secara tiba-tiba cahaya yang keluar dari sistem itu akan selalu membuat mata Azam.


( sistem ikon telah kembali dan akan memberitahu misi ke-4 yang akan Bos adzan jalan)


"Ayolah sistem kenapa kamu harus keluar sekarang saat ini aku tengah memcari cara agar bisa keluar dari hutan ini" keluh Azam.


Azam berusaha membuka kedua bola matanya, tapi kali ini bola mata Azam itu seakan tak mau terbuka, Azam merasa dia pernah mengalami hal ini.


Ya! Azam mengingatnya dia tak bisa membuka kedua bola matanya ketika berada di lorong waktu miliki sistem ikon.


menyadari hal itu Azam mulai Waspada adzan tidak mau dia kembali ditarik ke dalam Lorong Waktu milik sistem icon.


Menurut Azam melewati s Lorong Waktu milik sistem ikon begitu sengsara dan sangat menyulitkan dirinya sendiri. bahkan rasa sakit yang pernah Azam rasakan saat melewati lorong waktu sampai saat ini belum bisa Azam lupakan.


rasa sakit itu begitu Membekas adzan saja Bahkan masih bisa menunjukkan di mana saja rasa sakit yang pernah dia rasakan ketika melewati lorong waktu.


" Sistem ikon boleh memberi informasi apa saja dan misi apa saja kepada aku asalkan jangan lagi-lagi sistem icon membawa aku ke dalam Lorong Waktu"


" Cukup Sekali Saja Aku terjebak di lorong waktu itu aku tidak mau lagi jadi Ayo katakan misi apa yang harus aku lakukan"


( Mas Azzam siapa juga yang akan menarik Anda ke dalam Lorong Waktu, sistem ikon juga harus mempertimbangkan jika kembali menggunakan Lorong Waktu)

__ADS_1


( data-data yang kemarin saja saat melewati lorong waktu milik sistem belum kembali pulih dengan sempurna, sistem ikon harus memulihkan data-data dengan perlahan agar tidak terjadi kesalahan nantinya)


( dan cahaya ini yang menyilaukan kedua bola mata Bos Azzam Bukalah cahaya untuk masuk ke dalam Lorong Waktu namun cahaya sistem ikon yang baru cahaya ini baru saja diperbaharui maka dari itu cahaya ini akan membuat siapapun yang melihatnya susah untuk membuka kedua matanya termasuk adzan sendiri yang merupakan pemilik dari sistem)


"Baiklah baiklah tak usah banyak penjelasan lagi Sekarang beritahu aku misi apa yang akan aku lakukan dan apakah sistem ikon akan membantu untuk menyelesaikan misi ini?"


Azzam terdiam sambil menunggu jawaban yang akan diberikan oleh sistem ikon, sebenarnya Azzam ingin sekali pulang tapi ternyata dia belum bisa pulang karena harus menjalankan misi keempatnya.


komunikasi yang begitu jarang dilakukan pada keluarganya di rumah membuat Azam rindu pada mereka apalagi dia pergi di saat keluarga mereka baru bisa menjadi keluarga yang harmonis.


sekarang Azam tidak tahu bagaimana kabar keluarganya yang di rumah tapi mendengar perusahaan Abraham Group dipimpin oleh CEO yang ramah seperti Erlang sang adik, membuat merasa lega dan Azam juga yakin jika rumah mereka dan orang-orang di dalam rumah itu akan tetap menjadi keluarga yang harmonis.


(Misi keempat bos Azam harus membantu salah satu rumah para tunanetra yang terletak tepat diujung jalan ini, bos Azam harus menetap disana dan raksasa apa saja yang terjadi disana)


(Tapi bos Azam harus ingat menolong mereka yang kesusahan bukan karena misi tapi karena anda ikhlas bos Azam)


(Jika anda tidak ikhlas dalam menjalankan dalam membantu mereka yang membutuhkan, maka misi keempat bos Azam dinyatakan gugur dan bos Azam akan dieleminasi dari misi keempat)


" Insya Allah aku sanggup melakukannya aku juga mendengar menjalankan misi untuk membantu orang-orang yang memiliki penyakit tunanetra membuat aku merasa ibu pada mereka dan aku berniat membantu mereka dari hatiku yang paling dalam, aku insya Allah akan tulus membantu mereka"


"Tapi sebelum itu Bolehkah aku tahu ada berapa banyak orang-orang tunanetra di sana dan rata-rata umur mereka berapa " ucap Azam.


"Bukan apa aku hanya ingin sekedar tahu sebegitu sulitkah mereka hidup sedangkan aku yang memiliki segala-galanya bisa membeli apapun yang aku mau aku lupa untuk bersyukur"

__ADS_1


Azam akhirnya memutuskan untuk duduk sebentar sambil menunggu informasi yang terus diberikan oleh sistem tapi hanya sebentar lalu Azam melanjutkan perjalanannya lagi karena dia ingin segera bertemu pada orang-orang yang mengalami tunanetra.


Azzam terus berjalan sambil mendengarkan informasi apa saja yang diberikan oleh sistem pada dirinya tentang keadaan orang-orang yang tinggal di rumah tunanetra itu.


( Ada informasi sedikit yang akan bos Azam ketahui tentang orang-orang yang tinggal di rumah tunanetra itu, tapi bos Azzam tidak bisa mengakses semua informasi tentang rumah tunanetra karena jika diberitahu sekarang maka bos Azam akan bisa menyelesaikan misi keempat ini dengan begitu mudah)


" Katakanlah informasi tentang mereka yang bisa diberitahukan oleh sistem pada Aku akan mendengar tanya sambil aku terus berjalan agar segera sampai di rumah yang sistem maksud"


Azzam baru menyadari satu hal dari tadi dia sibuk mendengarkan informasi dari sistem tapi dia tidak menyadari jika saat ini dirinya sudah keluar dari hutan.


ternyata Azzam sudah berjalan begitu jauh Tapi anehnya dia tidak merasa lelah sama sekali Mungkin karena dirinya terus bersholawat sehingga membuat perjalanan azan terasa begitu singkat.


Azam meneliti tempat itu satu persatu perlahan dan pasti ternyata ada beberapa rumah di sana tapi tidak terlalu banyak itu bukan sebuah foto tapi seperti sebuah desa yang tertinggal bahkan melebihi dari Desa Sumber Jaya yang aneh rumah-rumah di situ begitu mewah seperti rumah-rumah yang ada di cluster.


tapi Azzam tak mau ambil pusing dia hanya ingin segera sampai di tempat rumah orang tunanetra itu insya Allah jika diizinkan Azam akan benar-benar membantu mereka dengan niat yang tulus.


( rumah tunanetra itu dijaga oleh seorang suami istri yang dengan sukarela menjaga para orang-orang tunanetra tanpa menerima upah)


" Masya Allah begitu melihat hati kedua orang itu sungguh suami istri yang luar biasa " ucap Azam setelah mendengar informasi dari sistem.


( Ada sekitar 250 orang-orang tunanetra yang tinggal di sana ada 20 orang karyawan yang bekerja untuk membantu para tunanetra itu dan karyawan-karyawan itu digaji oleh sepasang suami istri tersebut).


( Tapi bos azab harus tahu dari ke-20 karyawan itu ada di antara mereka yang sangh saja memanfaatkan para tunanetra karena ada beberapa kali kejadian ganjal yang terjadi di rumah tunanetra tersebut dan buat Azam harus mencari tahu siapa dalang di baliknya)

__ADS_1


__ADS_2