
5 tahun kemudian kini Zaki dan Kia sudah menjadi bocil bocil yang menggemaskan dan segala tingkah unik membuat gaduh satu mansion.
"ZAKIIII, KIAAA.....KELUAR KALIAN" teriak membahana dari seorang wanita yang menyandang status menjadi ibu mereka.
Dua bocah itu langsung bersembunyi dibalik Reyhan "Ayo sini kalian, gak usah sembunyi sembunyi dibelakang daddy kalian" Nabilla berkacak pinggang menatap anaknya.
Zaki dan Kia tertunduk, sungguh amarah Nabilla melebihi macam dikandangnya "i'm corry bunda" cicit Kia.
...
...
"jangan malahin kita beldua ya bun" rengek Zaki.
...
...
"kamu kenapa sih? Kasian nih mereka kamu marahin terus" Reyhan tak tega melihat dua bocil ini sering dimarahin Nabilla walau pun memang kesalahan absurd dua bocil itu sendiri.
"bunda tanya siapa di antara kalian yang udah warnain kucing bunda jadi kuning kayak gini? Terus siapa juga yang coretin baju daddy pake lipstik bunda? Ahhh satu lagi siapa yang taroh ikan koi Kedalam kolam renang? Ngaku kalian" tanya Nabilla garang.
"Aki bun, Kia cuma ikutin maunya Aki aja bun" jawab Kia menyalahkan Zaki.
"enggak bun, itu Kia cemua yang pelintahin Aki " jawab Zaki.
"gak boleh ngelak, kalian harus dapat hukuman" titah Nabilla tak terbantah.
"aaaaaaa gak awu bunda, Kia gak awu diukum" pecah sudah tangisan kia karena amat takut dengan hukuman bundanya.
"cup cup cup kesayangan daddy jangan nangis dong, nanti cantik nya ilang sayang" Reyhan menggendong Kia dan menimang nimang agar tidak menangis.
"gak ada tapi tapian, kalian di hukum. Titik gak ada bantahan" titah Nabilla.
"kamu gak kasian apa sama mereka, di marahin terus" bela Reyhan pada anaknya.
"mereka itu salah, kamu gak usah belain. Aku marah Karena aku sayang mereka" jawab Nabilla.
"aku tau kamu sayang mereka, tapi gak di hukum juga sayang"
"kamu mau di hukum juga ya"
"e-eh maksud kamu apaan sih" Reyhan gelagapan.
"oke kamu di hukum gak dapat jatah dua bulan kedepan dan kalian berdua bocil nakal cepat beresin kamar kalian yang udah melebihi kapal pecah SEKARANG JUGA" perintah Nabilla.
Dua bocil itu langsung berlari melaksanakan perintah sang bunda "ciap bunda" ucap mereka bersama.
"dosa ape gue, kenapa anak gue nakalnya nauzubillah banget." batin nabilla sambil mengeluh dada seraya beristifar sebanyaknya.
Reyhan mendekat dan langsung memeluk istrinya dengan sayang "sayang... Masa sih hukumnya gitu ihh, gak seru ah" rengek Reyhan.
"jangan ngerengek, salah kamu sendiri belain tu bocil bocil" jawab Nabilla.
"kan aku cuma belain anak aku aja, aku kasian sama mereka"
"kasian boleh tapi jangan gitu yang ada nakalnya makin ngelunjak tu anak"
__ADS_1
"lagiankan mereka gitu ngikutin kamu"
"e-eh iya juga ya" batin nabilla.
"maksud kamu apa bilang gitu, kamu mau bilang aku dulu bandel gitu iya" sungut Nabilla.
"enggk gitu sayang... Ihh kok jadi gini sih" jawab Reyhan.
"hukuman tetap hukuman, gak ada tawaran" titah Nabilla melepaskan pelukan Reyhan dan langsung naik kelantai atas menuju kamar anak anaknya.
"yahhhh nyolo lagi gue, nasib memang punya istri jahatnya kelewatan" gumam Reyhan kemudian melangkah pergi menuju ruang kerjanya.
***
Ceklek
Kedua bocil itu menoleh pintu yang terbuka, menampilkan sang bunda dengan senyum manis menghampiri mereka.
"cape?" tanya Nabilla pada anaknya.
"cape banget bun, pegel cemua badan kia" rengek Kia langsung menuju pangkuan Nabilla.
"aki ugha cape bun, pengen peyuk bunda" Zaki pun merengek manja pada sang bunda.
"ughhh ternyata kesayangan bunda cape" Nabilla mengusap wajah kedua anaknya dengan sayang dan mencium kening mereka.
"Zaki sama Kia sekarang istirahat ya" ucap Nabilla lembut.
"ama bunda ya" pinta kia langsung diangguki Nabilla.
Kini di sisi kiri Nabilla ada zaki dan disisi kanan ada zakia, mereka memeluk Nabilla dengan sayang.
"maafin kia ya bun, ucakin liptik bunda di aju daddy" ucap Kia sedih.
"udah gak papa, bunda gak marah kok sama kesayangan bunda ini. Yang penting kalian jangan ulangan ya sayang." pinta Nabilla.
"iya bunda" jawab zaki dan zakia.
Nabilla menepuk nepuk punggung kedua anaknya dengan halus hingga mereka tertidur dengan pulas dan nyaman di pelukan Nabilla.
Nabilla tersenyum "makasih udah jadi malaikat bunda" ucap Nabilla pelan pada kedua anaknya.
***
"sayang bangun yukk... Udah sore ini" Nabilla membangunkan kedua anaknya.
"bental bunda" ucap kia.
"di bawah ada Kaira dan David lohh, yakin gak mau bangun" ucap Nabilla.
Sontak dua bocil itu langsung bangun mendengar nama yang di sebutkan oleh sang bunda.
"ada aila dan avid bun" tanya Kia langsung di angguki oleh Nabilla.
"yeyyyy ada ailaa" Zaki jingkrak jingkrak senang.
"sekarang kalian berdua mandi, bunda tunggu di bawah ya" ucap Nabilla.
Zaki dan Kia langsung menuju kamar mandi, mereka bersiap sesuai perintah Nabilla.
Nabilla turun kebawa menghampiri para sahabatnya "maaf ya lama, biasa tu dua bocil susah banget di bangunin" ucap Nabilla.
__ADS_1
"santai aja kali Bill, biarin aja namanya juga anak kecil" sahut Naira.
"Aila mau Aki mom" rengek Kaira pada Naira.
"Sabar sayang, Zaki nya lagi siap siap mau main sama Kaira entar" jawab Naira.
"Gemes bangt sih" Nabilla menoel noel pipi cabby Kaira.
Naira telah menikah dengan agam setelah Nabilla melahirkan kini mereka telah di karuniai putri yang cantik bernama kaira sabila berusia 4 tahun.
"iya Bill, lagian kita juga baru sampai kok" ucap Killa sambil memangku David. Killa telah menikah dengan renald tak jauh selesainya acara pernikahan naira,mereka juga di karuniai putra bernama David aditama berusia 4 tahun. Anak yang super cuek dan dingin saat bersama orang lain, namun akan jail saat bersama sang kembar dan juga kaira.
"David makin ganteng aja sih" ucap Nabilla.
"ya produk gue mah pro makanya ganteng nya semakin meningkat" bangga renald.
"sombong banget lu, cakepan juga si kembar gue" sindir Reyhan.
"biarin yang penting punya gue gak kalah ama punya elu" ucap renald.
Agam hanya mengeleng kepala melihat tingkah sahabatnya "ni lagi atu, nempel mulu ama Naira. Emang lu gak bosen apa Nai di tempelin ni orang" tanya Killa.
"iri bilang bos" singkat dan padat jawaban sang Agam.
Vino duduk dengan wajah cemberut melihat kemesraan keluarga sahabat nya sungguh ia iri, namun entah kenapa sulit baginya menaruh hati pada sang wanita, padahal umurnya sudah memasuki 25 tahun.
Jangan tanya soal ziko sahabat karip vino, dia telah keluar negeri mengurus perusahaannya. Hingga sekarang ia belum bisa kembali ketanah air.
"elu kapan si vin nikah ya? Banyak mau sih lu makanya jomblo melulu" ejek killa.
"nanti juga ada jodoh gue" ucap vino.
Tiba tiba sang kembar muncul dengan wajah bahagia, apalagi vino menatap sang kembar dengan Sumringah.
"kiaaaa,,, uncel kangen" vino langsung berlari dan memeluk kia dengan gemas.
"uncel" teriak kia membalas pelukan vino.
Vino mencium gemas wajah kia yang Mungil dan juga lucu.
"hay brooo" sapa vino pada zaki dan langsung memeluknya Juga.
"hay omm... Tulunin aki. Aku awu ama aila" ucap Zaki langsung turun dari gendongan Vino dan berlari memeluk Kaira dengan senang.
Mereka yang melihat pun tersenyum gemas dengan para bocil yang bertingkah lucu didepan mereka.
"kangen uncel" ucap Kia langsung memeluk leher Vino , Vino menggendong Kia dan mendudukannya di pangkuannya.
"elu udah cocok jadi bapak, tinggal cari istri aja lu" ucap Reyhan.
"iya entar anak lu jadi bini gue" celetuk Vino sambil mencubi dengan gemas pipi kia.
"ngadi ngadi lu, ogah gue punya mantu kayak lu. Mau jadi pedofil lu" ucap Reyhan.
"tolakan adalah terimaan" Vino dengan senyum mengejek.
"apaan sih lu, awas aja lu ye" ucap Reyhan.
"kia mau gak nikah ama uncle" tanya Vino dengan wajah memelas pada kia.
"kia awu uncle, yeyyy kia nikah ama uncle" Kia kegirangan.
__ADS_1
"anak lu aja aja mau, masa elu enggak" ejek Vino.
Langsung saja mereka tertawa melihat kekalahan Reyhan berdebat dengan Vino yang notaben nya otak sengklek yang gak bakalan terkalahkan jika adu mulut.