
Happy Reading ❤️
...
...
Setelah kejadian dikantin, saat ini Nabilla berada dimobil Reyhan.
Bagaimana tidak manusia itu terus saja memaksa Nabilla untuk ikut dengannya, hingga ia heran sendiri setan apa yang ada didalam otak Reyhan saat ini.
"Nabilla laper" ucap Nabilla pada Reyhan dengan memelas.
Reyhan terkekeh melihat tingkah manis Nabilla, mengelus surai hitam Nabilla.
"oke...kamu ingin makan apa?" tanya Reyhan.
"ehmmm... Apapun Nabilla makan"
"oke fine...kita meluncur" ucap Reyhan semangat.
...***...
Setelah sampai ditempat yang dituju, Nabilla sedikit ragu untuk turun.
Pasalnya Reyhan membawanya menuju restoran bintang 5 ternama di negerinya tercinta, bagi kaum seperti Nabilla makan di tempat mewah seperti ini hanyalah sebuah kehaluan.
"ayo masuk" Reyhan menggandeng tangan Nabilla ke ruangan VVIP.
"Reyy serius makan disini, Nabilla takut"
"hm" hanya deheman kecil dari Reyhan.
Seorang pelayan memberikan buku menu pada Nabilla dan Reyhan, yang membuat ginjal Nabilla sedikit meringis melihat harga harga makanan pada menu itu.
"Reyy makanan disini mahal mahal, jual ginjal aku aja kayak gak bakalan bisa lunas" Nabilla menutup buku menu.
"om pelayan catat yah: Yang bayarin Reyhan Disebelah Nabilla" ucap Nabilla pelayan, pelayan itu cengok tapi tetap mengikuti instruksi Nabilla.
"saya pesen fugu, pule, jamus matsutake, salad melon yubari, truffle White alba dan minumnya es teh, es jeruk, sama air es" ucap Nabilla polos.
Reyhan mempelototkan ucapan Nabilla yang memesan minuman seperti di warung kaki lima.
Ia menghela nafas, katanya jaim ternyata dibabat juga menunya.
"sungguh kamu bisa menghabiskan semua makanan itu" tanya Reyhan.
"perut Nabill kayak kantong doraemon di isi banyak gak bakalan kenyang" ucapnya sambil tertawa.
"kamu ini sangat menggemaskan"
Tak lama makanan tersaji dengan rapi dan menggugah selera, air liur Nabilla saja sambil menetes.
Ia langsung melahap makanan yang ada dihadapannya, tanpa menunggu persetujuan Reyhan.
"gilaaaa enak bangett" teriak Nabilla.
__ADS_1
"harus gue habisin ini mah" sambil menyendok makanan Kedalam mulutnya.
"ya tuhan aku ingin lama di surga makanan ini" batin nabilla
"makan yang pelan, tak akan ada yang merebutnya" Reyhan memperhatikan Nabilla makan.
Setelah selesai makan dengan wajah yang bahagia, Reyhan menatap sudut bibir Nabilla yang masih ada sisa makanan.
Ia menghampiri Nabilla dan menjilat sudut bibir itu.
"manis, melebihi madu" ucap Reyhan membuat Nabilla blushing.
"bisa gak sih jangan pake cara extrim bersihin dibibir Nabilla"
"no no no baby, your mine"ucap Reyhan.
" mine mine mine,,, main kepala lu gundul. Jangan pake bahasa planet mustopa, Nabilla gak ngerti"sungut Nabilla.
"kamu milik ku"
"jangan ngadi ngadi deh" ungkap Nabilla.
"aku gak bercanda Nabilla, kamu milik aku sampe seterusnya. Ingat itu" tekan Reyhan.
"ihhh kok nyolot sih? Nabilla bukan milik Rey, Nabilla itu milik tuhan bukan Rey" pungkas Nabilla.
Cupppp
Reyhan mengecup bibir Nabilla yang amat cerewet dan menggemaskan itu agar bungkam.
"ciuman pertama ku... Huaaaaaaa bunda bibir Nabilla gak perawan lagi" teriak Nabilla histeris.
...***...
Nabilla terpukau melihat isi dalam apartemen itu bak istana, mewah dan megah itulah yang dipikirkan Nabilla.
"tunggu disini, aku mandi dulu" Reyhan sambil mengecup kening kekasihnya kemudian berlalu kekamar.
"gileeeee ni dosen tajir melintir banget, mau di malingin gak bakalan habis ni hartanya" Nabilla bersantai di depan televisi ruang tamu.
Setelah 20 menit kemudian, Reyhan telah selesai dengan ritual mandinya.
Ia menghampiri gadis yang tengah menunggunya, Reyhan duduk disamping menyadarkan kepalanya dibahu Nabilla mengambil jari jari itu untuk digenggam.
"lagi nonton" tanya Reyhan.
"main tenis" jawab Nabilla.
"main tenis jenis baru ya"
"ughhh Reyy, minta digetok ya. Nabilla tu lagi nonton. Udah ahh ganggu mulu" Nabilla mulai kesal.
"kamu cantik Bill, aku sayang sama kamu" ungkap Reyhan sembil memainkan jemari Nabilla.
Blushhhh
Singkat, namun membuat jantung Nabilla ingin lari dari tempatnya.
__ADS_1
"sayang doang ngasih uang pelit" canda Nabilla.
Seketika Reyhan membuka dompetnya dan memberikan Black cardnya.
"jangan buat jantungan deh, sumpah demi Alex belum mau mati muda gue" ucap Nabilla membelakan matanya.
Plakkk
Reyhan memukul pelan mulut Nabilla.
"gak ada gue guean. Sekarang aku kamu dan ambil buat jajan kamu, kalo kurang bilang sama aku" Reyhan menyerahkan Black card pada Nabilla.
"sumpah aku cuma becanda, kenapa jadi serius sih"
"aku gak anggap itu becanda sayang, pake aja buat keperluan kamu" ucap Reyhan lembut, membuat Nabilla menimang nimang permintaannya.
"emang di situ isi nya berapa?" tanya Nabilla.
"gak banyak kok, cuma 2,5 triliun aja" sahut Reyhan santai, Nabilla langsung memegang dadanya.
"kamu mau tukar sama organ aku ya" Nabilla mengelus dadanya sakit akibat pernyataan gila Reyhan.
"aku simpen aja organ kamu, nih buat jajan kamu selama 2 bulan. Nanti aku tambah lagi isinya, masa aku ngasih pacar aku uangnya dikit sih"
"cukup Rey, jantung aku belum kuat denger kesedihan kamu yang versi ini" Nabilla memejamkan matanya.
"sedih versi sultan mah beda, antimenstrim. Sedihnya bingung habisin uang" batin nabilla
"kamu kenapa? Kurang yah uangnya? Ya udah besok aku tambahin deh 6 triliun" Reyhan langsung mendapat bekapan tangan Nabilla.
" udah yahh, aku belum mau mati muda. Cuma karena denger kesultanannya kamu doang" ucap Nabilla.
Setelah perdebatan kartu, akhirnya pemenang dari perdebatan ia lah Reyhan.
Dengan terpaksa Nabilla menerima kartu harta kartun itu.
Thanks you yang udah follow❤️
NO PLAGIAT, THIS IS REAL CIPTAAN GUE 📚
-
-
No copy paste ❌
Elu copy paste gue tebas ⛏️
Semoga elu semua suka karya gue, yahh walau masih amatir banget karya gue. Tapi kalian udah mau baca sama mau komen, like, dan saran aja. Udah berbunga bunga hati gue.
-
-
Mau follow gue alhamdulillah, kalo enggak pikirin lagi!
Thaks udah baca yahhh gengs, maaf banget kalo Masih banyak kesalahan dalam penulisan gue, jujur gue bikin sambil ngehalu gpp kali ye😁😂
__ADS_1
Jangan lupa like, coment, dn sarannya yahh. Makasih udah mampir dan mau baca cerita yang gw buat