
Happy Reading ❤️
...
...
"gue benci elo, gue benci elo yang gak bisa jagain ade gue. Gue juga benci sama lo yang buat ade gue tetap aja sayang ama orang bodoh yang lo" Agam menutup matanya.
Reyhan tercegang mendengar penuturan Agam, sungguh kekasihnya tetap memiliki rasa padanya walau dengan buruk melalaikan tugas menjaga Nabilla.
"apakah aku masih pantas untukmu yang terlalu sempurna" batin Reyhan.
"gue mohon sama lo, kasih tau gue dimana Billa" cicitnya pelan seraya menundukkan kepala, pesetan dengan harga diri. Dia hanya ingin kekasihnya kembali.
"gue gak akan biarin lo ketemu ade gue brengsek" titah Agam.
"gue janji gak akan melukainya lagi, gue nyesel banget. Gue pengen minta maaf sama dia Gam gue janji"
Agam melihat kesungguhan dimata Reyhan, menghela nafas amat berat.
"dimasion xhider blok A" ucap Agam amat cepat.
"lo bilang apa"
"gue ogah ngulangin, udah gue ucapin. Cari aja sendiri lo" ucap Agam jengah.
"gue kagak denger anjir, kalo omongan lo ngebut lebih cepet dari kereta api" sungut Reyhan.
"MANSION XHIDER BLOK A, DENGER KAGAK LU BRENGSEKKKKK" teriak Agam tepat di wajah Reyhan.
"gue kagak budeg bego" sungut Reyhan, kemudian melenggang pergi tanpa ucapan terima kasih.
"Sabar sabar, punya sahabat otak dakjal harus sabar biar dosanya barengan" batin Agam mengeluh dada.
***
Reyhan telah sampai di mansion elit milik Agam, yakni mansion xhider. Reyhan menekan bel rumah dengan gugup.
Ceklek
Mata Nabilla terbelalak saat melihat lelaki yang hindari muncul didepan mansion.
"Nabilla sayang-" ucapan Reyhan terhenti saat bantingan pintu mansion didepannya.
"yang gue liat ilusi apa nyata yak" batin Nabilla.
Kemudia ia kembali membuka pintu besar dan masih sama nampak Reyhan didepannya.
__ADS_1
"ini kamu Rey" ucap Nabilla.
"bukan, aku suami kamu" ucap Reyhan jengkel.
"ngapain ke sini" tanya Nabilla sinis.
"aku mau minta maaf sama kamu by"
"minta maaf buat apa?" masih dengan nada sinis.
"Segalanya" singkat Reyhan.
"cuci otak dirumah abang Agam ya, makanya langsung sadar" Dijawab anggukan oleh Reyhan.
"urus aja Bella mu dan biarkan aku. Karena yang berkelas akan kalah dengan pasaran" sindir Nabilla santai didepan Reyhan.
Sungguh Nabilla spesies gadis langka yang bisa nyinyir didepan mata.
" jangan gitu ya" ucap Reyhan lembut.
"pergi dari mansion abang sekarang, cuci otak sampe bersih sono baru balik lagi. Rumah abangku terlalu suci diijak spesial dakjal kayak situ" ucap Nabilla.
BRAKKKK
Nabilla menutup pintu dengan kasar dan keras membuat Reyhan terlonjak kaget.
"untung kagak mati muda gue anjir" batin Reyhan.
...***...
Di kantin Ziko, Vino, Agam, Renald, Nabilla, Killa, dan Naira.
"ehhh cil, tu biawak busuk masih nemplokin pacar lo" tanya Vino.
"jarang goyang dia terlalu manjur bang, makanya tu laki dakjal kagak bisa lepas" sahut Nabilla.
"ada batang kelor nih mau lo kibas kagak" ucap Ziko sambil mengeluarkan batang pohon kelor dari tasnya.
"lo mau hilangin santet apa medi anjirr" Vino kaget melihat pohon kelor yang dibawa oleh Ziko.
"dua duanya" sahut Ziko santai.
"satu disantet setan dan Setannya nemplok mulu. Jadi yang di basmi harus bersama" Nabilla mengacukan jempolnya.
Datanglah dua makhluk yang digosipkan, Ziko langsung menyerahkan batang kelor ke tangan Nabilla.
Membuat Vino memijat bahu Nabilla seakan akan akan bergulat di ring tinju.
"abang abangku sayang, mau liat dakjal kesetanan kagak" ucap Nabilla dan diangguki ke empat pria itu.
__ADS_1
Reyhan ingin duduk disebelah Nabilla namun di hadang oleh Agam.
DUNGGG PANGGG PANGGG DUNGG
"SETAN DALAM HATI IKUT BICARA BAGAIMANA, KALO KU SELINGKUH SAJA" nyanyi Nabilla sambil memeluk Ziko dan Vino Kemudia meraih Agam, Renald.
"KUPUNYA BANYAK TEMAN LELAKI, SEPERTINYA" bergelayut manja pada Renald dan dapat usapan lembut.
"KU KAN BAHAGIA" Lanjut Nabilla dan dipeluk keempat pria tersebut. Sontak membuat Reyhan merah padam menahan amarah.
"AKU KECAPEAN SEHARIAN CARI ******" nyanyi Killa membawa botol saos tomat sebagai mikrofon berjalan kearah Naira.
"BADAN KU MERIANG HABIS KU DIPELUKKKK JALANGGGGG" lanjut Naira dengan suara teriak.
"SELALU BEGITU, ALASAN DIRIMU" lanjut Nabilla.
"KALO NGGAK KECAPEAN, KAMU BILANG CARI ******" lanjut Ziko menyanyi.
"HABIS ITU MACET DIJALAN" serempak ketujuh mahluk.
Sungguh seisi kantin tercegang dengan konser sindiran yang dilakukan mahluk absurd.
Amarah Reyhan diubun ubun, langsung menarik kerah Renald dan Vino.
"Panas gak panas gak, panaslah masa enggak" cibir Vino.
"Ku kira tanyang ternyata karat, ku kira sayang ternyata bejat.. Upss" sindir Kila.
"takut kalah saing... Bilang ******" lanjut Nabilla mencolek dagu Bella.
Tangan Nabilla dihempas dengan kasar oleh Reyhan dan kemudian...
Plakkk
Reyhan kedua kalinya menampar Nabilla.
Nabilla tersenyum mengejek, Agam sudah naik pitam. Namun ditahan oleh Naira.
"tingggg tonggg kesempatan berakhir, temui gue di apartemen abang Agam ya. Gue mau ngasih lo kejutan" ucap Nabilla dengan seringaian diwajahnya.
Membuat Reyhan terkejut menemukan sifat asli Nabilla yang belum ia ketahui
"pertahanin ******, emang buta mata lo" sarkas Kila pada Reyhan.
"***** lebih berkelas dari pada lo yang murahan" lanjut Naira.
"bego di pelihara" ucap Agam.
"cuci otak lo ditoko komputer noh" ucap Ziko.
__ADS_1
"mati aja lu, dedemit" Renald dan Vino.
Segerombolan manusia itu mengikuti Nabilla hingga menuju kelas, mereka tersenyum jail pada bahasan mereka saat ini.