MURID CINTA KU

MURID CINTA KU
3. REBILA SEASON II


__ADS_3

Zakia mengayunkan kakinya di bangku halte, ia menunggu taksi yang lewat namun sialnya tak ada satupun taksi berhenti.


Hingga suara klakson mobil mengagetkannya.


TINNNN... TINNNN... TINNNN


Mobil itu menepi dan menurunkan kacanya.


"kiaaaa.... Nungguin apa kamu?" tanya seseorang dari dalam mobil


"uncle" pekik zakia senang.


"iya ini uncle, kamu nungguin apa? Kemana zaki" yap dia vino.


"nungguin taksi tapi gak ada yang lewat, zaki latihan sampe sore makanya kia pulang duluan" ucap zakia cemberut.


"ya udah, ayo bareng uncle aja" ajak vino, zakia langsung menganggukan dan masuk Kedalam mobil vino.


"kia udah makan?" tanya vino.


"belum uncle"


"ya udah kita ke mall makan ya" ajak vino.


"ice cream dan boneka beruang ya uncle" pinta zakia.


"iya cantikkk, apa pun buat cantiknya uncle" vino mengelus lembut pipi chubby kia dengan sayang.


Zakia yang dipuji cantik pun langsung merona bagaikan kepiting rebus, hanya dengan pujian vino padanya.


"ihhh kenapa ini... Kok merah sihh. Gemes dehhh" goda vino.


"ihhh uncle... Kia malu tau."zakia menutup wajahnya dengan telapak tangan.


" sini kiss uncle dulu "ucap vino sambil membuka kedua tangan zakia yang menutup wajahnya, dengan secepat kilat vino mengecup bibir semanis cheery itu.


" manis " batin vino, zakia hanya bisa diam dan menegang sambil menatap vino. Sungguh vino sangat tampan rahang koko, tubuh atletis, wangi mint yang menggoda. Umur yang 37 tahun seperti umur 28 tahun tak ada keriputan bahkan uban yang ada hanya wajah tampan bak pangeran.


Vino yang melihat zakia dia kembali mengecup bibir semanis cheery itu, tak lama ia ******* bibir kia dengan lembut menahan tengkuk zakia agar memperdalam ciumannya.


Zakia yang terbuat pun membalas ciuman itu walau sidikit kaku karena itu firsh kiss nya.


Vino menyudahi ciuman manisnya, mengusap bibir kia dengan lembut "jangan sampai ini dicicip orang lain, cukup uncle aja. Paham!"ucap vino.


Zakia menganggukan dan menundukkan kepala karena wajahnya sudah panas karena malu.

__ADS_1


Vino tersenyum dan mengelus kepala kia, kemudian melajukam mobilmya menuju tempat mereka yang janjikan tadinya.


Disana zakia berbelanja dengan banyak barang, vino menuruti semua keinginan gadisnya, yap gadisnya yang ia klaim beberapa waktu lalu.


Sampailah mereka Disebuah restoran yang ada di mall itu, zakia yang semangat memesan berbagai macam makanan.


"kamu yakin bakalan abis makan semua itu" tanya vino duduk disebelah zakia.


"porsi makan kia emang segini kok uncle, malahan lebih kalo di rumah. Daddy sama bunda stok jajan buat kia banyak banget" jelas zakia.


"makam ice creamnya jangan banyak, nanti kamu sakit perut" ucap vino.


"iya uncle"


Setelah makanan tersaji, zakia langsung melahapnya tanpa rasa malu sedikit pun. Karena zakia adalah orang yang mudah lapar, namun walau memakan banyak makanan tubuh zakia tak pernah gendut.


Dari arah belakang terdapat seseorang wanita dengan gaun merah sedikit terbuka dibelahan dadanya menghampiri meja mereka.


"vino" sapa wanita itu pada vino.


"shera?" ucap vino.


"iya ini gue shera, kamu apa kabar" shera langsung memeluk vino didepan mata zakia, tak lupa pula wanita itu mencium kedua pipi vino (cupika cupiki ya gaes😂)


"kapan kamu ada di Indonesia" tanya vino sambil tersenyum.


"kapan kamu balik kesingapur?" tanya vino kembali.


"empat hari lagi aku balik Singapura, tapi aku mau jalan jalan dulu"


"emang kamu mau jalan jalan kemana" tanya vino kembali.


"gak tau aku, karena gak punya temen jalan ya susah jadinya" jelas shera.


Zakia yang di anggap angin pun menatap datar kedua pasang manusia yang tak menyadari kehadirannya.


" ya udah besok kita jalan gimana" usul vino membuat alis zakia terangkat.


"boleh, oke besok ya, ohh iya ini siapa kamu vin? " tanya shera sambil melirik sinus zakia.


"ohhh ini... Anak temen aku nama zakia" damn, ucapan vino bagaikan bogam menghancurkan hati zakia.


"terus tadi lu ***** gue di mobil apaan, gedeg gue" batin zakia


" dan zakia kenalin ini shera" ucap vino, zakia hanya tersenyum tanpa mengulurkan tangan sucinya pada wanita kurang belaian ini.

__ADS_1


Shera yang merasa tak dihormati bocah ingusan seperti zakia pun langsung pamit dengan nada menggoda pada vino.


"siapa uncle tadi" tanya zakia.


"uncle udah ngincar dia lama banget, dan sekarang baru kesampaian" jelas vino tanpa memperhatikan perubahan ekspresi zakia.


"dan kia... Masalah di mobil tadi lupain ya. Uncle gak sengaja"


"it's oke uncle, gak papa. Zakia bakalan lupain kok" jawab zakia dengan tatapan datar ke arah vino.


Setelah menyelesaikan makanannya vino langsung mengantar zakia pulang tanpa singgah terlebih dahulu.


***


TOKK... TOKK


Kamar zakia diketuk oleh Nabilla sang bunda tercinta "makanan udah siap, turun yuk makan" ajak Nabilla.


"kia gak laper, kia mau tidur bun" zakia menjadi lesu semenjak ucapan yang dilontarkan oleh vino.


"makan sayang, entar lambung kamu sakit loh" tutur Nabilla lemah lembut.


"gak mau bun, gak mau" ucap zakia langsung membungkus seluruh tubuhnya dengan selimut.


"fuhhh...." Sudah sekian kalinya Nabilla merayu zakia untu makan namun jawabannya selalu sama.


Nabilla turun kebawah menghampiri suami dan anak laki lakinya "gimana bun, kia masih belom. Mau makan ya" tanya zaki.


"belum bang, kayaknya ade lemes gitu deh" ucap Nabilla.


"ya udah abang aja yang bujuk ade" ucap zaki.


"ajak dengan lembut zak" titah Reyhan ayah si kembar.


"oke dad"


Zaki menuju kamar zakia, dia menyingkap selimut yang menutup tubuh zakia. Dengan. Perlahan dan pasti zaki mendengar isak isakan kecil dari zakia.


Zaki langsung membalikkan tubuh zakia, dan melihat wajah zakia yang sudah basah karena air mata. Zakia langsung terisak saat memandang wajah zaki, tangisan zakia langsung menusuk jantung zaki.


Sungguh ikatan batin keduanya amat kuat "kia,, lu kenapa" zaki mengusap. Air mata yang membasahi pipis zakia.


Zakia terus terisak dan langsung memeluk zaki menyalurkan rasa sakitnya di pelukan pria yang amat ia sayang setelah ayahnya.


Zaki dengan lembut menepuk punggung zakia, dan mengerahkan pelukannya.

__ADS_1


Yuuukkkk bisa yukk, apa Zakia akan tetap berjalan pada kisah cintanya, atau kah berakhir dengan kisah satu pihak?


Gimana nih kelanjutan cerita si kembar, siapa kah yang kisah yang berjalan mulus, atau takdir mereka akan sama.


__ADS_2