
Ia selaku merasa tidak nyaman setiap kaki berurusan dengan kucing liar kecil ini. Oleh karena itu, Stefano tak ingin namanya dihubung-hubungkan dengan perempuan liar itu. Perempuan pengacau itu telah mengguncang kehidupannya yang tenang dengan cara yang tidak Stefano inginkan. Yang sama sekali tidak pernah ia inginkan.
Dialah alasan Stefano memilih tempat tinggal yang jauh dari rumah keluarga. Selama bertahun-tahun Stefano tidak pernah menginjakkan kakinya dirumah keluarganya. bahkan untuk menemani ibunya selama beberapa Minggu yang sangat berharga sebelum ibunya meninggal. Tindakan manipulatif Clara yang keterlaluan telah merusak hubungan Stefano dan Ayahnya Andreas selama delapan tahun terakhir ini. Bagi Stefano, ini kesalahan Clara. Siluman licik itu yang melaksanakannya, apapun demi mewujudkan keinginannya.
Sang pengacara menunggu hingga anggota keluarga lain meninggalkan ruangan perpustakaan, kemudian membuka map yang tergeletak didepannya. " Chateau de Chalvy di Provence akan diwariskan kepada kalian. Syaratnya, kalian harus menikah secara sah di mata hukum dan tinggal bersama selama paling sedikit enam bulan.'
Meski mendengar jelas kalimat itu, Stefano memerlukan beberapa saat untuk mencerna kata-kata sang pengacara. Setelah itu, ia baru terperanjat. Ia merasa seperti ditimpa rak buku. Tenggorokannya tersekat, ia tak bisa berkata apa-apa. Ia hanya bisa berdiri sambil menatap si pengacara, memikirkan mungkinkan kata-kata yang baru didengarnya hanya sekedar imajinasi di otaknya.
Clara dan dirinya.... menikah.
Terikat secara hukum dan sah.
__ADS_1
Hidup bersama selama enam bulan.
ini pasti lelucon.
" Kau pasti bercanda," ucap Stefano sambil menyisir rambutnya dengan satu tangan.
" Tidak, ini serius, Ayahmu sekoat mengubah surat wasiatnya sebulan sebelum meninggal. Dan ia sangat bersungguh-sungguh mengenai hal ini. Apabila kalian menolak menikah, harta warisan tadi akan diserahkan kepada salah satu kerabat jauhnya." timpal Lorenzo De Salle.
" Aku tidak mau menikah dengannya!" tukas Clara seraya melompat berdiri, mata biru-kelabu indahnya berkilat marah.
Stefano menatap Clara dengan pandangan mengejek dan sinis. " Ya ampun, duduk dan tutup mulutmu dulu. "
__ADS_1
Clara mengangkat dagu dan mencibir. " Aku takkan menikah denganmu. "
" Syukurlah aku senang mendengarnya, " balas Stefano datar, lalu berbalik kepada si pengacara. " Pasti ada jalan keluarnya. Tak lama lagi aku akan bertunangan, kau harus mencari cara membereskan masalah ini. "
Lorenzo De Salle mengangkat kedua tangannya seolah-olah sedang menyerah. " Surat wasiat ini memiliki kekuatan hukum," ucapnya. " Apabila salah satu dari kalian menolak mematuhinya, maka ahli waris yang satunya otomatis akan mendapatkan seluruh harta peninggalan. "
" Apa?!" sontak Stefano dan Clara bertanya berbarengan.
Stefano melirik sekilas Clara sebelum kembali menatap si pengacara. " Maksudmu, jika aku menolak menikah dengan perempuan ini, maka dia akan mendapatkan dan mewarisi Chateau de Chalvy, juga harta lainnya ?"
Lorenzo De Salle mengangguk. " Dan apabila kalian menikah, lalu salah satu dari kalian memutuskan pergi sebelum masa enam bulan berakhir, maka siapapun yang ditinggalkannya berhak menerima dan mendapatkan harta warisan yang telah dijanjikan." jawab pengacara tersebut. " Signor Andreas Ferrante sengaja mengatur segalanya agar kalian tidak memiliki pilihan lain selain menuruti permintaan untuk menikah, dan tetap menjalani pernikahan tersebut selama enam bulan."
__ADS_1
Hai readers, jangan lupa like, coment dan love ya plus koinnya juga. Author akan crazy update 20 episode jika tembus 1.000 like dan koint. Please...Iam waiting... Coment Positif ya guys, no coment negatif...hihihihi... selalu hidup dalam hal" yang positif. see you