
Belum lepas dari rasa penasaran tentang sosok wanita asing yang ia temui di Mall, kini Aera dibuat mematung lagi setelah membaca sebuah pesan masuk di akun instagramnya.
Jam sudah menunjukkan pukul setengah dua belas malam, Aera yang masih belum bisa tidur itu memutuskan untuk menonton salah satu drama terbaru, saat sedang larut dalam tontonannya, sebuah notifikasi baru dari instagram muncul di layar handphone Aera.
@llbushlya_ :
Mundur atau hancur?!
Dahi Aera mengerut ketika membaca itu, dia diam mencerna cukup lama, hanya ada tiga kata, mundur, atau, hancur. "Apa maksudnya?"
Saat Aera hendak men-screenshot tiba-tiba saja pesan itu hilang, sepertinya pemilik akun itu sudah menghapus pesannya, Aera berdecak kesal!
"Apa ini ada hubungannya dengan wanita tadi?" gumam Aera. Ia tidak bisa menyingkirkan perihal wanita itu begitu saja! Terlebih lagi Aera sekarang mulai mendapatkan teror di akun instagramnya! Itu artinya ini semua bukanlah perkara biasa!
"Apakah aku harus memberitahu Daddy tentang semua kejanggalan akhir-akhir ini?"
Tidak bisa dipungkiri lagi kalau Aera mulai merasa tidak nyaman, apalagi Aera cukup tau seperti apa suaminya dikenal di luar sana, tentu pasti banyak pihak yang ingin menjatuhkannya, terlebih lagi sekarang Aera dikenal sebagai istri sah Mike, kapan saja serangan bisa berbelok ke arahnya.
Setelah melakukan banyak pertimbangan, Aera akhirnya memutuskan untuk merahasiakan ini semua, setidaknya ia tidak ingin menambah beban pikiran Mike sekarang, biarkan Mike menyelesaikan dulu semua urusan pekerjaannya, saat Mike pulang nanti, barulah Aera akan membuka suara!
******
Berbeda dengan dua hari terakhir, pagi ini Aera terlihat sangat bersemangat, tak jauh beda dengan Kaela, dua gadis itu sudah sepakat untuk menyambut kepulangan Bara. Ya, pria itu akan pulang hari ini dan akan terus menetap.
Selain itu, Aera juga bahagia karena sekitar jam 6 pagi tadi Mike mengabarinya, kalau semua permasalahan yang ada di Singapura sudah mulai teratasi, kurang dari dua hari lagi pria itu akan pulang. Entah sejak kapan, tapi Aera benar-benar menunggu Mike pulang. Banyak hal yang ingin Aera bicarakan dengannya.
"Kak Baraaa!!"
Kedatangan Bara disambut hangat oleh kedua sepupu yang sudah ia anggap lebih dari adiknya sendiri, Kaela dan Aera menghampiri Bara yang melempar senyum ke arah mereka.
Siang itu Aera dan Kaela mengajak Bara untuk makan siang bersama di rumah Mama Papa. Tentu tidak ada penolakan dari Bara, justru dengan senang hati ia menerima ajakan tersebut.
"Makin cantik aja!" ucap Bara saat pandanganya tertuju pada Aera, tangan kanan pria itu memegang pucuk kepala Aera, mengelusnya pelan.
"Astaga, jangan manja-manjaan lagi sama Kak Bara! Itu namanya serakah!" Kaela berdiri di tengah-tengah keduanya, membuat Bara tertawa kecil.
"Ada yang lagi jealous nih ceritanya?!" goda pria itu, ia menarik Kaela ke dalam pelukannya, memberikan usapan lembut pada kepala Kaela.
"Kalian masih sama di mata Kakak, nggak ada yang berubah sedikit pun!"
"Sampai kapan?" Kaela mendongak menatap Bara yang juga menatapnya.
"Selamanya."
"Walaupun Kak Bara udah punya istri?"
Bara terdiam, ia menatap Aera yang senyum-senyum sendiri dengan handphonenya.
"Ya, sampai kapanpun itu."
Kaela tersenyum, dia dan Aera dulu sering rebutan kasih sayang dari Bara, dan sekarang Aera sudah punya sumber kasih sayang yang lain, jadi Kaela pikir dia tidak harus rebutan kasih sayang Bara lagi dengan Aera!
"Lihat dia sibuk main Hp dari tadi!" bisik Kaela pada Bara karena Aera sejak tadi malah sibuk dengan handphone-nya.
"Nggak apa-apa, namanya juga pengantin baru!"
Ada ekspresi yang tidak bisa dijelaskan di wajah Bara saat mengatakannya, dia memang sibuk berbicara dengan Kaela, tapi tatapannya terus tertuju pada Aera yang tidak berhenti tersenyum sejak tadi.
Sementara itu di dalam handphone Aera.
^^^My Sugar Daddy :^^^
^^^Penyu!^^^
Aera :
Iya, apa?!
^^^My Sugar Daddy :^^^
^^^Bagus?^^^
Aera :
__ADS_1
Iya, bagus.
Buat Aera?
^^^My Sugar Daddy :^^^
^^^Nggak^^^
^^^Nanyak aja^^^
Aera :
Ish, ngeselin!
Dasar Suami Jahat!
^^^My Sugar Daddy :^^^
^^^Iya terimakasih^^^
Aera :
Stress
Kebanyakan kerja jadi stress
^^^My Sugar Daddy :^^^
^^^Kalau nggak kerja bisa jatuh miskin, punya istri hobinya poya-poya!^^^
Aera :
Hahaha
Yang ngasih siapa?
Kan Aera cuman nerima rezeki aja! Rezeki nggak boleh ditolak!
^^^My Sugar Daddy :^^^
Aera :
Stress stress gini punya suami spek Sugar Daddy, mana cantik lagi😎
^^^My Sugar Daddy :^^^
^^^Huek.^^^
Perdebatan antara pasangan suami istri itu pun berakhir ketika Aera tak lagi membalas pesan Mike dan lebih memilih bergabung dengan Bara dan Kaela yang sedang asik bercengkrama di ruang keluarga.
^^^My Sugar Daddy :^^^
^^^Di mana?^^^
Aera yang mulai asyik dengan Bara dan Kaela tidak menghiraukan handphonenya, bahkan tidak tau kalau ada pesan baru dari Mike, hingga malam tiba, barulah Aera melihat pesan dari suaminya itu.
Aera :
Di rumah aja seharian ini.
Daddy di mana?
Udah selesai urusannya hari ini?
Lancar, 'kan?
Udah makan?
Rentetan pesan dari Aera, tapi sampai setengah jam tidak ada balasan apapun dari Mike.
Aera :
Semangat ya kerjanya, My Sugar Daddy, emmuach.
Selamat malam, selamat beristirahat.
__ADS_1
Jangan lupa makan!
Cepetan pulang!
Aera menyambungkan handphonenya dengan kabel charger setelah mengirim beberapa pesan untuk Mike, rencananya malam ini ia akan tidur di kamar Kaela karena mau nonton bersama!
Panggilan masuk dari "My Sugar Daddy."
Handphone Aera yang dalam mode senyap terus menyala, hingga beberapa kali, namun sang pemilik handphone tidak tau menahu tentang hal itu, sekarang ia sedang asyik tertawa terbahak-bahak di kamar Kaela.
******
"Ra, bangun!" Kaela menggoyangkan tubuh Aera yang masih terlelap dengan begitu nyenyak di sampingnya, di luar sana matahari sudah tinggi, langit terlihat begitu cerah hari ini.
"Astaga, Aera! Bangun!"
"Aku masih ngantuk, La!"
"Bangun dulu!"
"Kenapa?!" tanya Aera, namun matanya masih terpejam, enggan untuk terbuka.
"Spreiku!" kesal Kaela, ia menunjukkan spreinya yang sudah mendapatkan cap merah dari Aera!
"Astaga!"
Aera segera bangun, ia melempar senyuman tanpa dosa ke arah Kaela yang hidungnya sudah kembang kempis menahan amarah!
"Cepet sana ke kamar mandi!"
Tanpa disuruh pun Aera sudah melesat kabur dari amukan Kaela. Saat Kaela sibuk membereskan kasurnya, tiba-tiba saja ketukan pintu terdengar.
"Siapa?"
Tidak ada jawaban. Kaela pun melangkah mendekati pintu, saat pintu sudah terbuka gadis itu buru-buru merapikan rambutnya yang masih acak-acakan, entah bagaimana bentukan wajahnya sekarang!
"Aera mana?"
"A-ada, lagi di kamar mandi!" jawab Kaela sedikit gelagapan.
Mike yang mendengar jawaban Kaela pun mengangguk pelan. "Beritahu dia, aku menunggunya di kamar!"
"Iya---"
Kaela menghembuskan napas pelan, dengan cepat gadis itu menghampiri Aera yang masih di dalam kamar mandi, Kaela mengendor pintu kamar mandi cukup keras.
"Ra!!"
"Kenapa?!" teriak Aera dari dalam sana.
"Suamimu, Ra! Nyariin!"
"Suami?" Aera yang mendengar kata suami itu pun bergegas menyelesaikan urusannya, dengan hanya menggunakan sehelai handuk yang menutupi tubuhnya Aera keluar menemui Kaela.
"Suami? Maksudmu Si Daddy?" tanya Aera.
"Iya, emang siapa lagi! Dia tadi nyariin kamu, katanya nungguin kamu di kamar!"
"Hah?"
Aera yang masih belum bisa mencerna situasi malah kebingungan, bukannya Mike bilang akan pulang dalam hitungan satu atau dua hari lagi? Tapi kenapa tiba-tiba saja dia udah muncul sekarang?
"Buruan, Ra! Kenapa malah bengong sih!"
"Sebentar!"
Aera menatap Kaela tajam. "Ya kali aku ke kamar kayak gini!"
"Lah kan suami istri!"
"Nggak, nggak, sana ambilin bajuku dulu!"
"Ish, kelamaan, ribet! Udah sana langsung ke kamar aja!" Kaela mendorong tubuh Aera keluar dari kamarnya, hingga dengan sangat terpaksa Aera berjalan menuju kamarnya yang bersebelahan dengan kamar Aera dengan tubuh yang hanya ditutupi handuk putih yang menutupi sampai lututnya.
Deg. deg. deg.
__ADS_1
Jantung Aera tiba-tiba berdebar kencang setelah ia berdiri tepat di depan pintu kamarnya, beberapa hari tidak bertemu dengan Mike membuatnya sedikit canggung sekaligus berdebar sendiri.