Mengenal Sang Pencipta dengan bantuan system

Mengenal Sang Pencipta dengan bantuan system
Bab 50. Rumah usang


__ADS_3

Bismillahirohmanirohim.


Di sebuah rumah yang usang, rumah itu terlihat sudah begitu Tak terawat, cat warna putih yang sudah lusuh tertutup Debu Debu tak lupa genteng yang sudah tidak utuh lagi.


seorang laki-laki tampak menahan sakit di bagian kaki dan tangannya di dalam rumah itu dia ingin bergerak keluar dari tempat tersebut tapi kakinya sama sekali tidak bisa dia gerakkan.


Entah sudah berapa hari atau berapa minggu dia berada di dalam rumah itu sendirian menahan sakit dan juga lapar segalanya Dia tahan di dalam rumah itu hanya ada sebuah roti yang menemaninya.


roti itu hanya ada sebungkus dan akan dia bagi untuk satu hari menjadi 3 kali suapan sudah dipastikan jika roti itu sama sekali tidak dapat mengenyangkan perutnya karena hanya secuil.


untuk ukuran balita saja pasti mereka akan kurang hanya dalam satu bungkus roti untuk dimakan apalagi dia adalah laki-laki dewasa yang bertahan hidup hanya dengan satu roti.


laki-laki itu menatap langit-langit rumah musang tersebut dia berteduh di rumah itu ya masih tertutupi genteng dengan rapat.


" Aku harap rombongan mafia blackbar bisa menemukanku secepatnya" keluhnya pada diri sendiri.


dia bersyukur walaupun bertahan hidup sengsara selama satu minggu ini tapi berhasil kabur dari genggaman kelompok Robert yang ingin membunuhnya secara perlahan.


sejak Rapum tidak sadarkan diri Robert sudah tidak peduli dengan tawanannya lagi dia benar-benar hanya fokus untuk kesembuhan rabun Mungkinkah Robert sudah bertabat? tapi itu hanya Robert lah yang tahu.


" tapi apakah mereka bisa menemukanku di tempat seperti ini? sedangkan aku sendiri tidak tahu aku berada di mana tak" ucap laki-laki itu lagi.


laki-laki itu tak lain adalah Deon Siapa lagi kalau bukan kembaran Dio dan juga orang kepercayaan Han selama ini.

__ADS_1


Dion masih menadahkan kepalanya menetap langit-langit rumah usang tersebut dia tak tahu sampai kapan dia akan bisa bertahan jika seperti ini terus.


tadinya dia begitu yakin jika kelompok mafia blackbar akan menemukan dirinya tapi sudah satu minggu ini tak ada tanda-tanda jika para mafia baik-baik itu akan menemukan dirinya membuat hati Deon sedikit ragu dan goyah Apakah dia benar-benar akan ditemukan? atau tidak.


Sekarang Deon hanya bisa pasrah pada takdir yang akan menjumpainya, entah dia akan berjumpa dengan takdir yang baik atau bahkan semakin buruk, bisa jadi dia mati di tempat itu dan tak ada yang bisa menemukan mayatnya sama sekali.


" perutku sangat sakit Aku sudah menahan lapar berhari-hari" keluh Deon. "Aku kira satu roti itu cukup untuk makanku dalam satu minggu ternyata aku salah itu sama sekali tidak cukup untuk sehari saja sudah membuatku tak bisa berbuat apa-apa"


" Berapa lama lagi aku bisa bertahan di tempat ini?" Deon masih enggan menurunkan pandangannya dari menatap langit-langit rumah usang itu.


Deon Hampir lupa bagaimana caranya dia bisa sampai di tempat ini hanya satu yang dia pikirkan saat ini berharap han atau anggota kelompok lainnya bisa menemukan dirinya.


Deon hanya ditemani oleh hewan-hewan yang menempati rumah itu saat ini seperti jangkrik, tikus bahkan ada ular yang masuk di dalam rumah itu tapi lagi-lagi Deon sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa Dia hanya bisa patah dengan takdirnya saat ini.


di saat Lion Hampir Putus Asa dengan keadaannya saat ini di luar sana dia mendengar suara seperti ada orang yang datang.


Sedangkan di luar rumah usang itu ada beberapa orang yang datang, entah apa yang akan mereka lakukan di rumah usang tersebut, padahal rumah itu berjarak jauh dari rumah-rumah yang lainnya membuat orang tak kan percaya jika di tempat seperti itu ada rumah,.walaupun kini rumah itu sudah tidak ada penghuninya lagi.


Itu artinya meyakinkan mereka orang-orang yang datang tersebut, jika sebelumnya rumah usang tersebut ada yang menempati tapi penghuni sebelumnya sudah pergi entah ke mana atau terjadi sesuatu di rumah itu sehingga membuat penghuni rumah tersebut pergi dan meninggalkan rumah mereka begitu saja.


" Apa benar ketua Deon ada di rumah ini?" tanya salah satu dari 10 orang yang datang di tempat itu.


Sepertinya doa Deon Yang Terus dia ucapkan untuk segera bertemu dengan anggota mafia blackbar akhirnya terkabul juga, Sebentar lagi Doanya itu akan segera terwujud saat ini ternyata di luar rumah usang itu terdapat 10 anggota mafia black bar yang tengah mencari keberadaan Deon.

__ADS_1


" tak usah banyak tanya lebih baik periksa rumah ini!"


" baik!" kesembilan orang yang diperintahkan itu menjawab dengan kompak dan serentak tak hanya menjawab Mereka pun bergerak maju masuk di rumah utang tersebut.


" Aku berharap Bos Deon benar-benar ada di dalam rumah ini " ucap orang yang tadi memerintahkan ke-9 orang lainnya untuk mencari Deon kakinya lalu melangkah ikut masuk menyusul ke 9 temannya.


baru saja melangkah sudah ada sesuatu yang jatuh dari atas ternyata plafon yang ada di atas rumah itu sudah begitu rapuh Untung saja plafon itu tidak mengenai kepalanya.


" ha hu hah! mengagetkan saja!"


" untungnya plafon ini tidak mengenai kepalaku untung aku segera menghindar jika tidak mungkin kepalaku sudah terasa begitu sakit dan akhirnya aku malah menyusahkan yang lain "


Setelah dia berbicara sendiri orang itu kembali melanjutkan perjalanannya untuk mencari keberadaan Deon.


Deon memang ada di dalam rumah itu tapi dia mencari tempat yang teduh dan bisa selamat dari jangkauan hewan-hewan mengerikan yang berkeliaran di rumah itu salah satu ruangan yang masih tertutup rapat.


" di mana Bos Deon? Kenapa Sudah dari tadi kita sudah mencarinya di sudut ruang manapun tapi tidak menemukan keberadaan bosheon? " ujar salah satu orang dari 10 orang itu.


" Kita tunggu saja info dari ketua Ziko, Siapa tahu dia sudah menemukan keberadaan bos Deon"


" Baiklah sambil menunggu kita jangan diam saja tapi tetap terus mencarinya" sahut salah satu dari mereka.


Tak lama kemudian dari itu Ziko ikut bergabung pada yang lainnya ternyata dia juga belum menemukan keberadaan Deon.

__ADS_1


" Bagaimana Apakah kalian sudah menemukan keberadaan Bos Deon ? " mereka semua menggeleng itu artinya mereka belum menemukan keberadaan Deon.


"Baiklah sekarang kita mencari bukan hanya dengan kedua mata dan tangan juga kaki tapi gunakan mulut kalian untuk mencari bos jalan Aku yakin dia berada di rumah ini di suatu tempat yang belum kita datangi"


__ADS_2