Menikah Dengan Sugar Daddy

Menikah Dengan Sugar Daddy
Tolong!


__ADS_3

Mike sedikit menjauh dari Aera saat mendapatkan panggilan masuk dari Tuan Kob Sinn yang mengabarkan kalau Tuan Kob Sinn berhasil mendapatkan semua identitas pelaku, tapi sayangnya Dalang yang berada di balik semuanya belum Tuan Kob Sinn jangkau sampai sekarang, Tuan Kob Sinn yakin kalau sosok Dalang itu memiliki benteng perlindungan yang cukup kuat, pasti banyak pihak yang berada di belakangnya dan melindungi identitasnya hingga sulit untuk dijangkau!


"Mike, sebaiknya kau dan Aera hati-hati juga di sana, kita tidak pernah tau di mana keberadaan mereka yang sebenarnya!" pesan Tuan Kob Sinn sebelum mengakhiri panggilan telepon.


"Kenapa, Dad?" tanya Aera setelah Mike meletakkan kembali handphone-nya di atas meja.


"Nggak apa-apa, tadi katanya mau nonton, kok nggak jadi?"


"Aera bosen, Dad!"


"Mau keluar?"


"Ke mana?" tanya Aera antusias.


"Liat matahari terbenam?"


"Mau!"


"Ya udah sana siap-siap!"


Aera mengangguk penuh semangat, ia segera memilih pakaian terbaik yang akan digunakannya! Sejak hari kepulangan mereka, Mike dan Aera belum juga balik ke rumah mereka, karena Aera yang masih ingin tinggal beberapa hari lagi bersama Mama Yuna dan Papa Leo, lagipula Mike tidak keberatan dengan semua itu dan untuk beberapa hari ke depan Mike juga akan lebih banyak melakukan pekerjaannya di rumah, ia juga tidak bisa meninggalkan Aera sendirian untuk saat ini.


******


Maudy mengerutkan keningnya saat membaca pesan yang Anya kirim beberapa hari yang lalu, selama berada di rumah kedua orangtuanya, Maudy tidak pernah mengaktifkan sosial medianya, termasuk juga WhatsApp.


"Siapa yang lakuin semua ini ke Mike? Dan Anya? Darimana dia tau semua ini?" gumam Maudy, karena saat Maudy men-searching di internet tentang penyerangan kepada para pebisnis di Thailand, tidak ada satupun berita yang ada sangkut pautnya dengan Mike! Sepertinya hal itu sengaja disembunyikan dari publik, lalu dari mana Anya mengetahui berita itu?


Tanpa pikir panjang, Maudy langsung meraih kunci mobilnya, sepertinya ia perlu bertanya langsung pada Anya perihal hal ini!


Sampai di rumah Anya, Maudy tidak menemukan siapapun di sana, bahkan sekarang nomer Anya tidak bisa dihubungi!


"Anya, kamu di mana?" lirih Maudy khawatir, ia menghubungi semua teman Anya, menanyakan keberadaan wanita itu!

__ADS_1


Tapi sialnya tidak satu pun dari mereka mengetahui Anya ada di mana! Yang membuat Maudy tambah khawatir sekarang Anya pasti pergi membawa Haider!


"Nggak biasanya Anya menghilang seperti ini!" gumam Maudy curiga.


*****


Aera tersenyum saat paparan sinar matahari mengenai wajahnya, ditambah dengan hembusan angin pantai yang menerbangkan rambutnya, senyuman di wajah Aera kian melebar saat ombak pantai menerpa kakinya, dengan menggunakan dress berwarna putih tulang Aera terus bermain di pinggir pantai, tidak peduli dress yang ia gunakan mulai basah.


Mike yang melihat Aera asyik main sendiri sejak tadi pun memutuskan untuk mendekat.


"Aera?"


"Iya, Dad?"


Aera tersenyum ketika melihat Mike mengarahkan handphone padanya, saat Aera hendak melihat hasilnya saat itu juga panggilan masuk dari nomer tak dikenal tertera di handphone Mike.


"Kenapa nggak diangkat, Dad? Siapa tau penting!"


Mike menggeleng, tapi karena terus mendapatkan desakan dari Aera, Mike pun mengangkatnya, "Halo?"


"Aku tidak ada hubungan apapun denganmu!"


"Please, Mike, setidaknya tolong Haider! Dia masih kecil, Mike, tolong selamatkan dia!"


"Aku tidak mau terlibat!"


Aera memegang lengan Mike sembari menggeleng pelan.


"Mike, aku mohon, tolong Haider, Mike, hiks---" Mike memejamkan matanya lalu menghembuskan napas jengah.


"Apa yang harus aku lakukan untuk menolongnya?"


"Datang ke Gazebo yang sering kita kunjungi dulu, sebelum jam delapan malam!"

__ADS_1


"Kenapa aku harus percaya padamu dan kenapa aku harus menolongmu?"


"Kamu boleh tidak percaya padaku, Mike, tapi apakah kamu tega mengabaikan orang yang membutuhkan bantuanmu?? Aku mohon, Mike, kali ini aku benar-benar butuh ban---"


Sambungan telepon itu tiba-tiba terputus, Mike menoleh ke arah Aera yang juga menatapnya.


"Aku akan mengirim beberapa orang untuk mengurus ini!"


"Dia siapa, Dad?"


Mike terdiam beberapa saat. "Itu tidak penting!"


"Tapi penting bagi Aera, Dad! Apakah dia mantan kekasih Daddy?"


Aera menatap Mike yang tak kunjung memberikan jawaban. "Daddy masih mencintainya?"


"Nggak! Kamu ngomong apa, Aera? Aku dan dia sudah lama berpisah dan lagipula sekarang aku sudah menjadi suamimu! Aku bisa saja mengabaikan panggilan itu tapi---"


Ucapan Mike terhenti saat Aera tiba-tiba saja memeluknya. "Jangan tinggalin Aera, ya?"


"Aku di sini." Mike balas pelukan Aera, mengusap pelan kepala hingga punggung Aera. "Aku tidak akan meninggalkan kalian!'


Mike menyuruh beberapa orang kepercayaannya untuk melacak keberadaan Anya dan juga Haider, untuk memastikan kalau Anya tidak sedang mempermainkannya!


********


Hi, semuanya, apa kabar?


Ada yang penasaran sama kisah Kaela nggak selama di Landon? Kalo berkenan boleh mampir ke "Stuck With Bad Boy"



Buat yang berkenan silahkan mampir, Author tunggu kehadirannya β˜ΊοΈπŸ˜šπŸ’—

__ADS_1


Love you, sehat-sehat ya πŸ’—πŸ’—


Sekian, terimakasih.


__ADS_2