
Risa berjalan tergesa gesa dari rumah sakit, ia berjalan tanpa memperhatikan sekitar hingga menabrak seseorang.
"ah....." Seru Risa Yang hampir terjengkang namun ia berhasil menahan tubuh nya hingga tak terjatuh.
"hey....kalau jalan tuh lihat lihat !"
ujar seseorang membuat Risa terperangah, kenapa Wira berada di rumah sakit ini lagi?
Wira memicingkan mata nya memindai seseorang yang ia kenal tentunya satu sekolah dengan nya dan Bianca.
"kamu Risa kan teman Zaki ?"
tanya Wira yang tidak menyangka kalau Risa kini sudah menjadi seorang dokter seperti dirinya.
"ya, kenapa ? kamu pasti tidak percaya kan kalau sekarang aku seorang dokter !"
sahut risa sembari memalingkan wajahnya, Wira tidak tahu kalau Ia dan Bianca adalah istri Zaki.
"penampilan mu sekarang lumayan, aku sendiri tidak kaget karena Aku tahu kau cukup smart." jawab Wira senyum kecil lalu pergi meninggalkan Risa sendiri.
Orang tua Wira adalah pemilik rumah sakit, jadi Ia akan dengan mudah datang dan pergi. siapa yang berani melarang nya ? hukuman sudah berlalu dan ia akan kembali mengejar Bianca.
Wira akan lebih berhati hati lagi agar kejadian serupa tak terulang, Ia akan menggunakan cara halus agar Bianca mau kembali dengan nya seperti dulu.
Risa kembali melangkah, Ia harus secepatnya ke tempat spa untuk menghapus jejak Rudi.
Zaki sudah memberikan kabar bahwa besok ia akan pulang, jangan sampai Zaki mengetahui skandal Ons itu, bisa di cerai dia kalau sampai Zaki mengetahui semuanya.
***
Malam itu Bianca mengemasi semua barang bawaan serta oleh oleh yang ia beli bersama Zaki, terlihat Zaki tengah memainkan ponsel nya.
sebentar melirik lalu kembali fokus tak menghiraukan Bianca membereskan barang sendirian.
Bianca merapikan pakaian nya ke dalam koper, Zaki membeli beberapa oleh oleh untuk Risa dan jujur saja ia cemburu karena hal itu meski barang yang Ia beli lebih banyak dari Risa.
"kamu kenapa Bi ?"
tanya Zaki menghampiri lalu memeluk Bianca dari belakang mencium tengkuk Bianca hingga ia meremang.
"kau tidak senang dengan liburan kita di Singapura ?"
__ADS_1
tanya Zaki membalikkan tubuh Bianca agar menghadap ke arah nya.
"Aku senang, terima kasih Zaki !"
jawab Bianca tersenyum getir, Ia memang senang dan akan lebih senang jika tak ada Risa di antara mereka.
Tapi ia bisa apa karena Zaki menikahi nya juga bukan karena cinta tapi karena kebencian di masa lalu, dan saat ini Bianca merasa sakit hati karena ada orang ketiga di antara mereka, awal awal nya ia tidak peduli dengan mereka tapi seiring waktu berjalan cinta itu seperti nya hadir membuat Bianca merasa sakit karena Zaki tak setia pada nya.
"Hanya terima kasih ?"
tanya Zaki memindai wajah Bianca tampak sendu, sebenarnya Zaki tahu apa yang dirasakan oleh Bianca namun ia terlanjur menghadirkan Risa dalam hubungan mereka, Zaki tidak ingin menyakiti Risa dengan mengabaikan nya. Sementara Ia sudah berjanji pada kedua orang tua Risa akan menjaga dan menyayangi nya sepenuh hati Meskipun Risa bukanlah satu satu nya istri Zaki.
"Apa Zaki ?"
tanya Bianca, kali ini Ia memilih untuk diam dan membiarkan Zaki bermain sendiri, Zaki tidak ingin melewatkan malam terakhir mereka di Singapura.
Zaki menuntun tangan Bianca ke ranjang, memeluk nya sayang lalu mencium Bianca dengan lembut hingga berlanjut ke cumbuan yang semakin menuntut hingga suara indah itu berhasil lolos dari bibir Bianca yang sensual.
Zaki selalu bersemangat jika melihat Bianca terengah merasakan sensasi rasa indah yang tidak pernah keduanya lewat kan.
"BI, aku mulai candu dan tidak ingin melewatkan satu pun malam tanpa bercinta dengan mu!"
desis Zaki lalu keduanya bercinta hingga larut.
*
Risa menghela nafas panjang saat Rudi pergi dari tempat itu, Ia memang tengah menunggu Risa dan ia memutuskan untuk pulang karena terlalu lama menunggu, sejak dari rumah sakit Rudi mengikuti Risa. Namun Risa tak kunjung keluar dari spa.
"aku dalam bahaya, aku harus meminta Rudi untuk menjauhi Ku dan memberi tahu nya kalau aku sudah menikah, mereka berdua juga harus melupakan malam panas itu."
gumam risa lalu melangkah menuju mobil di lahan parkir.
"aku harus Segera pulang, rasanya lelah dan juga mengantuk....."
Ujar Risa sendiri beberapa kali menguap.
Risa terus melaju kan mobil nya menuju rumah, kepalanya terasa pusing tak tertahankan padahal Ia sudah tertidur tadi sebentar saat di spa Namun yang terjadi saat ini ia merasa begitu pusing dan lemas.
Risa Merasa semakin lemas dan pandangannya semakin kabur hingga ia merasa gelap.
"ah........"
__ADS_1
mobil Risa menabrak trotoar jalan karena ia tak sadarkan diri.
**
Zaki menoleh ke arah ponsel nya yang berdering, seseorang menghubungi nya dan mengabarkan kondisi Risa Yang mengalami kecelakaan.
"aku akan pulang sekarang juga!"
ujar Zaki lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri Dan gegas menghubungi Bima untuk menyiapkan pesawat waktu itu juga.
"baik tapi gue balik besok ya, ini gue lagi nanggung bos !"
"oke...!"jawab Zaki lalu memindai Bianca yang tertidur pulas setelah percintaan mereka tadi.
"aku pulang lebih dulu, besok anak buah ku akan menjemput mu !"
Zaki menulis kan pesan dan di simpan di nakas untuk Bianca baca ketika ia terbangun.
gegas Zaki pergi meninggalkan Bianca yang masih tertidur pulas.
**
Pagi....
Bianca meraba samping kanan nya dan ternyata kosong, Tak biasa Nya Zaki lebih dulu terbangun.
Bianca beranjak dari ranjang memindai sekeliling ruangan namun tidak mendapati suami nya itu, Langkah Bianca terhenti saat melihat sebuah surat berisi pesan dari Zaki.
Bianca tertegun lalu duduk di ranjang mencerna pesan tersebut, zaki meninggalkan nya pulang ke Indonesia.
Air mata meluncur bebas, tak mengerti dengan pemikiran Zaki yang begitu tega meninggalkan nya sendiri padahal ia akan bangun jika semalam Zaki membangun kan nya untuk pulang.
"hubungi aku segera jika kamu sudah bersiap untuk pulang"
Zaki Kembali mengirim kan pesan pada ponsel Bianca, Ia sendiri sudah sampai di Indonesia dan langsung ke rumah sakit dimana Risa di tangani.
Bianca melangkah ke kamar mandi mungkin akan lebih baik jika Ia merendamkan tubuh nya di but up.
Bianca masuk ke dalam but up yang cukup besar, masih teringat jelas kebersamaan nya dengan Zaki di but up itu, mereka bahkan sampai menghabiskan waktu satu jam untuk memadu kasih, dan sekarang tiba tiba ia di tinggalkan dengan sepucuk surat.
bersambung.....
__ADS_1
terima kasih yang sudah mampir 😍😍😍