Menikah Dengan Musuh

Menikah Dengan Musuh
bertahan.


__ADS_3

Siang itu Zaki mengajak Bianca ke kantor, Apapun keadaannya ia tidak akan menutupi apapun dari Bianca, ia harus tahu semua nya.


Bianca melangkah bersama Zaki ke dalam ruangan, Bianca memperhatikan ke sekeliling karyawan Zaki, Tetap dengan orang yang sama. tentu saja Bianca tidak lupa meskipun ia sudah pergi bersama Zaki dua bulan lamanya.


Bima membuka pintu untuk Zaki, dan Bianca, Ia tertegun saat melihat sang ayah berada di ruangan itu.


"Ayah.....!"


ujar Bianca merasa heran melihat sang ayah sudah berada di ruangan Zaki.


"kemari Bianca !"


ujar Henri pada Putri bungsu nya itu, Bianca menoleh ke arah seseorang yang masuk ke dalam ruangan.


Rudi...


Zaki duduk di kursi kebesaran nya, Henri memindai Zaki yang tengah mengecek berkas laporan selama ia pergi.


"sudahi saja sandiwara mu Zaki...!"


ujar Rudi melangkah mendekati Sang ayah.


"Aku tidak pernah bersandiwara, Hm...aku kira kau sudah mati !"


Jawab Zaki pada Rudi.


"ada apa ini ayah, kak Rudi ?"


tanya Bianca tidak paham.


"Ayah tahu semua nya, sebaiknya kamu bercerai dengan Zaki. Dia yang sudah membuat kita bangkrut, Dia sengaja melakukan hal itu karena ingin membalas kan dendam nya terhadap mu!"


"Ya Bianca sudah tahu !"


Henri tertegun mendengar apa yang Bianca sampaikan.


Zaki memperhatikan Bianca yang menatapnya penuh makna.


"Bianca sudah tahu semua, maafkan Bianca karena Bianca cinta pada Zaki.... semua terjadi juga karena kesalahan Bianca yah !"


Rudi dan Henri tidak mengetahui apa permasalahan yang terjadi antara Bianca dan Zaki di masa lalu.

__ADS_1


"Apapun itu ayah tidak suka, Zaki bahkan sudah menduakan kamu dengan Risa !"


Henri tetap tak bisa menerima apapun alasan Zaki melakukan hal itu terhadap keluarga nya, bagi Henri Zaki tetap salah dan menjadi musuh dalam selimut.


"Ia bahkan sudah membuat aku babak belur !"


tambah Rudi membuat Zaki terkekeh.


"Tentu saja, aku mendapati kamu tengah mesum dengan istri ku, mana mungkin aku diam saja!"


Henri langsung menoleh pada Rudi, begitu juga dengan Bianca yang tidak mengetahui cerita itu.


"Aku memang sudah membuat perusahaan kalian bangkrut, tapi aku juga yang membuat nya bangkit kembali !"


ujar Zaki lalu beranjak dari duduknya, Ia bersikap santai seakan tak membuat kesalahan.


sebenarnya Bianca juga mengetahui hal itu sejak lama namun ia tidak mengatakan hal itu pada Henri karena tak ingin sang ayah marah seperti sekarang ini.


"kenapa kamu diam saat dia menyakiti kamu bian ?"


tanya Henri tak paham dengan pemikiran Bianca tentang Zaki. padahal jelas jelas Zaki hanya mempermainkan nya saja.


"Ayah tetap ingin kamu bercerai dengan Zaki..."


dan tentang Rudi, Ia akan bicarakan di rumah bersama Risa.


weekend ini mereka akan menikah, Henri sendiri tak ingin memusingkan Rudi dan Risa karena yang terpenting saat ini adalah Bianca putri kesayangan nya.


Bianca sendiri tetap pada keinginan nya yaitu bersama Zaki, tentang hal apapun yang terjadi di masa lalu ia sudah tidak mau mempersoalkan nya karena ia sendiri pernah membuat kesalahan.


"kalau kamu tidak mau bercerai dengan Zaki, maka tidak usah datang lagi ke rumah. ayah tak mau memiliki menantu yang banyak topeng nya !"


Ujar Henri lalu pergi di ikuti oleh Rudi.


Zaki menghampiri Bianca yang mematung sendiri, Ia tidak menyangka Bianca akan membela nya.


"Kamu yakin bi dengan keputusan mu ?"


Tanya Zaki memindai wajah Bianca tampak sendu.


"banyak yang tidak aku tahu, banyak yang kamu sembunyikan dari ku bang !

__ADS_1


termasuk kebangkrutan mu yang hanya sebuah kebohongan !"


Zaki termangu menatap Bianca tampak kecewa, namun ia tetap bertahan pada keputusan nya untuk bersama Zaki.


"ya, aku hanya ingin meyakinkan diri tentang kamu bi, benar kah perasaan mu pada ku ? bisa kah kamu hidup dengan ku yang tidak memiliki apa apa ?"


ujar Zaki, apa yang ia miliki memang bukan sepenuhnya milik nya, ia yakin seseorang akan datang untuk mengambil nya karena ia sudah mengingkari janji nya terhadap Haifa, beliau pasti kecewa tapi Zaki terlanjur jatuh pada Bianca.


"banyak yang ingin aku ceritakan pada mu bi, banyak rahasia yang tidak kamu ketahui termasuk Tentang Rudi, aku memang menghajar nya hingga babak belur karena dia sudah menguras uang ku dan juga berbuat mesum dengan Risa, walau bagaimanapun aku sebagai suami tidak terima seseorang bermain ranjang dengan istri ku, tapi kejadian itu sudah berlalu. aku juga sudah tidak memikirkan tentang Risa ! tapi ada seseorang yang menjadi beban pikiran ku, dan kebangkrutan itu seperti nya akan benar benar terjadi !"


Zaki menceritakan tentang Haifa dan seseorang yang sudah membuat nya besar seperti sekarang, Ia meminta nya untuk menikahi Haifa Namun Zaki tidak bisa.


pria itu mengancam akan mengambil semua nya dari Zaki jika ia mengingkari janjinya.


Bianca tertegun lalu memeluk Zaki, Ia tidak perduli lagi tentang masa lalu mereka, hidup sederhana pun tak masalah bagi Bianca, yang terpenting adalah Ia bisa hidup nyaman bersama Zaki.


"Terimakasih bi kamu mau bertahan dengan ku, padahal aku sudah banyak menyakiti kamu !"


Bianca senyum lalu kembali mendekap Zaki.


"kita hadapi bersama, aku yakin ayah dan ibu pasti akan mengerti jika aku bicara pelan pelan dengan mereka !"


ujar Bianca, ia yakin semua terjadi karena pengaruh dari Rudi dan Risa.


"ya kita akan datangi mereka lagi setelah semua mereda, hm... sore ini adik ku akan pulang dari luar negeri, aku akan mengenal kan mu pada sava dan Marwah !"


Bianca mengangguk kemudian keduanya beranjak dari ruangan itu.


"Bim, Ayo pergi makan siang !"


Bima mengangguk lalu mengikuti langkah keduanya. Bima heran pada mereka berdua, keduanya berjalan seperti tak ada masalah. mereka bersikap santai tanpa beban. padahal seseorang tengah meminta kembali milik nya setelah Zaki menolak Haifa.


"Zak, gimana sama pak Ibnu !"


tanya Bima, Ia tak lagi sungkan bertanya Karena Bianca sendiri sudah mengetahui hal itu.


"hm, biarkan saja ia mengambil semua nya. hal itu memang milik nya, aku sendiri tidak mau ambil pusing. kau tahu Bima, jujur aku lebih tenang tinggal di kampung. Tenang, damai tanpa beban apapun !"


ujar Zaki menoleh pada Bianca yang langsung tertegun.


Seseorang memperhatikan Bianca dari jauh, Setelah sekian lama Aji baru melihat Bianca lagi, dan kali ini Bianca dan Zaki terlihat akur.

__ADS_1


Ia juga mendengar kabar pernikahan Risa dengan seseorang, Aji pahami keadaan itu, kini Bianca menjadi satu satu nya istri Zaki karena Risa dan Zaki telah berpisah, entah masalah apa yang membuat mereka menjadi rumit seperti benang kusut !


bersambung....


__ADS_2