Mengubah Takdir Kita

Mengubah Takdir Kita
Bab. 19 Suara Dio yang Ancur Parah


__ADS_3

Pagi-paginya pintu kamar Dio langsung diketuk oleh Wisnu. Dia tidak tahu kalau Dio sudah bangun sejak tadi pagi. Saat ini Dio sedang memasak makanan di dapur kos. 


"Lo ngapain pagi-pagi ke kamar gue bro?..." tanya Dio sambil membawa piring berisi ikan dan sayuran. 


"Lo udah liat video rekaman lo pas tampil yang gue kirim di Utube?..." tanya Wisnu bersemangat.


"Belum…" jawab Dio lalu membuka pintu kamarnya. "Lo mau ikut makan?..." tanyanya menawarkan. 


"Gak...gue makan entar aja…" jawab Wisnu bingung. 


"Yaudah...gue makan dulu ya?..." ucap Dio lalu masuk kamarnya. 


"Oke…" jawab Wisnu kemudian. Tidak berapa lama kemudian dia baru ingat sesuatu. "Yo...buruan lo nonton tuh video...lo harus liat jumlah penonton video lo!..." teriaknya dari luar kamar Dio. 


"Bentar...gue makan dulu...entar gue nonton…" jawab Dio dari dalam kamar. 


"Dasar anak aneh…" komentar Wisnu dengan kesal karena dicuekin Dio.


Cukup lama Wisnu menunggu Dio yang sedang makan di kamarnya. Dia tetap sabar menunggu sahabatnya itu menyelesaikan makannya. Setelah makan Dio lalu membuka pintu kamar. 


"Lha...lo masih disini?..." tanya Dio bingung melihat Wisnu yang masih menunggunya di depan kamar.


"Please Yo...lo harus lihat ini…" ucap Wisnu lalu mendahului ke kamarnya untuk menunjukan laptopnya pada Dio.


"Oke…" ucap Dio lalu mengikuti Wisnu kemar. 


"Ini…" ucap Wisnu bersemangat. 


Disana tertulis video yang berjudul Dio Alfino Ada Band Surga Cinta in Cafe Harmony. Disitu tertulis video itu sudah ditonton sebanyak 1.000.000 viewer. Nama channel Utube untuk video itu adalah Dio Alfino.


"Lo bikin channel Utube buat gue?..." tanya Dio pada Wisnu.


"Iya...kan gue udah bilang tadi malam waktu kita makan bareng…" jawab Wisnu sambil tersenyum. "Gimana menurut lo?..." tanya Wisnu menunggu komentar Dio. 


"Keren…" jawab Dio singkat. 

__ADS_1


"Cuman itu komentar lo?..." tanya Wisnu terlihat kesal. 


"Emang gue harus ngomong apa Nu?..." tanya Dio kebingungan. 


"Ya paling gak lo seneng banget lah...video lo banyak yang nonton…" jawab Wisnu merasa bingung dengan sahabatnya. 


Dio tidak merasa heran bahwa videonya akan ditonton banyak orang. Dia sudah merasakan yang lebih dari ini semua. Itu sebabnya dia tidak terlalu terkejut ini akan terjadi. 


"Video gue gak bakalan kena tuntutan hak cipta?..." tanya Dio mendadak. Dia berasal dari masa depan,  dan dia tau video cover lagu di masa depan bakalan kena copyright.


"Maksud lo copyright?..." tanya Wisnu untuk memastikan maksud pertanyaan Dio. 


"Iya...pastinya gue akan dituntut karena menyanyikan lagu orang…" jawab Dio kemudian. 


"Ya...gak mungkin lah...kan lo cuman cover...lo gak lips sing…" Wisnu menjawab pertanyaan Dio. 


Dio baru sadar bahwa massa itu lipsing lagu lah yang sering kena copyright. Peraturan Utube pada masa itu hanya berlaku pada video yang memakai lagu asli, sedangkan untuk cover tidak ada masalah. Dio sendiri berasal dari tahun 2019, dimana video cover pun harus membagi hasil pendapatannya di Utube pada pencipta lagu tersebut. 


"Oh...gitu?..." tanya Dio pura-pura tidak mengerti. 


"Ya...udah...upload aja…" jawab Dio dengan santai. 


Dia lalu membawa piring bekas makanannya ke dapur. Dia tidak ingin ada bekas makanan ditaruh di dalam kamarnya. Dia ingin walaupun dia ngerokok, kamarnya tetap bersih dan tidak berbau yang tidak sedap. 


Setelah mencuci piring dia lalu mandi untuk bersiap ke kampus. Setelah mandi dia kemudian memakai pakaiannya yang rapi. Dia memakai hem berwarna biru tua yang didalamnya kaos berwarna putih, sedangkan celananya memakai jeans yang warnanya sama dengan warna hem yang dia pakai. Sementara Wisnu baru selesai mandi saat Dio sudah siap berangkat. 


"Bosiet pagi amat lo berangkat?..." tanya Wisnu pada Dio. 


"Gue pengen ngembaliin buku yang gue pinjam dari Rasya…" jawab Dio sambil memperbaiki posisi pakaiannya. 


"Tungguin gue ya?..." pinta Wisnu pada Dio. "Gue pengen berangkat bareng lo…" ungkapnya lagi. 


"Iya...tapi buruan ya?..." jawab Dio sambil santai. 


Wisnu lalu menutup pintu kamarnya untuk memakai pakaiannya. Dio kemudian ke balkon atas melihat pemandangan kota. Dia sangat senang melihat pemandangan kota dari atas balkon. Dia bisa melihat matahari pagi yang sangat indah. 

__ADS_1


Tidak lama kemudian Wisnu keluar dari kamarnya memakai pakaian rapi. Setelah itu Wisnu dan Dio langsung berangkat menggunakan motor masing-masing ke kampus. Sesampainya di kampus mereka memarkirkan motor di parkiran motor. 


Mereka baru saja memasuki area kampus, tiba-tiba ada beberapa cewek yang mengajak Dio berfoto bareng. Wisnu terkejut melihat Dio yang cepat sekali terkenal di kampus. Ternyata video yang diupload Wisnu sudah ditonton oleh mahasiswa di kampus ini.


Dengan sabar Dio melayani permintaan berfoto bareng oleh mahasiswa dan mahasiswi tersebut. Dicky dan Rasya juga menghampiri Dio untuk berfoto bareng dengan Dio. "Lumayan foto pertama dengan Dio sebelum terkenal…" ucap Dicky sambil tersenyum. 


"Sialan lo...lagian lo pada bisa foto bareng gue kapan aja…" ucap Dio menanggapi ledekan Dicky. 


"Penampilan lo tadi malam keren banget Yo…" puji Rasya pada Dio. 


"Lo pada juga datang?..." tanya Wisnu pada mereka. 


"Gak juga sih...tapi gue nonton video yang di share link Utubenya di grup kampus…" jawab Rasya sambil tersenyum. 


"Lho siapa yang mengirim link kesana?..." tanya Dio kebingungan.


"Siapa lagi kalau bukan teman lo ini…" jawab Dicky sambil menunjuk Wisnu. 


"Hem...pantesan seisi kampus langsung ngajakin gue foto bareng…" ucap Dio baru sadar yang bikin ulah adalah Wisnu. 


"Kan supaya video lo banyak yang nonton bro…" jawab Wisnu membela diri. 


"Tapi video penampilan lo di cafe Harmony keren banget bro…" puji Dicky dengan jujur pada Dio. 


"Iya...kenapa lo selama ini nyanyi harus dijelek-jelekin sih?..." tanya Rasya dengan serius pada Dio. 


"Emang gue nyanyi dulu kayak gimana sih?..." tanya Dio penasaran rakaman dia saat bernyanyi dulu sebelum dia menggantikan dirinya di masa ini. 


"Pokoknya jelek banget...suara lo itu bikin telinga kita sakit banget dengerin lo nyanyi…" jawab Dicky seperti menghina. 


"Coba lo liat ini…" ucap Wisnu sambil menunjukkan sebuah video pada Dio. 


Dio lalu memperhatikan videonya yang sedang bernyanyi dengan serius. Disana terlihat jelas Dio yang sedang bernyanyi sambil memainkan gitar. Dia kesal mendengar dirinya di masa ini bernyanyi. 


"Ini bukannya bernyanyi...ini dia sedang kesurupan…" tanpa sadar dia menghina dirinya yang ada di video itu. Rasya, Wisnu, dan Dicky tertawa mendengar komentar Dio yang jujur menghina dirinya sendiri. 

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2