MURID CINTA KU

MURID CINTA KU
25. REBILA SEASON II


__ADS_3

Disebuah ruangan yang gelap dengan sinar yang amat temaram, terdapat seorang wanita dengan tangan kaki diikat di sebuah kursi kayu.


Hingga seseorang menyiramnya dengan air es.


Byurrr


Seluruh tubuh wanita itu basah, hingga membuat matanya seketika terbuka.


"uhukk.. Uhukk" wanita itu terbatuk


"gimana sudah bangun" tanya laki laki berbadan besar sebut saja si A.


"sudah, tinggal nunggu tuan saja" jawab si B.


Samar samar wanita itu mendengar percakapan kedua pria itu.


Mereka menyalakan AC dengan suhu terdingin hingga membuat beku seluruh tubuhnya yang hanya dilapisi pakaian tipis.


Dua orang berbadan besar itu keluar dari ruangan dan meninggalkannya seorang diri.


"akhhh sialan. Tempat apa ini" gumam wanita itu.


Ia menatap sekelilingnya dengan horor, ada noda darah bahkan bangkai tangan yang di borgol masih bergelantungan disana.


Ia menelan salivanya dengan susah payah "siapa psikopat gola ini" gumam wanita itu, ia semakin gemetar karena udara dingin terasa menusuk kulitnya.


***


"sayang" panggil Reyhan pada Zakia.


"yes Dadd" jawabnya.

__ADS_1


"mau ikut daddy bermain" tanya Reyhan seraya mengelus rambut putri nya.


"no Dadd... Kia cape mau istirahat" jawab Zakia, pasalnya sudah tiga hari setelah kematian Nabilla. Zakia jarang tidur bahkan istirahat.


"yakin kamu gak mau ikut, itu akan sangat disayangkan" ucap Reyhan.


Zakia mengerutkan keningnya " bermain apa yang daddy maksud" tanya Zakia.


Reyhan mendekat kemudian berisik "memberikan ajal pada seseorang" bisik Reyhan.


Seketika pandangan Zakia berubah Tajam dan dingin.


"aku ikut" jawab Zakia cepat.


"ganti baju mu, daddy dan abang tunggu di bawah" ucap Reyhan kemudian meninggalkan kamar putrinya.


Zakia berganti pakaian serba hitam, kaca mata hitam, dengan topi dan masker menujupi wajahnya.


Tak lupa pula pistol di Bali bajunya yang telah ia siapkan.


Ia menurun tangga dengan cepat " i'm ready dadd" ucap Zakia.


"oke sayang,, kita berangkat" jawab Reyhan.


Mereka melajukam mobil dengan kecepatan rata rata..


***


Setelah sampai di Rajan, Reyhan turun menggandeng putrinya dan Zaki berjalan disamping ya.


"bagaimana keadaan wanita itu" tanya Reyhan.

__ADS_1


"dia membeku tuan, namun masih hidup sesuai keinginan tuan" jawab bawahan itu.


"siapkan air mendidih" perintah Reyhan.


"baik tuan"


Reyhan membawa kedua anaknya memasuki ruangan itu, tapi ia lebih dulu membawa ke ruang senjata miliknya.


"pilihlah kalian alat alat untuk menyambut ajal seseorang itu" ucap Reyhan.


Zaki dan Zakia menganggukan kepalanya kemudian memilih senjata mereka.


Zaki memilih samurai dan kapak ditangan ya, sedangkan Zakia memilih pisau lipat yang bentuk nya amat mengerikan dan pistol berukuran besar.


Setelah itu Reyhan memilih senapan yang sekali tembak memutuskan tubuh seseorang, dan sarung tangan berbentuk cakar.


Selesai memilih senjata, akhirnya Reyhan membuka ruangan eksekusi yang biasa ia gunakan untuk membunuh seseorang dalam dunia Mafia nya.


Klek


Pintu terbuka membuat wanita itu kaget telah berdiri 3 orang dengan senjata yang amat mengerikan di tangan mereka.


"bagaimana tidurnya, enak" tanya Zakia mengelus pipi wanita itu.


"ohhh bukan enak Kia, tapi damai" lanjut Zaki.


"dan sebentar lagi dia akan tenang dalam tidurnya" lanjut Reyhan.


"siram" perintah Reyhan pada bawahannya.


Zaki dan Zakia mundur, saat bawahan Reyhan mendekat dengan seember besar air Panas ditangan mereka.

__ADS_1


BYURRRRR


__ADS_2