
Happy Reading ❤️
"yaa allah anak bunda, keracunan apa kamu?" tanya bunda kepada Nabilla yang telah setumpuk kertas di meja ruang tamu .
Nabilla mengerutkan keningnya mendengar ucapan bunda tercinta.
"bunda...nyumpahin Billa ya?" tuduh Nabilla.
"kalo kamu bunda sumpahin beneran mau" bunda duduk disebelah Nabila dengan tangan bersedekap didada.
"sumpahin aja bunda, di lamar kim bum"ucap Nabilla santai sambil tangan terus bekerja di tumpukan kertas.
Sang bunda menggulung majalah di meja dan memukulkannya dengan keras ke kepala nabilla.
" awwww.... Bunda sakit" Nabilla meringis kesakitan, sambil mengusap kepalanya.
"kamu itu otaknya ada apa aja sih Bill, gak pernah beres kalo di ajak ngomong" sindir bunda yang tak tahan dengan otak Nabilla yang entah tertinggal dimana.
Nabilla yang mendengar omela bunda hanya mendengus kasar dan mengerucutkan bibirnya.
***
Nabilla buru buru dengan napas ngos ngosan, memegang gagang pintu ruangan Reyhan.
Mengatur napas, emosi, dan juga ekspresinya, Itulah yang dilakukan Nabilla sebelum masuk ruangan malaikat maut tersebut.
TOKK TOKK TOKK
"masuk" ucap Reyhan dengan dagu yang bertumpu pada telapak tangan dan satu lagi memegang dokumen.
"tampan" itulah satu kata yang terucap di hati Nabilla.
"permisi pak" meletakkan tumpukan kertas di meja Reyhan.
Reyhan melirik tumpukan kertas tersebut dan kemudian melemparnya dengan kasar ke lantai.
Sontak saja tindakan tersebut membuat Nabilla kaget.
Untung saja ia tak memiliki penyakit jantung, jika tidak ia akan mati sekarang juga melihat tindakan Reyhan.
"kok di buang pak?" tanya Nabilla dengan nada ketus.
"kamu terlambat 4 menit" jawab Reyhan santai.
Tarik napas, buang napas, tarik napas, buang napas.
Nabilla berjongkok dan memunguti lembaran kertas yang berserakan dilantai hingga terkumpul menjadi satu, dan meletakkan kembali ke meja Reyhan.
"bapak boleh marah sama saya, tapi jangan sama usaha yang udah saya kerja kan" ucapan Nabilla pelan dengan mata yang terun kebawah merapilan tumpukan kertas.
Reyhan yang melihat hanya diam tak bergeming "Itu hanya barang" jawaban Reyhan , membuat Nabilla mendengus kasar.
"gini ya pak....bunda saya pernah bilang, sejelek apa pun suatu barang jika dikerjakan yang penting usaha dari hati"
"maka itu akan jadi baik. Jika diperlakukan dengan kasar maka sama aja bapak menghina sebuah usaha diri sendiri" lanjut Nabilla dengan lembut.
__ADS_1
Reyhan terdiam, mendengarkan siraman rohani seorang bocah.
"pergilah" ucap Reyhan, Nabilla melangkah pergi dan sebelum keluar Nabilla kembali berucap.
"jangan pelit ngomong pak, nanti di kiss bocah baru tau rasa" setelahrmgatakan itu Nabilla langsung ngacir keluar ruangan Reyhan.
"sialan" umpat reyhan
Hosh Hosh hossh
"untung selamat gue dari amukan malaikat maut" ucap Billa memegang dadanya karena ketakutan melihat perubahan ekspresi Reyhan.
***
"ehh Bill, udah selesai ngantar tugas negaranya?" tanya Kila.
"udah dan hampir aja gue mati di tangannya" Nabilla berucap sambil merinding.
"emang lo apain si dosen tampan itu Bill" tanya Naira.
"gue cuma bilang jangan pelit ngomong takut dicipok bocah,,,, ehhh si bambang malah marah, mana keluar lagi tu tanduk" jawab Nabilla sambil menggidik ngeri.
"elo juga bloon melebihi abu nawas, ya wajar lah pak Reyhan marah ama elo ropeaaa" gemas Naira.
"dari pada bocil yang nyipok, mending gur aja deh ikhlas" ucap Kila.
"udahin aja halu lo gak bakalan sampe, kasian entar lo jatuh. Males gue nolongin" ucap Nabilla santay, Kila menatap Nabilla dengan tatapan mematikan.
Bisa bisanya temannya tak ingin menolongnya dasar sahabat ketoprak mini.
"kenapa lo bpliatin gue gitu amat?" ucap Nabilla heran.
"bunda gue ngidam batu blerang, puas" sahut Nabilla tak kalah jengkel.
Akhirnya perdebatan mereka berhenti ketika dosen sudah memasuki ruangan dan memulai pelajaran.
***
Setelah kelas usai Nabilla and the geng berjalan menyusuri lorong kampus, tanpa sengaja berpapasan dengan Reyhan dan asistennya Doni.
"ehhh om imut, kita ketemu lagi" sapa Nabilla sambil melambaikan tangannya.
"nona kita bertemu lagi, bagaimana kabar nona?" tanya Doni antusias.
"sebelumnya baik om sebelum bertemu malaikat maut" jawab Nabilla sambil melirik sinis kearah Reyhan.
"malaikat maut???" ulang Doni bingung.
Deheman keras dan lirikan mematikan Reyhan layangkan, bisa bisanya makhluk kecil itu menyindir didepan matanya.
"bapak batuk, tenggorokan gatal. Di konidinin aja" Nabilla seperti promosi iklan.
"tenggorokan saya tidak gatal tapi tangannya saya gatal, ingin menggantung kehidupan bocah ingusan" ucap Reyhan sarkas.
"gantung aja pak, kami udah cape punya temen kayak dia" Kila mendukung.
"ikhlas pak ikhlas jaban hari jaban gantung deh" timpal Naira.
__ADS_1
"gue bukan bungkusan panjat pinang masa iya di gantung" ucap Nabilla tak terima, kedua sahabatnya hanya nyengir tak jelas.
" Ku menangis Membayangkan
Betapa kejamnya dirimu atas diriku" nyanyi Nabilla.
Tanpa sadar kedua teman Nabilla tersenyum dan berlari ke arah lapangan dengan membawa tongkat kayu.
"YOKKKK SEMUAAAA NYANYI BARENG KITA" teriak Killa, Nabilla yang mendengar langsung mengejar mereka Kelapangan.
Reyhan yang melihat hanya menepuk jidat mempunyai mahasiswi unik seperti ini.
"SKUYYYYYYYY" satu kampus berkumpul di lapangan bersorak.
JRENGGGG JRENGGGG
"KALA KUPANDANG KERLIP BINTANG NAN JAUH DISANA" Kila bernyanyi sambil melempar tongkat kayu kearah Naira.
"HHIIIIII YAKKKK" sahut mereka.
"SAYUP KU DENGAR MELODI CINTA YANG MENGGEMA" Naira sambil melompat ke arah Nabilla.
"TERASA KEMBALI JIWA MUDA KU" lalu Nabilla mengarahkan tongkat kayu kesemua teman kampus yang berkumpul disekeliling mereka.
TENGGG TENGGG
"KARNA TERSENTUH ALUNAN LAGU SEMERDUK KOPI DANGGG DUTTTTT" serempak satu kampus, Reyhan yang melihat sungguh malu bisa bisanya tiga makhluk itu konser dadakan di halaman universitas dengan mikrofon dari kayu.
Thanks you yang udah follow❤️
NO PLAGIAT, THIS IS REAL CIPTAAN GUE 📚
-
-
-
-
No copy paste ❌
Elu copy paste gue tebas ⛏️
Semoga elu semua suka karya gue, yahh walau masih amatir banget karya gue. Tapi kalian udah mau baca sama mau komen, like, dan saran aja. Udah berbunga bunga hati gue.
-
-
-
-
-
Mau follow gue alhamdulillah, kalo enggak pikirin lagi!
__ADS_1
Thaks udah baca yahhh gengs, maaf banget kalo Masih banyak kesalahan dalam penulisan gue, jujur gue bikin sambil ngehalu gpp kali ye😁😂
Jangan lupa like, coment, dn sarannya yahh. Makasih udah mampir dan mau baca cerita yang gw buat