MURID CINTA KU

MURID CINTA KU
24. Sabar


__ADS_3

Happy Reading ❤️


...



...


Hari ini Reyhan mengajak Nabilla makan disebuah restoran romantis, ingin menghabiskan waktu bersama Nabilla.


"by uang yang aku kasih kemarin habiskan?" tanya Reyhan.


Keringat dingin mengucur dipelipis Nabilla "ha.ha.ha belum" ucap Nabilla pelan dengan senyum terpaksa.


"kamu tu yahhh udah ku bilang berapa kali habisin uang aku. Ayo dong by habisin uang aku, kamu gak kasian liat uang aku gak abis abis"


"ingin sekali ku menyumpal mulut sombongnya ini" batin nabilla.


"aku beli resort atas nama kamu di Australia" ucap Reyhan santai.


Byurrrrrrr.


Nabilla menyemburkan minumannya "kamu gila, berapa  uang kamu belinya" tanya Nabilla.


"gak mahal kok by, cuma 11 triliun aja kok" jawab Reyhan santai tak ada beban.


"kamu beli resort kenapa?" tanya Nabilla.


"gabut aja, karena kemarin kamu cuekin aku. Ya udah aku beli beli resort diluar negeri aja"


Nabilla memegang dadanya amat nyeri "kekayaan orang bikin gue penyakitan" batin Nabilla.


"keren gabutnya kamu, orang gabut main atau jajan. Kamu beli beli resort " Nabilla tersenyum terpaksa.


"aku malah kalo gak ada kerjaan hobby beli kapal pesiar sama pesawat.  bandaranya juga aku beli biar gak ribet"


"cukup Rey, jantung aku gak kuat denger omongan kamu"


"kamu harus kuat by, nanti kalo jadi nyonya Aliandra Putra harus megang semua kekayaan aku" Reyhan sambil membelai pipi Nabilla.


"aku boleh siapin nisan dulu gak sebelum megang kekayaan kamu" ucap Nabilla membuat Reyhan terkekeh geli.


"lucu banget sihhh kecayangan aku ini" Reyhan sambil mencubit pipi Nabilla.


"aku mau ketoilet dulu " izin Nabilla.


"mau ditemenin gak" tanya reyhan


"mau aku tampol gak?" dengan tangan yang mengepal kearahnya.


"jangan buang tenaga sayang, tenaga kamu cukup buat aku aja nanti, di....... Ranjang" bisik Reyhan sensual detelinga Nabilla, membuat Nabilla mengacir lari.


Reyhan tertawa terbahak dan melihat ponselnya. Seketika tawanya terhenti melihat panggilan itu.


...Bella...


...------------...


...Calling...


|Reyyy... E-elo di m-mana hisk?


^^^Bell, elo kenapa nangis?|^^^


|T-tolongin gue Rey, d-dari tadi A-ada


  yang gedor rumah gue. G-gue takut


  hisk.


^^^Oke. Gue kesana|^^^


^^^Elo jangan buka pintu sampe  ^^^


^^^gue.datang kesana ^^^


^^^Tenang oke ^^^


|Hm, g-gue tunggu hisk


Reyhan menutup panggilannya dan bergegas meninggalkan restoran tersebut tanpa berpamitan.


...***...


TOKK TOKK TOKK


"bella ini gue, buka pintu sekarang" teriak Reyhan

__ADS_1


Ceklek


Terlihat Bella berantakan dengan mata sebab, dan langsung memeluk Reyhan.


"g-gue takut" lirih bella


"shutttt,,, gue disini jagain elo" Reyhan membelai rambut Bella dan membawanya masuk kedalam rumah milik Bella.


Terlihat rumah berantakan dan barang barang berserakan.


"siapa yang datang tadi, dan kenapa semuanya jadi gini" tanya Reyhan.


"gud.. Gue g-gak tau rey, gue sembunyi di kamar. Mereka teriak teriak dan hancurin semua ini" Bella sambil menangis.


Reyhan langsung menarik Bella Kedalam pelukannya dan menenangkan gadis itu.


Reyhan menggendong Bella menuju kamar, membaringkan Bella dengan perlahan.


"jangan tinggalin gue, temenin gue disini" pinta Bella sambil menarik ujung baju Reyhan.


"gue temenin lo, udah tidur gih" Reyhan berbaring disamping Bella dan mengelus punggung Bella dengan lembut.


"jangan tinggalin gue" seru Bella.


"gue sayang sama lo" lajutnya


"gue juga" jawab Reyhan, sambil memejamkan matanya.


"mampus lo Nabilla, Reyhan milih gue dari pada lo" batin bella.


***


Nabilla duduk didepan restoran menunggu kekasihnya, Nabilla sudah menghubungi namun tak ada balasan satu pun.


Setelah sekian lama menunggu Nabilla berniat jalan kaki menyusui jalanan raya yang sepi.


"wajar bila saat ini, ku iri pada kalian" nyanyian Nabilla pelan sambil menatap jalanan yang sepi.


"yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah" lanjutnya, sambil menatap kakinya yang berjalan.


Tak terasa bulir bulir dimata telah tumpah, sakit sungguh sakit menunggu seseorang yang tak datang.


"bunda, Billa kangen bunda" ucapnya pelan.


Dari belakang terdapat dua preman langsung menghadang jalan Nabilla.


"Bodynya aduhai, enak nih buat di gilir" lanjut preman berkepala plontos.


"udah bang gue lagi kagak selera bikin orang masuk rumah sakit"  Nabilla mencoba berjalan namun dihadang.


"galak amat neng, nanti juga sama sama enak kok neng"  preman plontos dengan jail membeli tangan Nabilla.


"kagak mampu nyewa ****** lo pada, biar gue beliin. Minggir lo" bentak Nabilla sambil menerobos 2 preman berbadan besar itu.


Preman itu tak terima dengan bentak Nabilla langsung menjambak dan mendorong tubuh Nabilla ke aspal.


Saat tangan preman itu ingin menggapai kerah baju Nabilla,  Nabilla menahannya dengan meremas kuat tangan besar itu, membuat preman berteriak kesakitan.


Bughhh


Bughhh


Bughhh


Plakkkkkk


Krakkk


2 tendangan melayang dan satu tinjauan pada wajah, membuat ambruk tubuh berbadan besar.


Tamparan membuat preman mencium aspal dengan mulus dan jatuh pingsan.


Wajah babak belur, tangan patah, gigi dan bibir pecah, serta kepala berdarah.


Nabilla menatap preman satunya dengan tatapan marah, wajah itu sedikit terciprat darah, tak lama preman brewokan berlari ke arah Nabilla dan langsung menggores lengan Nabilla.


Plakkkk


Krakk


Krakkk


Bughhh


Bughhhh


Bughhhh

__ADS_1


Kaki patah, lengan patah, hidung berdarah dan lebih mengenaskan dari preman satunya.


Nabilla mengikat kedua preman itu di tiang lampu pinggir jalan.


"Nabilla minta maaf ya bikin om preman bonyok gini, om sih nyari masalah. Udah di peringatan juga" ucap Nabilla, namun tak ada sahutan dari preman itu.


Mereka hanya menangis menyesal mengganggu gadis ini.


"karena Billa baik, Nabilla udah telepon ambulan dan polisi. Jadi om baaik baik ya. Nabilla tungguin kok sampe mereka datang" Nabilla duduk disebelah tiang yang mengikat kedua preman itu.


Lengannya masih mengalir darah dengan deras nabun tak terasa sakit lagi bagi Nabilla.


...***...


Reyhan bangun dari tidurnya dan kaget melihat notifikasi Ponsel penuh akan nama kekasihnya, ia mengutuk dirinya yang begitu tega dan lupa meninggalkan Nabilla.


"SIAL.... aku lupa, dan malah meninggalkannya" umpat Reyhan.


Ia langsung melajukan mobil, menuju arah restoran.


Namun ia dibuat terkejut dengan dengan suasana ramai di jalan tak jauh dari restoran tersebut.


Tampak gadis itu berdiri didepan polisi seperti membicarakan sesuatu.


Reyhan langsung menghampiri Nabilla.


"by ada apa?" Reyhan menatap Nabilla dan terkejut dengan luka dilengan kekasihnya.


"tangan kamu kenapa luka gini sayang?" tanya Reyhan khawatir karena darah itu tak berhenti mengalir.


"begini pak, hampir terjadi pelecehan terhadap nona Nabilla dan untung saja nona Nabilla bisa menjaga diri. Walau sempat terlukai dilengannya" jelas polisi itu sambil menunduk hormat pada Reyhan.


"MANA BAJINGAN YANG MELUKAI KEKASIH KU... KEMARII" teriak Reyhan.


"KEMARII,,, KU HABISI KAMU" teriak Reyhan menggila sambil menendang nendang pintu mobil polisi.


Nabilla menyentuh lengan Reyhan. "sudah gak usah berlebihan" ucap Nabilla dengan datar.


"berlebihan kamu bilang, mereka berani melukaimu dan aku marah melihat kekasih ku terluka, apa aku salah" ucap Reyhan.


Nabilla terkekeh "hahahaha coba katakan siapa yang meninggalkanku disini?" tanya Nabilla santai, berhasil membungkam Reyhan.


"aku.. Aku sedang membantu Bella yang ketakutan by"  Reyhan membela diri.


"ohhh good sayang, kamu telah benar. Mendatangi sahabatmu dan meninggalkan kekasihmu sendiri disini" Nabilla tersenyum mengejek dan mengelus rahang Reyhan.


"aku.. Aku"


"aku mau pulang" Nabilla berjalan kembali menyusui jalanbdan dicekal oleh Reyhan.


"aku antar" Reyhan memegang jarinya billa.


"pulanglah sayang, aku tau kamu lelah. Aku bisa pulang sendiri"  Nabilla tak kalah lembut, membuat Reyhan mematung menatap kepergian Nabilla.


Thanks you yang udah follow❤️


NO PLAGIAT, THIS IS REAL CIPTAAN GUE 📚


-


-


-


-


No copy paste ❌


Elu copy paste gue tebas ⛏️


Semoga elu semua suka karya gue, yahh walau masih amatir banget karya gue. Tapi kalian udah mau baca sama mau komen, like, dan saran aja. Udah berbunga bunga hati gue.


-


-


-


-


-


Mau follow gue alhamdulillah, kalo enggak pikirin lagi!


Thaks udah baca yahhh gengs, maaf banget kalo Masih banyak kesalahan dalam penulisan gue, jujur gue bikin sambil ngehalu gpp kali ye😁😂


Jangan lupa like, coment, dn sarannya yahh. Makasih udah mampir dan mau baca cerita yang gw buat

__ADS_1


__ADS_2