
"baik lahTeguh
begitu sebaiknya kamu beristirahat besok jam tujuh pagi aku akan menjemputmu untuk mulai bekerja dan mungkin kamu akan sangat sibuk dihari pertama mu kemudian El memberikan kunci apartemen pribadi miliknya pada Teguh
" memangnya pak El ingin memberikan pekerjaan apa untuku tanyanya penasaran
"kalo soal itu kamu akan bekerja sebagai Asisten pribadi ku kebetulan aku sedang membutuhkan seorang asisten ucap El dengan enteng nya
" APA a...asisten anda ucap teguh terkejut
"iya kenapa kamu tidak mau tatapan mata El penuh aura intimidasi
" bu...bukan begitu pak hanya saja saya tidak yakin saya takut mengecewakan nanti nya
"soal itu kita bisa lihat nanti bukan kah kamu belum pernah mencoba nya tanya El
" anda benar pak El kalo begitu baik saya terima tawaran anda saya akan bekerja sebaik mungkin ucap Teguh bersungguh sungguh
"kita lihat saja nanti apakah yang kamu katakan itu benar tapi saya yakin kamu tidak akan mengecewakan saya bukan tegasnya
" tentu saja Tuan jawab Teguh penuh dengan keyakinan karena prinsipnya dia tidak akan membuat orang lain kecewa terlebih lagi jika orang itu menaruh kepercayaan pada dirinya
"bagus jika begitu masuk lah hari sudah gelap anggap saja tempat ini milikmu tapi mungkin sesekali saya juga akan menginap disini titah El
" Tapi pak saya tidak mungkin tinggal tanpa membayar biaya sewanya bukan tanya Teguh mencoba bernegoisasi
"Tentu saja siapa yang bilang saya mengijinkan kamu untuk tinggal tanpa membayar apapun sarkasnya dengan raut wajah serius
Melihat hal itu Teguh merutuki kebodohannya " yah mana ada di dunia ini yang gratis ternyata ucapnya untuk mengaggap rumah ini miliku hanya bercanda Teguh apa apaan isi fikiranmu keluhnya "
"jadi bagaimana saya harus membayar nya biaya tinggal disini pak bisakah saya membayar nya setelah mendapatkan gaji seru Teguh dengan wajah memelas
Rasanya El ingin tertawa terbahak bahak mendengar ucapan Teguh tapi sebisa mungkin dirinya tetap memasang wajah datar tanpa ekspresi
" maksut saya pak El bisa memotong setengah gaji saya nanti nya jangan semuanya karena saya juga membutuhkan uang untuk biaya pendidikan kedua adik saya imbuh Teguh
__ADS_1
El hanya tersenyum ,menggelengkan kepala kemudian menghela nafas "saya tidak mebutuhkan uang kamu tolaknya
" lalu saya harus bagaimana pak ucap Teguh dirinya benar benar dibuat bingung dengan sikap atasannya tersebut "bukan kah tadi aku harus membayar tapi kalo bukan dengan uang aku harus membayar menggunakan apa" batin Teguh
"Kamu bisa membayar nya dengan bekerja keras,jujur dan selalu setia kepada ku jawab El yang seolah tahu apa yang sedang di fikir kan Teguh
" oh iya satu lagi saya tidak mengijinkan kamu membawa orang asing untuk masuk ke dalam apartemen ku apalagi jika itu kekasihmu pesan nya
"kalo soal itu pak El tenang saja untuk saat ini saya tidak tertarik untuk mengejar masalah asmara tapi bagaimana jika adik saya datang berkunjung boleh kah saya mengajak nya pak Teguh memberanikan dirinya untuk bertanya sebab dia takut sewaktu waktu adik adik nya datang mengunjungi nya
" Akan saya fikir kan nanti lagi pula tidak mungkin kan adikmu tiba tiba datang kesini sudah lah sana masuk saja saya harus segera kembali ucap El berpamitan dan segera memutar melajukan mobil nya menuju mansion kedua orang tua nya
perjalanan dari apartemen miliknya menuju mansion membutuhkan waktu hampir satu jam
"akhirnya El sampai di depan mansion
Tiinnnn
tiinnnn
El membunyikan klakson mobil nya tidak lama setelah itu security yang berjaga membuka kan pintu "selamat malam Tuan El sapanya dan juga terkejut melihat tampang sang majikan namun tentu saja tidak berani bertanya
"malam pak jawab nya singkat lalu melajukan mobil nya masuk kedalam
sesampainya di mansion El rupanya sudah ditunggu oleh kedua orang tua nya Tuan Reno Alexander dan juga nyonya Risma " El kamu baru pulang tumben malam baru pulang apakah pekerjaanmu banyak sampai malam begini sambut sang mama sebelum sedetik kemudian wajah nya berubah khawatir "apa yang terjadi El kenapa dengan wajah mu tanya nya
" pa...papa lihat lah wajah anak kesayanganmu teriaknya
mendengar teriakan sang istri Tuan reno segera bergegas menghampiri dan meninggalkan orang yang sedang bersama nya "ada apa ma apa terjadi sesuatu panik nya
" i..itu pa lihat lah wajah El anak kesayangan kita pinta nyonya risma
Tuan Reno pun menoleh menatap tajam pada sang putra
__ADS_1
"El rian apa yang sudah kamu lakukan apakah kamu berkelahi lagi bentaknya
" bukan begitu pa dengarkan dulu El bisa menjelaskan nya
"apa yang terjadi suara Tuan Reno melembut mendengar jawaban sang putra
Sementara nyonya risma hanya menangis menyandarkan tubuh nya pada sang suami
El menghela nafas sebelum nya kemudian mulai bercerita"Tadi saat El hendak pulang tiba tiba saja aku dihadang oleh sekelompok orang yang tidak ku kenal seperti nya mereka adalah orang suruhan saingan bisnisku sebab mereka berencana untuk membunuhku
" Apa teriak nyonya risma kurang ajar siapa yang berani ingin membunuh anak mama pah kamu harus menyelidikinya seru nyonya risma menyela ucapnya El
"lalu ada apa yang terjadi apakah kamu berhasil mengalah mereka dan mengintrogasi siapa dalang dibalik penyerangmu tanya Tuan Reno dengan wajah merah menahan amarah karena ada yang hampir membunuh putra nya
El hanya menggelengkan kepala " tidak pak untungnya ada seseorang yang menyelamatkanku tapi tetap saja karena sebelum nya mereka menghajarku aku mendapatkan luka luka ini ucapnya menjelaskan tapi sayang nya mereka langsung melarikan diri sehingga El tidak bisa menanyai mereka terlebih lagi kondisiku tidak memungkinkan imbuhnya
"Syukurlah masih ada orang yang menyelamatkanmu nak nyonya risma menghela nafas lega
" lalu dimana orang tersebut apakah kamu sudah memberikan nya imbalan yang pantas Tuan Reno kembali bertanya
"Dia menolak nya pah dirinya justru hanya ingin El mengatakan kepada bagian Hrd agar mereka tidak mempermasalahkan karena dia tidak datang di hari pertama nya
" tunggu apa hubungannya bagian Hrd dengan orang yang menolongmu tanya nyonya risma dan diangguki oleh Tuan Reno sang ayah
"ternyata orang yang menolong El adalah karyawan baru yang kemarin mengikuti interview di kota bandung dan hari ini dirinya hendak langsung bekerja di perusahaan kita jelasnya
"ya tuhan benar benar sebuah keberuntungan "seru nyonya risma
Karena mereka asyik mengobrol baik Tuan Reno maupun nyonya Risma lupa jika di dalam ada seseorang yang sudah menunggu kedatangan El
karena merasa terabaikan orang tersebut pun menyusul keluar dan menghampiri El beserta kedua orang tua nya
"Mas El bagaimana kabar mu
Deg
__ADS_1
seketika jantung El hampir berhenti berdetak sedang kan nyonya Risma dan Tuan Reno saling berpandangan " maaf El kami lupa memberitahu mu bisiknya
"Kamu.....