
Happy Reading ❤️
...
...
Hari ini Nabilla merengek minta diantarkan ditoko buku langganannya, awalnya Rara menolak karena ia sangat lelah.
Namun mendengar rengekan putri kesayangannya membuatnya tak tega.
Ia langsung melajukam mobilnya dengam kecepatan sedang, ditengah perjalanan Nabilla minta di berhentikan.
"bunda duluan aja ke toko bukunya, Billa masih mau jemput Naira sama Kila dulu"
"ya udah bunda tunggu ditoko buku ya sayang" Rara mengelus surai hitam milik Nabilla.
"bunda hati hati ya" ucap Nabilla lembut.
"Nabilla kalo bunda belom sampe, tunggu bunda ya. Bunda pasti dateng kok" ucap Rara dengan hati yang sendu seolah enggan berpisah dengan putri kesayangannya.
Nabilla hanya mengangguk dan tersenyum, Ia keluar dari mobil dan melambaikan tangannya kepada sang bunda.
...***...
"KILLAAAA......HELLO PRINCESS DATANGGG" teriak Nabilla didepan rumah Kila dan sesekali melempar batu kecil kejendela kamar sahabatnya.
"woy bego....jangan buat gue ganti kaca untuk ke sekian kalinya Nabilla. Bisa bangkrut gue beli kaca jendela mulu" sungut Kila dan hanya dibalas dengan gelak tawa Nabilla.
"sumpah ni anak, minta gue obral kali ama om om lampu merah kali ya" gumam Kila.
"GUE MASUK YAKKK... TANTE UDAH NYIAPIN MAKANAN ENAK BUAT GUE" suara Nabilla amat keras agar Kila cemburu jika menyangkut soal ibunya.
Namun ia tak pernah marah jika ibunya juga menyayangi Nabilla.
"gue gibeng lu oncom, belagu lo... Pergi sono. EMAKKK JANGAN MAU AMA KUTIL UNTA" Teriak killa.
Namun perdebatan mereka mengundang tawa orang tua Kila, sungguh mereka sangat terhibur dengan tingkah Kila, Nabilla, apalagi ditambah Naira.
"SAY HELLO PARA UMAT BLANGSAK.... I'M DATANGGGG" teriak Naira.
"ehhh toge... Elo kalo kagak bisa bahasa inggris kagak usah sok sok an deh" ucap Nabilla.
"yaelahh Bill belajar kali dikit dikit lama lama jadi bego " sahut Naira.
"jadi bukit Nai, bukan bego. Otak lo bocor lagi deh kayak nya, mau gue bantuin gak mecahinnya. " Nabilla tersenyum gemas menatap Naira.
"sans atu neng,,,, masa aa' mau di begal. Belum jua dapat anak tunggal kaya raya atuh" jawab Naira dengan logat sunda.
Setelah perdebatan begitu panjang akhirnya mereka sudah siap dan berangkat menuju toko buku yang di incar sejak lama.
Saat di perjalanan handphone Nabilla berdering.
...My Love Bunda❤️...
...------------------------------------...
...Calling...
__ADS_1
Nabilla menjawab panggilan tersebut
^^^Hallo bunda|^^^
|👩⚕️Dengan keluarga nyonya Rara
^^^Iya ini siapa? Kok pegang telepon|^^^
^^^bunda ^^^
|👩⚕️Kami dari pihak rumah sakit nona,
ingin mengabarkan. Bahwa nyonya
Rara mengalami kecelakaan, dan
sekarang sedang ditangani dokter.
^^^A-apa... B-bunda...... |^^^
^^^Rumah sakitnya tolong secepatnya sus^^^
^^^ ^^^
|👨⚕️Rumah sakit Kamboja nona
Nabilla memasukkan poselnya dan segera berputar arah menuju rumah sakit, tangisnya pecah dipelukan kedua sahabatnya.
Sungguh ini amat menyakitkan, cukup ia rasakan kenyataan pahit, bahwa ia anak yatim piatu.
Jangan sampai orang satu satunya juga direnggut oleh maha kuasa.
"elu harus kuat Bill, jangan lemah gini lah. Kalo elo lemah entar bunda nyerah" Ucap Kila.
Deg
Seketika tangis Nabilla berhenti dan memikirkan baik baik ucapan para sahabatnya.
Sungguh ia tak mampu jika kehilangan sosok yang amat ia sayangi.
"tuhan....jika billa gak bisa liat orang tua kandung billa. Tolong jangan ambil bunda billa, billa gak bisa hidup tanpa bunda" batin Nabilla.
***
Nabilla memasuki lorong rumah sakit, dari jendela transparan ia melihat para dokter menangani Rara yang terbaring lemah di atas brangkar.
Dengan kepala yang banyak mengeluarkan darah, tangan yang di impus, dan mesin yang menunjukan detak jantung semakin lemah.
Lemas itulah yang di rasakan Nabilla sekarang.
"bunda jangan tinggalin Nabilla" batin Nabilla.
Tinnntttttttttt
Mata Nabilla tercengang melihat alat yang menunjukkan garis datar dengan tubuh sang bunda tak lagi bergerak.
Seorang yang menggunakan pakaian putih dengan tangan penuh darah menghampiri Nabilla.
"nyonya Rara dinyatakan meninggal, kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Tapi tuhan lebih sayang kepadanya, Bertabah lah" ucap dokter kepada Nabilla
__ADS_1
"GAKKKKKKK.... DOKTER BOHONG. BUNDA GAK BAKALAN NINGGALIN BILLA. DASAR PEMBOHONG" teriak Nabilla sambil mendorong tubuh sang dokter dan melihat mayat sang bunda bunda terbaring lemah.
Wajah cantik kini telah pucat, tubuh yang hangat kini telah dingin, suara yang keras kini telah bisu, tatapan sayang kini telah buta, genggaman erat kini telah tiada.
BRUKKKK
Nabilla terduduk dilantai melihat sang bundaa, air matanya luruh seketika.
Gemetaran yang hebat, dimana ia sendiri menyaksikan detik detik terakhir kematian bundanya.
Nabilla terus mumukul dadanya dan berteriak kencang, Naira dan killa hanya bisa melihat tanpa berbuat apa apa.
"BUNDAAAA JAHATTT, NABILLA BENCI BUNDA. BUNDA PEMBOHONG... HISK. BUNDA BILLA AKAN DATANG JEMPUT BILLA" teriak Nabilla.
"TAPI KENAPA BUNDA MALAH NEMUIN TUHAN, Billa janji bakalan jadi anak baik..... Hisk. Bunda jangan tinggalin Nabilla" dengan air mata yang terus mengalir dengan deras.
"bunda Nabilla yang cantik, ayo bangun. Marahin Nabilla lagi....peluk Nabilla bunda. Bunda..... Nabilla takut. Ayoo bunda bangun yaa"
Nabilla memeluk tubuh Rara, air mata itu tak henti ya mengalir dengan deras menumpahkan rasa sakitnya.
Nabilla terus begitu hingga sang ayah datang dengan derai air mata yang mengalir.
Memeluk istrinya yang tak bernyawa, ia juga memeluk Nabilla.
Hingga akhirnya jenazah Rara di bawa pulang dan diurus untuk dimakamkan dengan segera.
Thanks you yang udah follow❤️
NO PLAGIAT, THIS IS REAL CIPTAAN GUE 📚
-
-
-
-
No copy paste ❌
Elu copy paste gue tebas ⛏️
Semoga elu semua suka karya gue, yahh walau masih amatir banget karya gue. Tapi kalian udah mau baca sama mau komen, like, dan saran aja. Udah berbunga bunga hati gue.
-
-
-
-
-
Mau follow gue alhamdulillah, kalo enggak pikirin lagi!
Thaks udah baca yahhh gengs, maaf banget kalo Masih banyak kesalahan dalam penulisan gue, jujur gue bikin sambil ngehalu gpp kali ye😁😂
Jangan lupa like, coment, dn sarannya yahh. Makasih udah mampir dan mau baca cerita yang gw buat
__ADS_1