Menikah Dengan Sugar Daddy

Menikah Dengan Sugar Daddy
24


__ADS_3

Saat Rara bangun dirinya melihat sebuah pesan dari nomor yang tidak dikenalnya menanyakan keberadaan sang kakak Teguh Pratama walaupun Rara sempat terkejut namun dirinya mencoba untuk tetap bersikap tenang


Rara memutuskan untuk mencari kakek dan juga nenek beserta sang adik Triyas adelia dan ternyata mereka bertiga tengah menanti kedatangan nya di ruang makan melihat raut wajah sang cucu yang terlihat berbeda nenek jirah pun bertanya "kenapa dengan wajah mu nduk


" iya mbak apa terjadi sesuatu triyas juga ikut menanyakan keadaan kakaknya yang terlihat murung


"mas teguh nek,kakek de triyas ucap nya air mata yang sejak tadi ditahannya pun seketika tumpah


Mendengar nama cucu dan juga kakaknya disebut terlebih lagi saat ini posisi nya berada jauh dari keluarga membuat ketiga nya panik dan juga bingung


" kenapa sama mas mu ra tanya kakek naryo


"Mas Teguh hilang kata mas adam mas Teguh berangkat ke jakarta terlebih dahulu tapi sampai sekarang belum sampai nomor nya juga tidak bisa dihubungi jelasnya


" APA"


"BRUKKK'


" NENEK "


mendengar berita yang sangat mengejutkan membuat nenek jirah pingsan


"nek...nenek bangun mbak ,kakek gimana ini ucap Triyas


kakek naryo pun menggendong tubuh nenek dan merebahkan tubuh nya di atas ranjang sementara Rara segera mencari minyak angin dan menyesali kebodohan serta kecerobohannya


" maafin Rara kek sesalnya


"sudah lah tidak apa apa nduk apa kamu sendiri sudah memastikan nomor mas mu nggak bisa dihubungi tanya kakek naryo


" iya mbak coba telfon mas Teguh nanti kalo nenek sudah bangun pinta Triyas


APARTEMEN


Prangggg


Teguh yang sedang memegang sebuah gelas tanpa sengaja menjatuhkannya


"ya tuhan ada apa ini kenapa tiba tiba perasaan ku tidak enak dan terus terfikirkan nenek apa yang sedang terjadi gumam nya jangan jangan terjadi sesuatu pada nenek imbuh nya


"Aku harus menghubungi dek Rara


Teguh bergegas ke kamar untuk mencari ponselnya agar bisa menghubungi sang adik


Drtttt


drrrttt


drtttt


Rara yang sedang sibuk mengoles minyak angin agar nenek nya segera sadar pun tidak menyadari jika ponselnya berbunyi nampaknya tidak sengaja Rara merubah suara ponselnya ke mode getar


" Aduh Rara kemana sih kenapa tidak mengangkat telfon ku tidak biasanya dia begini jangan jangan memang terjadi sesuatu keluhnya


Saat Teguh hendak menghubungi adik nya kembali dari luar terdengar bunyi bel


Ting Tong


Ting Tong

__ADS_1


Teguh pun kembali menutup telfon nya dan bergegas membuka pintu dan ternyata sesuai janji nya kemarin sang bos datang menjemputnya


"apakah kamu sudah siap Guh tanya nya


" eh pak El tunggu sebentar pak jawab nya


"Sudah pak apakah kita akan berangkat sekarang


mendengar pertanyaan Teguh El hanya berdehem "hmmm jawab nya singkat meninggalkan Teguh


" waduh kenapa si bos kelihatan beda dari kemarin hari ini terlihat dingin, tegas dan aura kepemimpinannya terpancar batinnya


"TEGUH PRATAMA apakah kamu hanya akan berdiam.diri disitu teriak El


" ma..maaf pak Teguh segera berlari menghampiri bos baru nya


sesampainya di depan mobil El melemparkan kunci mobil nya


"Kamu bisa bawa mobil kan seru nya


" bi..bisa pak jawab Teguh terbata bata


"Bagus jika kamu tidak tahu arah ke kantor kamu bisa menyalakan GPS di depanmu titah nya


Teguh pun mengagguk tanda mengerti perintah bos nya


" seperti pak El lagi ada masalah sebaiknya aku tidak membuat masalah jangan sampai pak El melampiaskan kekesalannya padaku ucap Teguh di dalam hati


Teguh dan El pun segera berangkat menuju perusahaan bintang banyak mata yang memandang kehadiran mereka terlebih lagi ada yang mendampingin sang Ceo hari ini


Teguh pun ikut memasang wajah datar andalannya mengikuti sang bos


"mana gue tau asisten baru si bos kali jawab yang lain


"muka nya sama kayak si bos


" iya sama sama datar kgak ada senyum nya timpal yang lain karena bisik bisik para karyawan nya membuat langkah El terhenti


"PERHATIAN PERKENALKAN ORANG YANG DI SAMPING SAYA ADALAH ASISTEN PRIBADI SAYA NAMANYA TEGUH PRATAMA JIKA KEDEPANNYA KALIAN MEMERLUKAN SESUATU DAN SAYA TIDAK ADA KALIAN BISA MENCARI NYA sontak hal itu membuat semua nya terkejut


mendengar kehebohan yang terjadi membuat Adam yang sedari tadi sibuk dengan pekerjaan nya pun menoleh begitu pula dengan Teguh yang diam diam melirik ke arah orang orang tersebut hingga ekor mata nya menatap sosok yang familiar baginya


"ADAM"


ucapnya dalam hati disertai kebingungan


"TEGUH


Adam membulatkan mata nya dengan sempurna dan juga terkejut namun karena masih jam kerja kedua nya memilih diam


Teguh mengikuti bos nya menuju ruang nya sedang Adam sendiri kembali melanjutkan pekerjaan nya


setelah Teguh dan sang Ceo pergi Adam meraih ponselnya


" Teguh kamu harus menjelaskan pada ku tringgh pesan pun terkirim


"cih apa apaan si Adam bukan kah seharusnya aku yang meminta penjelasan teguh mendengus


" Ada apa Guh apa kamu tidak mengerti yang saya jelaskann tegur El

__ADS_1


Teguh pun menggaruk kepala nya yang tidak gatal karena ketahuan oleh sang bos "iya pak sedikit bisa anda jelaskan kembali pinta nya untuk menutupi kegugupannya


" Bagian mana yang tidak Kamu mengerti coba kamu tunjukan


mendapat perintah dari sang bos Teguh pun dengan asal menunjuk


melihat hal tersebut El hanya tersenyum menggelengkan kepala nya dengan sabar menjelaskan kembali


"apa kamu sudah mengerti jika ada yang tidak Kamu pahami kamu bisa bertanya kembali


" baik pak kalo begitu saya akan mengingat baik baik penjelasan bapak


tiga puluh menit hampir berlalu akhirnya nenek jirah tersadar dan siuman


"Teguh mana Teguh oh cucu ku yang malang tangisnya


" bu kamu tenang lah dulu biar nanti Rara mencoba untuk menghubungi Teguh ya bujuk kakek naryo kepada sang istri


"benar nek ..nenek sebaiknya beristirahat saja sambung Triyas


" Tidak nenek tidak akan bisa beristirahat apalagi tenang jika belum mendengar bagaimana keadaan kakakmu tolaknya


"Sudah lah Ra,Triyas jangan di paksakan kakek naryo mencoba memahami keadaan istri nya wajar jika nenek mu begitu


"sebaiknya salah satu dari kalian coba hubungi Teguh kembali pinta kakek naryo


" Biar Rara saja kek Rara pun merogoh saku celananya untuk mengambil ponselnya nya ketika Rara membuka ponsel tersebut dirinya justru tertegun dan terdiam


"Mbak Rara kok malah bengong ayo cepat hubungi Mas Teguh seru Triyas tidak sabar karena melihat kakaknya justru terdiam


" Mbak Rara Triyas kembali memanggil sang kakak


"eh iya dek maaf mbak cuma kaget


"kaget kenapa Ra kakek naryo ikut penasaran juga


" ini kek mas Teguh menghubungi Rara jawabnya sambil menyodorkan ponsel yang saat ini dioegangnya


"Alhamdulilah ucap semua nya terutama Nenek segera menghela nafas lega dan juga bersyukur


disini lain Teguh sudah mulai sibuk dengan pekerjaan nya sesuai yang dikatakan oleh bos nya kemarin bahwa pekerjaan nya di hari pertama banyak hal itu di sebab karena posisi asisten Ceo yang saat ini ditempati nya sudah lama kosong sehingga membuat nya bekerja extra


" semangat Teguh ucapnya pada dirinya


saat sedang asik dengan pekerjaan nya tiba tiba saja di luar terjadi keributan


"kurang ajar berani sekali kamu menghalangiku masuk teriak seorang Wanita dengan gaya angkuh nya


Teguh pun bergegas keluar untuk melihat yang terjadi


ketika Teguh sampai semua segera memberi hormat " ada apa ini tanya nya"


"Maaf Tuan wanita ini memaksa ingin masuk untuk menemui pak El jelas sang security


" mohon maaf nyonya saat ini Tuan El sedang sibuk anda bisa kembali nanti atau mungkin sebelum kesini anda bisa membuat janji terlebih dahulu ucap Teguh dengan sopan


"Cih siapa memang nya kamu dan apa jabatanmu lihat saja aku akan meminta El untuk memecat kalian yang mencoba menghalangiku kecamnya


bukan nya Takut Teguh justru hendak memperkenalkan dirinya

__ADS_1


" perkenalkan nyonya saya adalah....


__ADS_2