MURID CINTA KU

MURID CINTA KU
18. REBILA SEASON II


__ADS_3

Setelah pertengkaran beberapa hari akhirnya pada keputusan yang sama Zaki kekeuh ingin melamar Kaira.


Apalagi sekolah Mereka tinggal beberapa bulan saja, jadi tak ada salahnya melamar gadisnya itu.


Disinilah mereka sekarang dirumah Agam dan Naira, jangan lupa si cantik yang duduk ditengah tengah mereka.


"jadi pengen karungin" gumam Zaki yang terdengar oleh bundanya.


Nabilla langsung menoyor kepala Putranya "diem atau gak jadi" uncam Nabilla membuat Zaki cemberut.


"punya emak serem amat. yang mafia bpk, tapi yang serem malah emak gue" batin Zaki.


Zakia memepetkan duduk disebelah kembarannya, ia berisik ditelinga Zaki dengan pelan agar macam betina tidak mengamuk.


"kalo malam pertama jangan lupa live streaming" bisik Zakia.


Zaki menatap datar saudarinya itu, kemudian mengangkat tangannya dan membentuk jempol tanda setuju 👍😎 (ya elah Zak, gue kira bakalan marah 😭)


"mau berapa ponakan lu?" tanya Zaki pelan.


"gak banyak... 25 aja cukup" jawab Zakia santai, membuat mereka berdua tersenyum tak jelas.


"ehemmm" Reyhan mendehem.


Dia menatap Zaki seolah harus serius melamar anak orang yang notabennya adalah anak sahabat dekatnya.


"maksud gue datang ke sini mau menyampaikan amanat putra terganteng gue sejagat planet. Dia mau kawinin anak lo" jelas Reyhan.


Plakk

__ADS_1


Nabilla menggeplak paha Reyhan dengan amat kuat, membuat laki laki itu meringis kesakitan.


Agam tersenyum mengejek melihat sahabatnya yang amat takut dengan adik sepupunya itu.


"ngomong tu yang jelas, gue Jait juga ni mulut" ancam Nabilla.


Tak lama Nabilla langsung menatap Agam dan Naira bergantian.


"maksud kita kesini adalah melamar anak paling cantik dikeluarga ini yakni Kaira, untuk menjadi istri dari putra aku yaitu Zaki Aliandra Putra" jelas Nabilla sopan.


Naira tersenyum kemudian menghampiri Nabilla, memeluk sahabatnya itu dengan erat.


"aku terima lamaran Zaki untuk Naira, tapi jawaban pasti cuma ada di tangan putri aku" jawab Naira.


"gimana sayang, terima apa enggak. Rugi ai kalo gak nerima aku" ucap Zaki dengan santainya.


Membuat Agam mengelus dada "Sabar sabar,,,anak ama bpk sama sama ngeselin" ucap Agam.


"gak punya niat lo Rey ngebuang ni bocah" tanya Agam pada Reyhan.


"ya kali gue buang, bibit unggul gue nih. Harus dilestarikan" jawab Reyhan.


"gak mungkin anak sultan terkaya di buang om, kasian daddy makin pusing ngabisin uangnya" Kini jawab Zakia.


"Kia anak manis diem aja, gak usah ikutan cantik" ucap Agam lembut.


"jadi gimana ai terima gak.?" tanya Zaki yang mulai gugup.


"I-iya aku terima" jawab Kaira.

__ADS_1


Zaki langsung bersujud syukur seperti mendapat doprise.


"alhamdulillah ya allah akhirnya kawin juga ehh salah maksudnya nikah juga" ucap Zaki membuat para orang tua menggelengkan kepalanya.


***


Zakia berada dikolam renang bersama para sahabatnya karena mengadakan pesta kecil kecilan di mansion Zaki.


Ada David, Kaira, Arsel, Khaliza dan sikembar ( Zaki & Zakia).


"gak renang hm?" tanya David sambil. Merapikan rambut Zakia yang amat nakal menutupi wajah cantik itu.


"males" jawab Zakia lesu.


"gimana kalo bareng berenang ya" tawar David langsung mendapat anggukan oleh Zakia.


Zakia menggunakan kaos over size dan hotspants, sedangkan David menggunakan boxser dan kaos hitam.


Mereka berenang berdua, dimana Zakia terus bergelantung dibelakang David sambil tertawa.


Hingga akhirnya mereka berpandangan takjub, David memajukan wajahnya perlahan saat bibirnya ingin menyentuh simanis itu tiba tiba....


"woyyy.... Pesta woyy, jangan ngebucin mulu woyyy. Anak orang halalin dulu" Teriak Arsel membuat David berdecak kesal.


"ade gue woyy,,,jangan disosor mulu woyyy. Ingat dosa woy" kini Zaki yang melanjutkannya.


"Kia, perlu gue siapin kamar gak" ejek Khaliza.


"kamar kita berdua aja gimana" goda Arsel pada Khaliza. Langsung saja spatula menghantam pipi Arsel dengan keras.

__ADS_1


"mimpi" ketus Khaliza.


__ADS_2