
Setelah kejadian tiga hari yang lalu kini Zakia semakin menjauhi dari Vino, anggap saja itu kesalahan terbodoh yang pernah ia lakukan bersama Vino. ( tolong positif ya gaes, kesalahan yang di maksud itu adalah ciuman 😂 )
Ia menghela nafas berat saat mengingat Vino dan Shera saling bertegur sapa "LANGITTT BISA KAU KIRIM SANTET UNTUKNYA, AKU INGIN MEMBUNUH TANPA MENYENTUH" Zakia berteriak ditaman belakang sekolahnya.
"awssss... Tolong jangan sakitin aku. Plishh"
Zakia mendengar suara kesakitan seseorang dibalik gudang di taman itu, dengan keberanian yang dimiliki Zakia mencari sumber suara itu.
Dan Bammm, Zakia terbelalak saat melihat kaira dengan tampilan mengenaskan. Baju dibahu yang robek, pipi merah, rambut acak acakan dan lutut yang berdarah.
Disana terdapat tiga orang perempuan yakni Lisa, Meta, Zee, dua laki laki Vano dan Aldo. Mereka tersenyum sumringah melihat keadaan Zakia.
"Kaira..." panggil Zakia
Kaira langsung melihat seseorang yang memanggilnya "Kia" gumam Kaira pelan dengan derai air mata yang langsung lolos begitu saja.
Zakia langsung mendorong tubuh Lisa dengan kuat "apa apaan lu hah" bentak zakia tepat diwajah Lisa.
"gue udah peringatin lu, jangan sakitin kaira. Elu bego atau tolol sih, gak ngerti ucapan gue" sarkas Zakia.
"jaga mulut lu" Lisa menunjuk wajah Zakia.
"gak usah nunjuk nunjuk gue ******" Zakia menurunkan tangan Lisa dan tersenyum mengejek.
"jaga ucapan lu, gue bukan ******" bantah Lisa.
"buat apa gue jaga ucapan sama ****** kayak lu, sedang lu sendiri gak bisa jaga tingkah ama ucapan lu" jawab Zakia santai.
Lisa ingin melayangkan tamparan kewajah Zakia, namun langsung ditangkap secara dadakan oleh David.
"berani lu sentuh dia, lu berurusan sama gue" ancam David, Lisa langsung menarik tangannya dengan sedikit takut melihat tatapan tajam David.
Zakia tersenyum mengejek kearah Lisa membuat sebuah isyarat, ia menunjuk Lisa kemudian mengarahkan tangan keleher (lu bakalan mati) itulah isyarat yang dibuat Zakia untuk Lisa.
"pergi lu semua, atau lu mati ditangan gue" usir David, mereka berlima langsung berlari meninggalkan tempat itu.
"awas aja lu zakia, gue bakalan balas lebih sakit dari ini" batin Lisa.
Zakia menghela nafas, ia berbalik langsung menghampiri Kaira yang terduduk dengan tangisan yang tiada henti.
__ADS_1
"sorry gue gak becus jagain lu" ucap Zakia dengan mata berkaca kaca.
"bukan salah kamu Kia, ini salah aku yang terlalu lemah" lirih Lisa.
Zakia langsung memeluk Kaira dengan erat "lu tenang ya, ada gue kok. Jangan takut lagi" Zakia mengelus lembut punggung Kaira.
Tak selang beberapa lama Zaki datang dan amat kaget melihat Kaira dengan tampilan amat mengenaskan.
"ai.... Lu kenapa bisa gini" Zaki amat panik melihat Kaira.
Zakia menatap sodara kembarnya itu dengan emosi "lu telat bego" sarkas Zakia, jika sudah berbicara kasar artinya Zakia dalam mode marah.
"gue ada urusan tadi kia, gue..." ucap Zaki terputus saat tamparan dari Zakia melayang di wajahnya.
"gue udah bilang jagain Kaira, fans elu itu semuanya sakit jiwa tau gak. Mereka jadiin Kaira dan gue sebagai samsak amarah mereka, gue gak masalah jadi amarah mereka. Tapi Kaira...." cukup sudah tak kuat Zakia berucap lagi.
"sorry" Zaki tertunduk menyesali perbuatannya yang lalai menjaga dua perempuan istimewahnya ini.
"ai gue minta maaf ya..." Zaki meraih tangan Kaira dan menciumnya.
"kok gue panas jadinya sih, ni duo sejoli gak tau tempat banget deh uwuan nya" batin Zakia.
***
Kini David dan Zakia berada dikantin menyusul Arsel "lama banget sih lu, anak gue udah laper nih" Arsel mengusap ngusap perutnya.
"dibuntingin siapa lu" tanya Zakia.
"di buntinging David" celetuk Arsel.
"Dihh amit amit, mending gue buntingin Kia" ucap David frontal langsung mendapat geplakan dari Zakia.
"mulut lu" ucap Zakia.
"udah ni minum dulu biar gak emosi" David menyerahkan minuman dingin pada Zakia sambil mengelus lembut punggung perempuan itu, menyingkirkan rambut rambut kebelakang telinga Zakia.
"emang lu emosi kenapa sih" tanya Arsel.
Zakia menceritakan kejadian tadi secara detail Kepada Arsel.
__ADS_1
"lahh lu marah kenapa emangnya?"
Flashback on
.
.
"zaki mau kemana?" tanya Zakia.
"gue mau ketemu Kaira, mau ajakin dia jalan entar malam" jawab Zaki.
"ohhh gitu, ya udah.... Semangat ya" ucap Zakia.
"iya... Lu kekantin atau mau keperpustakaan dulu" tanya Zaki.
"kia mau ketaman aja, perlu udara seger buat kepala kia" ucap Zakia, kemudian beranjak meninggalkan Zaki tanpa banyak bicara.
.
.
Flashback off
"tapi gila banget Lisa, gak mikir apa anak orang. Apalagi kan Kaira anak kesayangan om Agam" ucap Arsel.
"gak paham lagi gue amat otak tu dedemit" jawab Zakia.
"dari pada pusing, mending lu makan aja ya" tawar David, Zakia mengangguk patuh tanpa bantahan.
"mau makan apa hm?" tanya David sambil mencubit pipi Zakia.
"bakso tapi pentolnya di banyakin, air es satu sama es teh satu" jawab Zakia.
"ditunggu ya cantik" ucap David langsung meninggalkan Zakia, memesan makanan untuk perempuan yang bertahta dihatinya tanpa diketahui oleh Zakia.
***
Makin panas nih kan... Yukk tebak tebakan yang mana kisah lebih menarik dari si kembar Zaki atau Zakia.
__ADS_1
Pasangan yang menurut kalian paling cocok yang mana nih? Makin seru atau ngebosenin? Buruan vote ya gaes biar aku makin semangat bikin ceritanya