
Ia sepertinya perlu mempertimbangkan kembali keputusannya sebelum terlibat terlalu jauh dan terlambat. Ini bukan pertama kalinya Clara terjerumus masalah akibat tindakannya yang impulsif. Terlambat kah jika kini ia memutuskan membatalkan semuanya ?
Lalu gambaran jumlah uang yang akan diterima nya menghapus segala ide melarikan diri.Apa yang ada di pikirannya ? Anggap saja ini pekerjaan yang tidak menyenangkan. Masa kontrak enam bulan yang akan berlalu tanpa terasa. Dan sebagai bayaran nya atas segala masalah yang diperbuat nya, ia akan menerima sejumlah uang yang begitu sedap dipandang mata.
Itu dia. si "M" lagi. Masalah.
__ADS_1
Salah satu kebiasaan Clara adalah menarik masalah. Rntah apapun yang dilakukannya. Mungkin sudah menjadi takdir nya untuk selalu terjebak dalam situasi yang tak bisa ia dikendalikan ? Lalu, saat ibunya memutuskan membesarkan Clara dan menyerahkan saudara kembarnya kepada orang lain, apakah itu karena kesalahannya ?
Meski tak mau iri kepada kembarannya, mau tak mau Claaa merasa hidup ini sedikit tidak adil. Giselle dibesarkan dalam kondisi serba berkecukupan, dan mengenyam pendidikan di sekolah swasta serta menikmati liburan ke tempat-tempat yang indah serta eksotis. Masa kecil kembarannya dihabiskan dirumah mewah, dia tidak perlu mengepak barang-barang hampir setiap bulannya, hanya karena orang-orang sudah bosan dengan kemalasan dan kelancangan ibunya . Giselle juga memiliki ayah yang selalu menjaga, memenuhi, kebutuhan, dan melindungi dari kaum penindas orang-orang lemah.
Ia harus menyerahkan seluruh kemampuan untuk menyelesaikan urusan ini, lalu melanjutkan hidup. Ia akan membuat Stefano menyerahkan seluruh uangnya lalu meninggalkan laki-laki itu. Selama-lamanya.
__ADS_1
Ia baru saja hendak mengisi gelas anggur lagi ketika mendengar bunyi mobil Stefano. Suara mesin mobil Stefano yang menderu membuat perut Clara menegang tanpa disangka-sangka. Mobil berkecepatan tinggi serta gaya hidup serba cepat itu selalu menarik perhatian Clara sekaligus membuat nya kesal diwaktu yang bersamaan. Sepanjang hidupnya, Stefano mungkin tidak pernah terpaksa harus mendorong mobil agar mesinnya mau menyala, dia tidak pernah merapikan tempat tidur, bahkan memoles mentega di roti bakar. Dia tak hanya memiliki perlengkapan makan mewah sejak lahir, dia bahkan memiliki pelayan. Stefano selalu menikmati makanan yang dihidangkan di piring keramik terbaik, dan minuman yang disajikan menggunakan gelas kristal. Stefano bisa dibilang mampu membeli segala sesuatu dengan uang yang dia miliki. Bahkan lebih banyak lagi. Dan itulah yang membuat Clara sangat membenci Stefano.
Saat masuk kerumah Stefano mendapatkan Clara sedang bertelungkup di kursi sambil memegang gelas anggur yang tinggal terisi setengah, juga pengendali jarak jauh televisi layar lebar. Rambutnya diikat tinggi bergaya kucir kuda. Dia memakai celana senam panjang ketat berwarna hitam, serta kaos warna merah muda menyala longgar yang merosot di salah satu bahunya sehingga memamerkan kulit coklat yang terbakar matahari. Ketika Clara mengayunkan kakinya ke depan dan kebelakang dalam gerakan menendang pelan, Stefano melihat perempuan itu tak mengenakan alas kaki. Dia terlihat begitu muda dan matang serta begitu menggairahkan, sehingga Stefano tergoda.
Hai readers, jangan lupa like, coment dan love ya plus koinnya juga. Author akan crazy update 20 episode jika tembus 1.000 like dan koint. Please...Iam waiting... Coment Positif ya guys, no coment negatif...hihihihi... selalu hidup dalam hal" yang positif. see you*
__ADS_1