
setelah sampai di rumah dan beristirahat malam hari nya teguh yang sudah bertekad ingin membahagiakan orang orang yang di sayangi dan juga selalu ada di saat dirinya susah atau pun senang meminta ijin kepada kakek dan juga nenek nya untuk pergi merantau demi bisa merubah kehidupan mereka agar lebih baik
"kakek ,nenek boleh teguh berbicara sebentar ucap nya disaat makan malam
" tentu saja nak apa yang ingin kamu bicarakan tanya kakek naryo
"teguh ingin meminta izin untuk pergi
mencari pekerjaan di luar kota kek
mendengar permintaan cucunya baik kakek atau pun nenek saling berpandangan " lho memangnya dsini kamu nggak bisa nyari kerjaan le tanya nenek jirah "
"bukan begitu nek hanya saja pendapatan gaji dsini kurang memuaskan teguh ingin mencari pekerjaan yang gajinya tinggi agar aku bisa membahagiakan adik adik jawab nya
mendengar ucap cucu sulungnya membuat kakek naryo ingin menangis dulu anak nya demian juga berkata ingin membahagiakan mereka tapi justru kecewa yang di dapatkan
" jadi bagaimana kek,nek boleh ya teguh mencari pekerjaan di luar ucap nya penuh harap
"tapi bagaimana dengan adik adik mu apakah kamu sudah mengatakan dan meminta izin pada mereka seru kakek naryo
" emmm belum kek jawab teguh menggaruk kepalannya yang tidak gatal
"lebih baik kamu bicarakan dulu dengan kedua adik mu itu titah sang nenek berharap agar cucu nya ini berubah fikiran
" baiklah nanti teguh akan coba berbicara pada adik adik berarti kakek sama nenek setuju yah ulang teguh
meski berat tapi kedua nya tidak ingin menghalangi keinginan cucu nya ini
lagipula. dia juga sudah dewasa sekarang batin kakek naryo
"baik lah.guh kakek sama nenek tidak keberatan tapi kamu harus menjaga diri
pesan sang kakek "
"terima kasih kek,nenek teguh sayang kalian ucap nya
sementara setelah teguh menerima izin dirinya segera pergi untuk menemui kedua adik nya dan membicarakan keinginan nya " semoga saja de rara dan triyas tidak keberatan gumamnya
tok
tok
tok
teguh mengetuk pintu dimana kedua adik nya saat ini berada
__ADS_1
"iya sebentar indira berjalan mendekat dan membuka pintu
Ceklek
" eh mas teguh ada apa mas tumben malem malem nemuin aku sama triyas tanya rara
teguh pun tersenyum canggung "kenapa nggak boleh emangnya kalo mas mu ini ingin melihat keadaan kalian bukan nya menjawab teguh justru ingin mengerjai adik nya
" ish mas ini udah gede kok masih ngambekan sunggut rara memanyunkan bibirnya
"jangan menununjukan wajah seperti itu kepada orang lain ra tegas sang kakak ketika melihat ekspresi rara yang terlihat sangat menggemaskan
" iya bang iya sambil mengakat jari bentuk V oh iya apa ada perlu apa tumben tumbenan nyamperin kesini
"ummm itu ada yang ingin mas katakan padamu dan juga triyas
" emang ga bisa nunggu besok apa bang ini udah malem.aku ngantuk tauk teriak triyas dari dalam.kamar
mendengar adik nya sudah mengatuk.teguh mengurungkan niatnya
"ya sudah kalo gitu besok pagi aja mas kasih taunnya ucap nya dan begegas pergi
setelah teguh pergi rara dan triyas tersenyum puas sebenarnya sebelum kakaknya datang kakek naryo sudah lebih dulu memberitahu mereka tentang niat teguh untuk pergi mencari pekerjaan di luar kota sehingga rara dan triyas pun ber akting sembari berfikir dan memutuskan apakah mereka akan mendukung kepergian sang kakak atau justru menahannya
"apa lebih baik kita dukung aja mbak keputusan mas teguh bukan kah demi kebaikann kita nantinya sarannya
indira akui walaupun usia adik nya dibawahnya namun terkadang adik nya ini lebih bisa berfikir dewasa sehingga rara kadang suka meminta pendapat tentang masalah yang dihadapinya
"mbak bangga sama kamu dek sejujurnya mbak terkadang merasa malu sebagai seorang kakak justru mbak tidak bisa mengambil sebuah keputusan keluhnya
" keadaan yang memaksa kita untuk lebih cepat bersikap.dewasa mbak dan lebih tau keadaan serta kondisi agar kita bisa berfikir rasional dan bijak
rara terkekeh melihat tingkah adik nya yang bersikap sok tua
"tapi tetep kan besok pas mas teguh ngasih tau kita harus berpura pura oke
" siap mbak ya udah bobo yuk mbak
keesokan harinya saat semua sudah berkumpul untuk sarapan pagi teguh memutuskan untuk memberitahu adik adik nya tentang keinginan nya
"dek rara,triyas ada yang ingin mas katakan pada kalian berdua ucap nya
sambil menatap lekat lekat kedua adik yang sangat disayanginya
" memangnya ada apa mas apa soal semalem seru rara
__ADS_1
kakek naryo dan juga nenek jirah hanya tersenyum diam diam melihat muka cucunya teguh yang agak tegang
"emang soal ap.sih mas triyas juga berpura pura bertannya
" iya dek ada hal yang ingin mas sampaikan mas juga udah ijin sama kakek dan nenek ucapnya
"ada apa sih mas seperti nya penting banget sampai muka mas tegang gitu celetuk rara sementara yang lain berusaha menahan tawa nya
" mas ingin mencari pekerjaan seru teguh
"ya kalo mau kerja tinggal kerja mas ngapain mesti ijin kakek sama nenek juga pasti setuju kalo mas teguh mau kerja mah ucap rara triyas yang mendengar nya juga hanya manggut manggut saja
" masalahnya mas bukan mau nyari kerjaan didesa de tapi mas ingin mencari pekerjaan di luar kota
triyas segera melakukan drama yang sudah dirancang nya"kenapa mas memangnya disini nggak ada pekerjaan atau mas teguh mau pergi juga seperti ayah ucap nya berpura pura sedih
"hufz bukan gitu de tapi mas pengen memperbaiki kehidupan kita sayang mas juga ingin membuktikan pada laki laki yang bergelar ayah itu bahwa kita baik baik saja tanpa nya dan kita bisa hidup bahagia juga teguh mencoba menjelaskan kepada adiknya
" atau jangan jangan mas udah nggak sayang ya sama rara dan de triyas
PLETAK
Sebuah jitakan sayang mendarat dikepala rara
"awww sakit bang main jitak jitak aja makinya
" habisnya kamu kalo ngomong nggak disaring dulu asal jeblak aja kesalnya
"hehe becanda bang gitu aja marah ntar cepet tua loh kalo mas marah marah
" tenang saja mas aku,de triyas,nenek dan juga kakek pasti mendukung apapun keinginan kakak selama masih berada di jalur yang benar imbuhnya
"makasih ya de mas sayang kalian semua mas janji akan berusaha sebaik mungkin agar bisa sukses dan bisa membahagiakan kalian janji nya
" emang mas teguh mau nyari kerjaan dimana atau kemana mas ucap triyas
"mungkin mas akan coba ke kota bandung de tapi kalo memang nggak ada terpaksa mas pergi ke kota yang sama dengan nya
semenjak perlakuan demian kepada keluarga nya teguh enggan mrnyebutnya dengan panggilan ayah
"amiin semoga abang ku yang baik hati ini bisa mendapatkan pekerjaan yang baik terus bisa ketemu sama calon kakak ipar yang baik ucap rara tanpa rasa bersalah
sedangkan teguh hanya menggelengkan kepala melihat sang adik " kerjaan aja belum dapet kamu udah mikir yang aneh aneh dek dek lebih baik kalian fokus pada pendidikan kalian saja gerutunya
"kalo soal itu kamu tenang saja nak kakek dan juga nenek pasti mengawasi mereka tapi yang dikatakan rars itu ads benarnya kalo memang kamu menemukan gadis yang menarik hati mu kamu harus membawanya kemari dan mengenalkan pada kami
__ADS_1