
Happy Reading ❤️
...
...
Nabilla duduk ditaman belakang rumahnya, enggan sekali menginjak rumah yang dia tempati saat ini.
Apalagi munculnya duo iblis , membuat Nabilla selalu merasakan siksaan dari Arkan.
"gue pengen pulang, tapi disana ada Setannya" gumam Nabilla dengan berat hati melangkahkan kakinya menuju rumah bak neraka.
Ceklek
"Nabilla pu-" ucap Nabilla terpotong saat tamparan melayang kewajahnya.
Plakkkkk
"pulang jam segini, gak ingat waktu. Dari mana kamu?" bentak Arkan.
"Nabilla ada tugas makanya pulang lama" jawab Nabilla sambil mengelus pipinya.
"alasan kamu, Stella baru aja liat kamu kehotel bareng dosen itu. Ngaku kamu" Arkan mulai naik pitam.
"Nabilla gak ada kehotel yah" bantah Nabilla.
"bohong yah, jelas jelas tadi aku liat dia sama dosen itu. Di tambah dengan gak tau malunya dia bercumbu didepan pintu hotel " tuduh Stella sambil menunjuk Nabilla.
"dasar pemutar balik fakta" balas Nabilla sinis.
"kamu kalau mau jual diri jangan tinggal di rumah saya, angkat kaki kamu. Jangan buat nama keluarga malu cuma karena kelakuan kamu" suara Arkan meninggi.
"Nabilla gak akan keluar dari rumah ini. Titik" sahut Nabilla dengan tegas.
"di bayar berapa lo, sampe mau aja jual ************" Stella sambil melirik dengan hinaan pada Nabilla.
"lumayan lah, bisa buat beli omongan lo" jawab Nabilla, membuat Arkan mengambil sapu.
Plakkkk
Plakkkk
Plakkkk
Plakkkkk
Kerasnya pukulan sapu pada tubuh Nabilla membuatnya patah menjadi dua, kepala Nabilla telah berdarah.
Badannya terasa lemah sambil berpegangan pada meja.
Arkan kepalang amarah menjadi kalap seketika, dengan melepas gesper untuk mencambuk tubuh Nabilla.
"bunda tolong Billa " batin Billa.
"DASAR KURANG AJAR, PEMBANGKANG, PELACUR MURAHAN KAMU" hina Arkan dengan menjambak rambut Nabilla.
"DENGAN KAMU YANG MENJUAL DIRI, MAKA AKU TAK AKAN REPOT REPOT MEMBERI MU UANG LAGI" lanjut Arkan mendorong kepala Nabilla, hingga terbentur.
"ENYAHHH DARI SINI, AKU TAK INGIN SAAT INI RUMAHKU TERNODAI OLEH ****** SEPERTI MU" menyeret Nabilla menuju keluar rumah.
"enggak yahh... Nabilla gak mau. Ampuni Nabilla yah, Nabilla gak mau keluar. Ini udah malam yahh Nabilla takut" Nabilla mulai menangis, keadaannya saat ini tak mampu membuatnya pergi.
Tubuhnya lemah, ditambah kepala sangat sakit akibat benturan yang dilakukan Arkan.
"AKU TIDAK PEDULI NABILLA, AKU INGIN SAAT INI KAMU ENYAH. AKU AKAN MEMBIARKAN MU KEMBALI ESOK ATAU LUSA" bentak Arkan terus menyeret Nabilla.
"enggak ayahhh... Enggak mau. Nabilla mau disini ayah. Badan Nabilla sakit " tangis Nabilla makin pecah dan menyayat, Stella yang melihat itu hanya tersenyum mengejek.
Nabilla bersujud bahkan bersimpuh dikaki Arkan.
"ayahhh Nabilla mohon hisk... Biarin Nabilla di sini. Badan Nabilla sakit, Nabilla gak kuat ayah" adu Nabilla.
Brakkkk
Arkan mendorong Nabilla hingga tersungkur kelantai.
Dengan kasar pula ia menutup pintu rumah itu dengan keras.
"ayah Nabilla harus pergi kemana, tempat Nabilla pulang hanya rumah ini" lirih Nabilla.
"AKHHHHHHH,,, TUHANNNNN. NABILLA LELAHHH TUHANNNNN, NABILLA CAPEEEE. NABILLA MAU KETEMU BUNDA AJA" teriak Nabilla menjerit merasa frustrasi.
...***...
__ADS_1
Nabilla berjalan tertatih, dia duduk dipinggiran jalanan besar dengan menggenggam handphone tanpa membawa apa pun.
...Devil❤️...
...___________...
...Calling...
^^^Rey|^^^
|Iya sayang ada apa?
^^^K-kamu dimana?|^^^
|Aku dirumah Bella.
^^^Kamu bisa jemput aku kan.|^^^
|Aku gak bisa ninggalin bella.
^^^Aku mohon, aku perlu kamu.|^^^
|Aku gak bisa, bella lebih perlu aku.
^^^Plishhh. Aku mohon.|^^^
|Aku gak bisa by, tolong ngertiin aku.
Atau aku kirim pengawal aku buat
jemput kamu yah.
^^^Aku mau kamu rey, apa susah jemput|^^^
^^^aku. ^^^
|Bella demam tinggi, aku gak bisa
tinggalin dia sama sekali.
^^^Kamu hebat rey... Aku salut sama|^^^
^^^kamu. ^^^
^^^Kamu perhatian sama bella dari pada ^^^
|Bukan gitu sayang.
^^^Udah rey, aku cuma mau kamu. Kalo|^^^
^^^kamu gak bisa ya udah. ^^^
|Aku bukan gak bisa billa, tolong
ngertiin aku. Kamu jangan egois
dong.
^^^Hahhaa egois kamu bilang. KAMU|^^^
^^^LEBIH ENGOIS REYHANNNN, KAMU ^^^
^^^ SELALU MENTINGIN BELA DARI ^^^
^^^PADA AKU. PACAR KAMU BELA ATAU ^^^
^^^AKU SIH. (teriak Nabilla mulai emosi) ^^^
|GAKK USAHH NINGGIIN SUARA
KAMU, KAMI ITU KEKANAKAN
BANGET. APA KAMU GAK BISA HAH,
NGERTIIN AKU SEKALI AJA.
^^^AKU UDAH NGERTIIN KAMU|^^^
^^^REYHAN, APA SUSAH BUAT KAMU ^^^
^^^NINGGALIN ****** ITU.HAH! ^^^
|JANGAN KURANG AJAR NABILLA.
BELLA BUKAN ****** JAGA
__ADS_1
UCAPAN KAMU.
^^^HAHHAHAHAH HEBAT REY, DALAM|^^^
^^^SEKETIKA KAMU BERUBAH SAYANG ^^^
^^^SAMA AKU, DALAM SEKETIKA JUGA ^^^
^^^AKU PERGI DARI AKU. ****** ^^^
^^^TETAP ****** SELAMANYA AKAN ^^^
^^^TERUS JERAT KAMU REYHANNNN. ^^^
|TUTUP MULUT LO SETAN, CUKUP
NGATAIN BELLA ******.
DEGG
^^^KALO KAMU GAK BISA SAMA AKU|^^^
^^^BILANG, JANGAN KAYAK GINI. ^^^
^^^NGAKU AJA KALO KAMU SUKA ^^^
^^^BELLA KAN ^^^
|IYA, GUE SUKA SAMA BELLA. PUAS
LO
tuttt tuttt.....
Nabilla mematikan dengan sepihak panggilan tersebut.
...***...
"siapa Rey, kok lo marah gitu" tanya Bella lembut, namun penuh kebusukan.
"bukan siapa siapa, cuma masalah kantor" kemudian menghampiri Bella.
"masih sakit" lanjut Reyhan, kemudian membelai surai halus milik Bella.
"masih, elo tetap di sinikan" tanya Bella sambil memang jari Reyhan.
"gue disini, nemenin lo. Udah istirahat lagi yukk" Reyhan membawa Bella kekamar, kemudian mengelus kepala Bella agar tertidur.
"gue sayang lo" ucap Bella lembut.
"gue juga" balas Reyhan tersenyum lembut.
...***...
Ditengah jalan, hujan mulai turun dengan deras membasahi tubuh penuh luka. Nabilla menangis sambil meraung ditengah guyuran hujan, memukul dadanya yang terasa sesak.
"AKHHHHHHH.... Kenapa bunda. Kenapa gak ajak Billa kesana, Billa sakit bunda. Disini sakit bunda... Dan looo yang orang tua gue, kenapa lo tega buang gue.. Kenapa lo lahirin gue, kalo lo sendiri ninggalin gue" Nabilla menatap hujan yang turun sambil menangis tersedu sedu.
"gue cape.... Gue lelah sama takdir yang tuhan buat." Nabilla menutup mata merasakan sakit teramat pada hatinya.
Kemudian dari arah belakang seseorang membekap mulut Nabilla, Nabilla memberontak namun tenaga nya sudah terkuras habis hingga tak mampu melawan.
" mainn yukk, mumpung ujan" ucap laki laki berbadan besar dan berbau minuman.
" le... Lepasin gue. Gue mohon jangan sentuh gue" Nabilla menangis.
"gak semudah itu sayang, kita puas lo bebas. Gimana?" laki laki itu kemudian menyobek baju atas Nabilla, Untung yang terobek hanya bagian bahu.
"jangan sentuh gue" pekik Nabilla.
Plakkk
Para lelaki bejat itu menampar Nabilla, hingga membuat Nabilla menangis dan meringis sakit, hancur sudah jika ini sampai terjadi.
Hanya berdoalah yang mampu Nabilla lakukan.
Tinnnnnnnnnnn
Suara klakson mobil membuat para pria itu kabur, seorang pria bertubuh tegap menghampiri Nabilla dengan mata yang memerah menahan tangis.
"Nabilla" lirihnya.
Nabilla tersenyum melihat laki laki itu, kemudian mengulurkan tangannya ingin dipeluk.
Saat ini dia rapuh, hanya bahu pria ini yang bisa menyalurkan rasa hancurnya.
__ADS_1
"maaf...." lirih pria itu.