Menikah Dengan Musuh

Menikah Dengan Musuh
13


__ADS_3

" Surat wasiat itu menyatakan kita harus hidup bersama layaknya suami-istri, " jawabnya. " Artinya, kau harus tidur dimanapun aku tidur. "


Clara melompat berdiri terlalu cepat hingga kursinya terguling kebelakang. " Aki tidak mau tidur denganmu. "


Stefano memutar bola matanya seakan-akan ia sedang berbicara dengan orang tolol. " Bukan di ranjang yang sama Clara, tapi dirumah yang sama. " bantahnya. ' Kita harus bersandiwara kepada semua orang. "


Clara mengerjapkan matanya sambil menatap Stefano malas. " Maksudmu kita harus berpura-pura menginginkan pernikahan ini ? "


Stefano kembali menatap tajam Clara dengan mata hijau kecoklatan nya. " Meski aku pun tidak menyukainya, tetapi ya, kita harus bisa berpura-pura untuk saling mencintai. "


" Apa kau gila ?! " sergah Clara. " Aku tidak bisa melakukan nya ! Semua orang tahu betapa aku membencimu. "

__ADS_1


" Seperti aku membencimu. " jawab Stefano datar. " tetapi ini hanya untuk enam bulan dan hanya saat kita berada di muka umum. Kita bisa jungkir balik bergulat ketika kii hanya berdua. "


Pipi Clara terasa memanas saat membayangkan ia dan Stefano melakukan apa yang baru saja di ucapkan oleh lelaki itu. " Aku sama sekali tidak pernah tau bagaimana cara nya bergulat. "


" Mungkin aku bisa mengajarimu. " kata Stefano menyunggingkan senyum mengejek, yang juga sarat akan sesuatu yang tidak ingin Clara ketahui lebih jauh. " Satu hal yang harus kau ingat, pemenangnya adalah orang yang berada di atas di akhir pertandingan. "


Clara memalingkan wajahnya agar Stefano tidak mengetahui ia telah terpancing dan terganggu dengan kenyataan tersebut. Tubuhnya terasa terbakar dan permukaan kulitnya terasa menggelenyar membayangkan tubuh kuat Stefano memilinnya, sementara ia berbaring di bawah lelaki itu. " Jadi, kapan kita...mmmm... meresmikannya ? "


" Secepatnya, " jawab Stefano, " Aku sudah meminta bantuan para ahli, mereka mungkin akan kembali menghubungi ku dalam beberapa hari. "


" Memang nya kau tidak mendambakan pesta pernikahan mewah serba putih ? " sahut Stefano, satu alisnya terangkat mengejek.

__ADS_1


Clara menatapnya acuh tak acuh. " Yah, hari pernikahan, kan, memang hari terpenting untuk setiap wanita. "


" Tapi, kau sudah pernah menikah. " selama sepersekian detik Stefano mengunci tatapan Clara, lalu melanjutkan kata-katanya dengan nada jijik. " Dengan lelaki tia yang sepantasnya menjadi kakekmu. "


Clara mendongakkan wajahnya dengan angkuh ke arah Stefano. " Paling tidak aku mencintainya. "


" Uangnya yang kau cintai, dasar perempuan mata duitan. " Kata Stefano sambil memonyongkan bibir, " Apa dia harus membayar mu agar kau mau bekerja sama setiap kali dia ingin bercinta ? "


Clara menyunggingkan senyuman genit seperti yang berulang kali terpampang di media cetak ___ senyuman yang memberi nya label wanita murahan. " Pasti kau penasaran ya ?"


Stefano beranjak menjauhi meja, tangannya merogoh dalam-dalam saku celana seakan tak yakin ia bisa menahan diri untuk tidak bercinta dengan Clara hingg gigi perempuan itu bergemeletuk.

__ADS_1


Clara gembira mengetahui ia berhasil memancing emosi lelaki itu. Stefano selalu tampil dingin dan terkendali, namun ada dua sisi kepribadian lelaki itu yang hanya diketahui oleh Clara.___sisi liar dan maskulinnya yang belum terasah, yang selalu ingin mendominasi dan menaklukkan Clara. Dan, Clara bergidik, membayangkan ia dibuat tunduk oleh lelaki itu.


Hai readers, jangan lupa like, coment dan love ya plus koinnya juga. Author akan crazy update 20 episode jika tembus 1.000 like dan koint. Please...Iam waiting... Coment Positif ya guys, no coment negatif...hihihihi... selalu hidup dalam hal" yang positif. see you*


__ADS_2