Menikah Dengan Musuh

Menikah Dengan Musuh
3


__ADS_3

Portia Briscoe hanya akan mengenakan gaun indah karya perancang busana terkenal. Bahaan gigibya berderet sempurna layaknya bintang iklan pasta gigi dan kulitnya sehalus porselen pun tampak tak tercela.


Tak seperti Clara yang harus menahan siksaan kawat gigi selama dua tahun dan memerlukan polesan cocealer untuk menutupi noda di dagu, yang hanya bisa disapukan sekali sehari yaitu dipagi hari.


Stefano Ferrante tidak akan sembarangan memilih calon istri. Dia tidak akan memilih perempuan yang memiliki sejarah kelam dan berperilaku liar, dan bisa menimbulkan kesulitan serta membuatnya menanggung malu, dalam skala yang tidak bisa dibayangkan.


Tidak, sudah pasti Portia Briscoe yang sempurna itu yang akan menjadi caly istri Stefano Ferrante yang sempurna, bukan seperti Clara hang memalukan dan suka membuat skandal dalam kehidupannya.


Semoga kau beruntung Stefano Ferrante.


Clara menyelinap keluar dari gereja begitu ibadah arwah hampir selesai. Clara tidak mengerti mengapa ia merasa perlu memberikan penghormatan terakhir kepada lelaki yang bahkan semasa hidupnya tak pernah sekalipun disukainya. Yang jelas, begitu membaca berita kematian Andreas Ferrante yang disebabkan serangan jantung, ingatan Clara serta merta melayang kepada ibunya. Sang Ibu, Nelly yang dulu begitu mencintai Andreas Ferrante.


Selama bertahun-tahun Nelly mengabdi kepada keluarga Ferrante, namun Andreas menganggap ibu Clara tak lebih hanya sekedar pelayan rumah tangga nya. Ia masih ingat skandal yang ditimbulkan ibunya di upacara pemakaman Evelyn Ferrante. Wartawan yang meliput kejadian secara membabi-buta membeberkan kisahnya, bagaikan hewan buas yang mencabik-cabik mangsa karena kelaparan. Kenangan buruk itu masih membekas jelas diingatan Clara, saat ibunya difitnah luar biasa.


Dihari itu, ia bersumpah takkan mau dikuasai lelaki. Ia akan selalu memegang kendali, ia akan menentukan nasibnya sendiri dan tidak akan ada satu orangpun untuk menghalangi jalan kehidupannya untuk berada dibawak kekuasaan seseorang orang yang memiliki uang lebih banyak ataupun mereka yang bernasib lebih baik.

__ADS_1


Ia bersumpah tidak akan pernah jatuh cinta.


" Maaf anda Miss Baker ? sapa lelaki berpakaian rapi sambil berjalan mendekati. " Clara Loise baker" ?


Clara menegakkan tubuhnya. " Anda siapa ?' tanyanya.


Lelaki itu mengulurkan tangannya. " Perkenalkan aku Lorrenzo Di Salle, pengacara Andreas Ferrante." ucapnya.


Clara tergesa-gesa membalas uluran tangan pengacara itu. " Senang berkenalan dengan anda, tapi mohon maaf, aku harus pergi."


Clara membalikkan badannya untuk menatap lelaki itu, mulutnya menganga. " Apa ?'


"Sebagai salah satu penerima warisan dari Signor Ferrante, anda diundang untuk ___"


" Penerima Warisan ?" Clara terperanjat. " Mengapa?"

__ADS_1


Sang pengacara tersenyum, namun Clara tak mengacuhkan pengacara tersebut. " Signor Ferrante mewariskan salah satu asetnya kepada anda Nona Clara Loise Baker." jawabya.


" Aset?" tanya Clara bingung, " aset apa ?"


" Chateau de Chalvy di Provence," jawabnya lagi.


Jantung Clara mendadak berdetak lebih kencang, " Ini pasti kesalahan," uvapnya . " Puri itu kediaman keluarga Evaline Ferrante. Bukankah seharusnya diwariskan kepada Stefano atau Amelia sebagai ahli warisnya ?"


" Signor Ferrante bersikeras ingin mewariskannya kepada anda." ucap sang pengacara. " Akan tetapi ada beberapa syarat yang harus Anda penuhi."


Clara menyipitkan matanya. " Syarat apa yang harus dipenuhi ?"


Lorrenzo De Salle tersenyum hambar. " Isi surat wasiat Signor Ferrante akan dibacakan besok di perpustakaan vika keluarga Ferrante, pukul 15.09, aku akan menantikan kehadiran anda disana Nona Clara Loise Baker." ujarnya sambil melangkah pergi.


Hai readers, jangan lupa like, coment dan love ya plus koinnya juga. Author akan crazy update 20 episode jika tembus 1.000 like dan koint. Please...Iam waiting... Coment Positif ya guys, no coment negatif...hihihihi... selalu hidup dalam hal" yang positif. see you

__ADS_1


__ADS_2