
Happy Reading ❤️
...
...
Dengan rasa terpaksa Nabilla harus bolos 1 mata kuliah karena Reyhan yang terus merengek meminta keruangannya bersama Kila, dan Naira.
Reyhan juga mengundang Ziko, Vino, Renald, dan Agam untuk keruangannya.
"jadiii....maksudnya ngundang kesini buat apa?" tanya Nabilla jengah dengan tingkah Reyhan yang terus ngedusel manja di bahunya,tak tinggal diam pula jemari itu terus menggenggam tangan Nabilla.
"aku mau rayain kebahagian kita baby" suara Reyhan manja, sungguh pandangan yang menyakitkan bagi para umat lainnya yang berada di ruangan tersebut.
"KU KIRA NANAS TERNYATA PETI, KU KIRA GANAS TERNYATA HELLO KITTY" sindir Vino.
"BUCIN TEROSSSS SAMPE MAMPOS" timpal Ziko.
"JANGAN JANGAN IRI, JANGAN JANGAN IRI, JANGAN IRI DENGKI" ucap Killa julid pada Ziko dan Vino.
"KALO UDAH POSESIF BINTI TAK BISA DI BANTAH... INGAT KATA DOKTER DI SINETRON (INI JALAN YANG TERBAIK)" timpal Naira.
"AKU MUNDUR ALON ALON MERGO SADAR AKU SOPO" kini Renald menimpa dengan nyanyian Jawa.
"BUAT ADE GW NANGIS, BAKU HANTAM KITA" ucap Agam penuh penekanan.
"Bill, mereka ngejekin kita lohhh🥺" adu Reyhan dengan manja dan mata berkaca kaca.
"bukan kita, elo aja kali" sahut Nabilla langsung dihadiahi kecupan oleh Reyhan.
"HUAAAAAA....ADA BURONAN PELECEHAN ANAKKK DI BAWAH UMUR" teriak Vino, Ziko melempar bantal pada Reyhan dan disambut dengan baik.
Renald langsung menutup mata Kila , dan Agam langsung menyembunyikan wajah Naira kedadanya bidangnya.
Plakkk
Nabilla menggeplak tangan Reyhan sangat kuat.
"ahhhh by, sakit tau gak" bukan kesakitan Reyhan malah mendesah sontak membuat Nabilla malu.
"kenapa malah ngedesah sih? Sekali lagi gitu. Ingat ya tangan ini bakalan bikin kamu pingsan lagi" ancam Nabilla.
"kamu mah jahat, kalo kamu bilang elu gue lagi, liat aja aku bakalan nyeret kamu kepelaminan" balas Reyhan.
"kenapa ke pelaminan" tanya Nabilla.
"biar bisa bikin anak" ucap Reyhan santai.
Di lain sisi Ziko dan Vino mendengus kesal melihat keromantisan duo sejoli tersebut.
"ehhh ni tangan gorila, ngapa tutup mata gue" tanya Kila saat tangan Renald masih bertengger di matanya.
"jangan sempe gue buat tangan lo singgah kemalaikat izrail ye" seketika membuat Renald menurunkan tangannya.
"tangan aku buat jabat tangan bpk kamu nanti tau gak?" ucap Renald.
"mau sungkeman lo ama bokap gue?" tanya killa.
"buat jabat tangan akad nikahin kamu nanti" goda Renald dengan senyuman andalannya.
"senyum lo kayak om om yang mangkal dilampu merah, ngeri gue" Killa merinding.
"ka-kak bisa lepesin gak, nai gak bisa nafas" ucap Naira.
"kakak kira kamu nyaman nyaman aja" ucap Agam, membuat naira blushing.
"iya sih.. Ehhh e--enggak lah" celetuk Naira.
__ADS_1
"Abangg jangan gituin sahabat billa dong, mainin nai mulu ihh" Nabilla sengit pada Agam.
"kalo gak mainin boleh dong" ucap Agam santai menatap Naira.
"abang ingat pacar abang diluar negeri sana, masa mau mainin Nai sih. Billa gak terima ya" ucap Nabilla, Agam hanya mengangkat kedua bahunya, namun tangannya tak lepas dari jemari Naira.
"ya alloh Vin, kita disini cuma di suruh nonton kemesraan para setan disini" ucap Ziko.
"jantung gue kagak kuat, demi Alex" Vino mendrama sambil memegang dadanya.
"KALO UDAH NGELIAT SETAN KASMARAN INGAT KATA TUKANG SATE,,JANGAN MENDEKAT TAKUT KENA MATA" ucap Ziko.
"JOMBLO HAPPY MEMANG PILIHAN HATI" nyanyi Vino.
TOKK TOKK.
Doni datang dengan para pelayan makanan dan chef handal. "permisi tuan, semua telah siap" ucap Doni sembari membungkuk.
"kayak raja aja lo tong, mana pada menunduk ke dia semua" batin Nabilla.
Kemudian makanan nan mewah tersaji di ruangan Reyhan, berbagai minuman, daging, hingga makan manis.
"gileee lo jadian aja acaranya gini, gimana kalo nikah" ucap Vino.
"intinya kalo nikah harus istimewa" ucap Reyhan.
"lo pake pelet apaan cil sama ni es batu, ampe luluh banget ama lo" tanya Ziko pada Nabilla.
"jarang goyang" sahut Nabilla membuat Agam menyemburkan minumannya.
BYURRRR
"siapa yang ngajarin Nabilla ngomong gitu" tanya Agam.
Nabilla mengarahkan jari telunjuknya menuju Killa.
"kamu apain otak anak orang" tanya Renald pada Kila.
"Kill kalo elo mau sengklek sendiri aja, gak usah ngajak ngajak ade abang" ucap Agam.
"gue gak ngajak bang, tu anak aja maksa minta diajarin ama Killa" Kila mendengus kesal.
"udah lah ka, Killa sama Nabilla kalo didebatin gak bakalan ada habisnya" tutur Naira terkekeh melihat tingkah julid Killa dan kebodohan Nabilla.
Agam mengelus pucuk kepala Naira dengan sayang "untung kamu gak ketularan Nai, kaka seneng liatnya" ucap Agam, ingin sekali Killa memukul wajah tampan Agam hingga bonyok.
Jangan ditanya Nabilla dan Reyhan asik pada dunianya sendiri, asik suap suapan, Reyhan dengan perhatian menipu daging panas kemudian menyuapkannya pada Nabilla.
Sesekali Nabilla mengecup rahang kokoh Reyhan dengan lembut membuat Reyhan mengusel ngusel pipi tembem Nabilla.
"kalo udah bucin, gak ada obatnya" batin Ziko dan Vino sambil menangis.
...***...
"Ehh ******, di cariin bokap lo" ucap Stella memainkan kukunya.
Nabilla menuju kolam renang, disana Arkan menunggu dengan tangan mengepal.
Tercetak jelas urat urat tangan siap memberikan eksekusi mematikan.
"yah... Kenapa?" tanya Nabilla lembut.
Plaakkkk plakkk plakkk
Bughh
Tiga tamparan dan satu tinjuan tepat diperut Nabilla, sudut bibir kembali terluka dan gadis itu terduduk lemah.
"DIBAYAR BERAPA KAMU JADI ******? SAMPAI TAK MEMPERDULIKAN NAMA KELUARGA" teriak Arkan pada Nabilla.
__ADS_1
"NABILLLAAA GAK PERNAH JADI ******" teriak Nabilla kembali
"BERANI KAMU BERBICARA TINGGI SEPERTI ITU HAH" bentak Arkan sambil mencekik Nabilla.
"A... Ayah j-jahat" Nabilla terbata saat pasukan oksigen menipis, langsung saja Arkan menghempaskan tubuh Nabilla.
"kamu kira ayah percaya hah? Stella telah menceritakan semuanya. Bahwa kamu menjadi ****** untuk dosen mu"
Nabilla tersenyum sumbang mendengarnya "ternyata iblis telah berbisik" Nabilla terkekeh sambil menyeka darah disudut bibirnya.
"Ya aku ******, aku menjual tubuhku pada dosenku. Karena aku lebih dapat perhatian dengan kejujuran daripada bersimbah kasih sayang berselimutkan kemunafikan" sarkas Nabilla, membuat Arkan mengepalkan tangannya.
Nabilla melihat itu memajukan tubuhnya di depan Arkan.
"udah yahhh, pukul aja kalo belum puas. Cambuk aja kayak biasanya,gak usah di tahan" senyum Nabilla mengejek.
Plakkk
Plakkk
Plakkk
Bugh
Bugh
Tiga tamparan kembali dilayangkan dan bogeman di uluh hati dan punggung menjadi samsak kemarahan Arkan.
Hingga darah mengalir dari hidung Nabilla, membuat tubuhnya limbung tak sadarkan diri.
Seketika Arkan panik dan membawa Nabilla ke kamar dan memanggil dokter.
...***...
"tolong jauhkan nona dari stres dan tekanan, tubuhnya sangat lemah dan kekurangan cairan" jelas dokter t
kemudian meninggalkan kediaman Arkan.
Thanks you yang udah follow❤️
NO PLAGIAT, THIS IS REAL CIPTAAN GUE 📚
-
-
-
-
No copy paste ❌
Elu copy paste gue tebas ⛏️
Semoga elu semua suka karya gue, yahh walau masih amatir banget karya gue. Tapi kalian udah mau baca sama mau komen, like, dan saran aja. Udah berbunga bunga hati gue.
-
-
-
-
-
Mau follow gue alhamdulillah, kalo enggak pikirin lagi!
Thaks udah baca yahhh gengs, maaf banget kalo Masih banyak kesalahan dalam penulisan gue, jujur gue bikin sambil ngehalu gpp kali ye😁😂
__ADS_1
Jangan lupa like, coment, dn sarannya yahh. Makasih udah mampir dan mau baca cerita yang gw buat