Menikah Dengan Musuh

Menikah Dengan Musuh
hal sebenarnya.


__ADS_3

Bima memberikan kertas tagihan milik Risa, kemarin sore Risa kembali melakukan penarikan uang tunai dengan jumlah cukup besar.entah untuk apa ?


"kalau begini terus bisa bangkrut Lo, Zaki !"


Bima duduk memindai Zaki yang langsung memeriksa surat tagihan itu.


"Ya biar gue tanya sama Risa dia pakai untuk apa ?"


jawab Zaki lalu kembali melanjutkan pekerjaan nya, Zaki senyum menilik perkembangan perusahaan milik Bianca.


Istri nya itu memang pintar, perlahan namun pasti ia mampu memulihkan kondisi perusahaan nya, seperti halnya ia memulihkan rasa cinta yang dulu telah punah.


Beberapa waktu bertemu dengan Henri untuk membicarakan tentang bisnis mereka, Mereka tidak boleh tahu siapa penyebab perusahaan nya bangkrut.


Zaki melakukan itu agar Bianca jatuh ke tangan nya dan ia sendiri yang akan memberikan bantuan.


**


Siang itu Aji mengajak Bianca untuk bertemu namun Bianca tidak sendirian, Ia mengajak ana untuk menemui Aji.


"aku enggak mau timbul fitnah nanti nya kalau aku sendirian Na.."


ujar Bianca berjalan di depan, Kedua nya masuk ke dalam restoran, Di sana aji sudah menunggu Bianca.


"selamat siang dokter aji...?"


sapa Bianca senyum lalu duduk hadapan Aji di susul oleh Ana.


keduanya bertukar sapa dan menanyakan kabar masing masing, Aji merasa begitu senang bisa bertemu lagi dengan Bianca.


"Maaf dokter Aji aku tidak jadi menjual mobil ku, aku akan mengembalikan uang mu..."


ujar Bianca, Anggap saja beberapa waktu ini Ia meminjam uang pada Aji.


"aku kan sudah bilang, kau tidak usah kembalikan. untuk mu saja Bi..."


jawab Aji, Ia sendiri sudah tidak mempersalahkan soal uang itu lagi, dengan hal itu Ia bisa bertemu dengan Bianca.


"tidak dokter Aji, itu bukan uang sedikit. aku tidak bisa menerima nya "


Bianca menyodorkan sebuah cek pada Aji.


sempat berpikir untuk meminta bantuan Aji agar terlepas dari Zaki, tapi siapa pria yang berada di hadapannya ini. Pantas kah ia meminta? sedangkan hutang nya pada Zaki lebih dari satu miliar.


Saat ini Ia hanya mampu bersabar sampai Ia bisa mengumpulkan uang sendiri dan mengembalikan uang Zaki.


Zaki menatap tajam ke arah Bianca yang tengah berbincang dengan seorang pria, mereka memang tidak berdua namun tetap saja Bianca dan pria itu yang lebih banyak bicara berdua.


Sedang apa istri nya itu? Bianca bahkan tidak meminta izin pada nya.


"Bianca..."


seru Zaki membuat Bianca menoleh seketika.

__ADS_1


Wajah nya langsung memucat melihat Zaki berjalan ke arah nya.


Bianca langsung berdiri saat Zaki sampai di hadapan nya, tatapan mata nya tajam menghunus jantung.


"seperti ini kelakuan mu kalau di luar?" tanya Zaki, Aji yang tidak paham ikut berdiri sambil mengerutkan kening nya.


"aku dan dokter aji tidak sengaja bertemu, kami juga tidak hanya berdua !"


Jawab Bianca berbohong berharap Zaki percaya, kalau sudah seperti ini kemungkinan Ia akan kembali di Kurung oleh suami nya itu.


"pulang sekarang, aku tidak menerima apapun alasannya Bianca kau berani bertemu pria lain di belakang ku!"


"dan kamu ?"


sambung Zaki menunjuk pada Dokter aji.


"jauhi istri saya....!"


Aji terperangah mendengar kata istri.


"tunggu dulu.... maksud nya apa ? Bianca istri kamu?"


tanya aji tak paham dengan keadaan yang sebenarnya.


"ya,kamu pikir apa hah?"


Bianca meringis saat Zaki mencekal lengan nya erat.


Aji tidak bersuara, Jadi Risa membohongi nya mengatakan kalau Bianca adalah Adik suaminya padahal Ia adalah madu nya Bianca.


"pulang....!"


Zaki langsung menarik tangan Bianca, menjauh dari tempat itu. beberapa orang yang berada di situ memperhatikan Bianca, kalau sudah seperti ini image nya akan buruk.


"Maaf dokter aji jika keadaan nya malah seperti ini !"


Aji berpikir untuk menanyakan hal sebenarnya pada Ana, Aji rasa Ana pasti tahu.


"Ana ceritakan hal sebenarnya pada ku, aku ingin tahu kehidupan Bianca !"


ujar Aji meminta, Ana mengangguk lalu menceritakan semua nya pada dokter aji.


**


Zaki menghempas kan tubuh Bianca ke ranjang dengan amarah yang meluap, Zaki tahu kalau dokter itu menyukai istri nya.


"siapa yang mengizinkan mu bertemu dengan dokter itu Bianca ?"


tanya Zaki mencengangkan dagu Bianca, amarah nya terlihat dari tatapan nya yang garang.


"enggak Zaki, aku bisa jelas kan !"


jawab Bianca menitikkan air mata nya, Ia tahu kalau ia salah tapi Bianca tak ingin Zaki tahu tentang permasalahan mobil itu.

__ADS_1


"mulai detik ini kau tidak boleh keluar dari kamar ini Bianca...!"


Ujar Zaki lalu pergi meninggalkan Bianca yang berlari mengejar nya.


"Zaki, dengar kan aku dulu !"


teriak Bianca dari dalam kamar Namun Zaki tak menghiraukan, Ia pergi meninggalkan rumah.


Bianca terisak saat Mendengar deru mesin mobil Zaki meninggal kan rumah, dan pintu terkunci di luar.


Bianca menyeka air matanya lalu meringkuk di ranjang.


Sementara Aji masih tidak percaya dengan apa yang terjadi, Bianca adalah istri Zaki.


Risa juga istri Zaki, jadi selama ini Bianca di dua kan oleh Zaki ?


Aji menghela nafas panjang, Duduk termenung di kursi nya. Ia merasa iba dengan Bianca bila mendengar cerita Ana. Zaki bahkan tak segan berbuat kasar pada Bianca, Aji bingung harus berbuat apa sementara Bianca adalah istri sah Zaki.


kenapa Risa berbohong ? apa ia takut image nya menjadi buruk jika aku mengetahui bahwa ia adalah istri kedua?


Aji memijat keningnya yang berdenyut, belum lagi masalah Wira.


kemarin salah satu suster mendatangi nya, perempuan itu mengatakan bahwa ia hamil anak Wira, tapi Wira tidak mau bertanggung jawab.


dan sekarang Wira malah kabur ke luar negeri !


*


Zaki mengepal kan tangan nya saat mendengar kabar dari Bima bahwa siang ini Risa kembali melakukan penarikan dengan jumlah cukup banyak.


gegas Zaki melangkah pulang ke rumah, Ia harus menanyakan hal itu pada Risa karena sebulan ini Risa hampir melakukan penarikan lebih dari satu milyar.


Risa tidak menyangka Rudi berani datang ke rumah padahal ia sudah memberikan uang yang Ia minta dan sekarang pria itu memaksa untuk masuk ke dalam rumah.


"mau kamu apa sih? demi tuhan aku benci ?!"


ujar Risa dengan tatapan geram ke arah Rudi.


Pria itu tersenyum lebar, mata nya memicing memindai tubuh Risa.


"aku rindu padamu Risa ? bagaimana kalau kita bercinta ?"


Rudi tertawa membuat Risa takut.


"enggak Rudi sekarang kamu pergi !"


Risa benar benar takut karena pembantu sedang ke pasar dan yang satu nya lagi pulang kampung.


Rudi langsung menerkam Risa dan menindih nya di sofa, Risa mencoba untuk berontak namun tenaga nya kalah dari Rudi.


Rudi langsung menyingkap rok panjang milik Risa lalu dengan sekali hentakan menyatu kan milik nya.


awalnya Risa berontak namun lama kelamaan Ia pun terbuai dan menikmati sentuhan dari Rudi.

__ADS_1


bersambung..


terima kasih sudah mampir 😍😍😍


__ADS_2