MURID CINTA KU

MURID CINTA KU
27. REBILA SEASON II


__ADS_3

Setelah satu bulan kematian Nabilla, kini gadis cantik itu duduk di makam ibunya sambil membawa bunga mawar merah.


"hay bunda cantik" sapa Zakia sambil mengusap nisan itu dengan lembut.


"gimana bunda disana, nyaman banget ya bun. Sampe gak pernah datang Kedalam mimpi kia" Zakia sedikit mengusap air matanya.


"bunda....tiga hari lagi Zaki nikah dan Kia bakalan sendiri. Bunda..." ucap Zakia terhenti, ia menutup mulut nya menahan isak tangisnya.


"bunda, Kia kangen bunda. Kangen omelan bunda, masakan bunda, sama semua kenangan kita. I'm miss you so much" Zakia mencium nisan Nabilla.


Hingga tangan kekar menepuk pundak kecil itu.


"hay sweety" sapa seseorang itu tak lain adalah David yang mengawasi Zakia dari kejauhan hingga akhirnya ia tak sanggup lagi berjauhan dengan kekasihnya.


"David"


"yes... Ini aku sayang, kenapa nangis disini hm" tanya David.


"kangen bunda"


David mengangguk dan membawa Zakia Kedalam pelukan hangatnya.


"jangan nangis, entar tante Nabilla sedih. Dia gak mau putri cantiknya nangis mulu" jelas David.


"Tapi kangen banget sama bunda" ucap Zakia.

__ADS_1


David mengurai pelukannya dan menghadap makam Nabilla.


"tante maafin David gak bisa seromantis laki laki lain di luar sana buat bahagiain anak tante, tapi disini dengan tante yang udah di surga. David mau lamar Zakia buat jadi istri serta ibu dari anak anak David"


Kemudian David menatap Zakia menggenggam tangan itu kemudian mencium ya.


"aku mungkin gak bisa kasih kebahagian seperti yang tante Nabilla kasih ke kamu, tapi aku ingin jadi pengukir kebahagian tanpa jeda. Mengukir kebahagian yang abadi dalam ikatan suci"


"Zakia Aliandra Putri Will you marry Me" ucap David.


Zakia meneteskan air matanya, terharu sungguh. Dimana ia mendapat luka, disitu pula tuhan menghadirkan obatnya.


"yes I Will" jawab Zakia.


David tersenyum dan memaksakan cincin itu pada jari manis Zakia.


Setelah itu David membawa Zakia pulang ke rumahnya.


***


Kini mansion Reyhan nampak ramai dengan kedatangan Killa dan Renald setelah acara prosesi lamaran untuk Zakia.


Reyhan tersenyum menatap kedua anaknya "satu langkah lagi by" Gumam Reyhan seolah berbicara dengan istrinya.


"setalah itu kebahagian akan menyambut segalanya" lanjutnya.

__ADS_1


Tak lama Zakia menghampiri Daddy ya dan memeluk laki laki yang ia sebut cinta pertamanya.


"Daddy....sama Kia terus ya" rengek Zakia.


Reyhan mengelus pucuk kepala anaknya dengan sayang "sayang, kan udah ada calon suami. Masa daddy sama Kia entar bunda cemburu lo" jelas Reyhan.


"bunda kan udah di surga" murung Zakia.


"iya ya, bunda seneng banget disurga sampe lupa sama Daddy. Entar Daddy marahin aja bundanya ya biar gak lupa sama Daddy" ucap Reyhan menerawang kedepan dengan tatapan kosong.


"jangan marahin bunda, entar bunda nangis" Zakia mengeleng dengan mata mulai sembab.


"hey kok nangis sih, entar make up ya luntur lohh sayang" Reyhan mencium pipi anak perempuannya dengan gemas.


"sama seperti kamu by, duplikat kmau banget" batuan Reyhan menatap anak perempuannya.


"kapan tanggal pernikahannya" tanya Reyhan.


"bareng pre wadding sama Zaki dad" jawab Zakia.


"jadi istri entar harus nurut sama suami, kalo nurut entar daddy kasih kejutan buat Kia" ucap Reyhan.


Zakia mengangguk dan tersenyum lebar.


"apa kejutan nya"

__ADS_1


"Rahasia"


__ADS_2