
Hari minggu adalah hari paling terburuk yang dijalani oleh gadis mungil bak boneka.
Saat ini Zakia hanya mengayunkan kakinya didalam kolam renang, sungguh ini membosankan.
Tinggg.
...David...
...----------------------...
...Online...
|hay sweet sedang apa hm?
^^^Main air dan ini membosankan☹️|^^^
|mau ke caffe choco atau pantai?
^^^Aaaaaaa.... Mau dua duanya|^^^
|siap siap, aku jemput.
^^^siap bos|^^^
Dengan cepat Zakia menuju kamarnya dan langsung mengganti pakaiannya menjadi pakaian santai, kaos over size, celana jeans, sepatu dan tas kecil serta topi bertengger manis dikepalanya.
15 menit kemudian sampai sudah tujuannya dimansion tuan putri itu, David memarkirkan motornya.
Tinggi... Tong
Bell mansion berbunyi, seseorang wanita paru baya keluar dengan senyuman sopan pada David.
"assalamualaikum" Salam David.
"Waalaikumsalam den David, cari non Kia ya?" tanya wanita paru baya itu.
"iya bi"
"ya udah den, monggo masuk dulu. Non Kia masih siap siap" wanita itu dengan sopan membuka pintu untuk David masuk.
"om rey ada bi?" Tanya David dengan sopan walau wanita itu hanya seorang pembantu namun ia masih ingat sopan santun.
"ada den, tuan di ruang tengah" jawabnya.
"ya udah, saya kesana aja bi." ucap David kemudian menuju ruang tengah.
***
Di ruang tengah Reyhan sedang asik mengurus berkas berkas perusahaan dileptopnya.
Dari kejauhan ia melihat David, dengan senyuman manis Reyhan berdiri dan menghampiri anak sahabatnya itu.
"wahhh si tampan datang nih by" ucap Reyhan membuat Nabilla menoleh dan menyambut David dengan hangat.
"mau jemput Kia ya?" tanya Nabilla, lalu diangguki oleh David.
"gimana kabar daddy dan mommy?" tanya Reyhan.
"baik om, semakin baiknya bikin gak betah dirumah" jawab David jujur membuat Reyhan tertawa, Renald dan Kila ada dua pasang manusia yang lupa umur jika sedang berduaan.
"Sabar son, nanti kamu juga akan paham" ucap Reyhan sambil menepuk bahu David.
Zakia langsung turun dan menghampiri David dengan senyum mengembang.
"udah lama nunggunya"
"gak kok, udah siap" tanya David.
"udah, yukk berangkat" Zakia menggandeng tangan David seperti anak kecil.
"kalo gitu David izin bawa princess om jalan jalan yah" ucap David sopan.
__ADS_1
"hati hati di jalan" jawab Reyhan dengan senyuman.
Dua sejoli itu pun meninggalkan mansion keluarga Aliandra, menuju tempat tempat yang sudah diinginkan gadis Mungil itu.
Zakia memeluk erat David, entah rasa nyaman selalu muncul saat bersama laki laki satu ini.
David menepuk nepuk lembut tangan Zakia yang memeluknya, menyalurkan ketenangan disana.
***
Disebuah apartemen mewah tampak seorang laki laki dengan tampilan berantakan duduk disofa.
Yapp laki laki itu adalah vino, dia sedang dilanda keresahan karena Shera akan pergi ke luar negeri untuk pemotretan.
"kamu seriusan bakalan kesana" tanya Vino.
"aku serius, itu perdana banget dan aku gak bisa batalin gitu aja" jawab Shera.
"berhentilah. Aku masih sanggup memberimu segalanya" pinta Vino.
"model ada cita cita ku Vin, kalo kamu gak suka aku pergi" ucap Shera kemudian meninggalkan apartemen Vino.
Vino meremas rambutnya dengan kasar, ia bingung. Akan kembali bosan jika tak ada wanita itu di sisinya.
"Kia" gumam Vino dengan senyuman.
Ia langsung bergegas membersihkan diri dan ingin mencari gadis kecil itu, bersama dengan Zakia akan sedikit mengurangi rasa bosan yang melandanya.
***
"astaga Kia, makannya pelan pelan. Gak akan ada yang ambil ice cream kamu cantikk" ucap David sambil membersihkan mulut Zakia yang belepotan akan noda ice cream.
"enak hehehe" Zakia cengengesan sambil terus memakan ice creamnya.
"ya udah puas puasin deh makannya" David mencubit gemas pipi chubby gadis disampingnya ini.
"habis ini kita nonton ya" pinta Zakia.
Zakia bertepuk tangan sambil tersenyum sumringah, membuat David semakin gemas akan tingkah lucu gadis itu.
Setelah selesai menghabisi banyak ice cream Zakia dan David segera memesan tiket bioskop dengan Genre film animasi kesukaan Zakia.
Mereka mendapatkan kursi ditengah tengah, dengan popcorn dan cola menemani mereka.
"Ahahhaha sumpah olav lucu banget" Zakia tertawa renyah melihat film yang diputar.
Jangan ditanya soal David, ia hanya sibuk menonton wajah menggemaskan Zakia.
"cantik banget sih" gumam David yang dapat di dengar oleh Zakia.
Wajah Zakia seketika merona "isshh... Ini kenapa kok merah merah sih" ucap David menoel gemas pipi Zakia.
"apaan sih, gak merah yah" Tolak Zakia dengan mengalihkan pandangannya.
"kok ngambek sih cantik" bujuk David sambil mengusap lembut pipi Zakia, membuat mata mereka beradu pandang.
Tenggelam dalam alam saling mengagumkan, tanpa peduli lagi dengan film yang terputar.
David langsung meniup wajah Zakia, membuatnya langsung sadar dan mengerjap kan mata nya berkali kali.
"liatin mulu, jatuh cinta entar" goda David membuat Zakia memukul pelan lengan kekar itu dengan jengkal.
***
Ditempat lain Vino melihat sepasang manusia sedang asik memandang langit sore.
"haiii.." sapa Vino membuat dua orang itu seketika menoleh dan kaget.
"uncle" ucap David.
Yappp seharian Vino mengikuti David dan Zakia hingga berakhir dipantai, mata jengah melihat dua sejoli itu.
__ADS_1
Padahal mereka tak bermesraan, namun membuat Vino amat malas melihatnya.
"sedang apa kalian disini?" tanya Vino.
"liat sunset" jawab Zakia tanpa menoleh kearah Vino.
Ia mengembil duduk disebelah kiri Zakia "boleh ikutan" ucap Vino.
"bole uncle" jawab David.
Mereka bertiga memandang matahari yang akan terbenam nampak cantik.
"sunsetnya kalah cantik dari kamu" bisik Vino tepat ditelinga Zakia.
Zakia menoleh dengan tatapan tajam dan kemudian kembali lagi menghadap sunset.
Dengan berani Vino diam diam memegang tangan Zakia, gadis itu berusaha melepas namun kalah tenaga.
"lepasin" bisik Zakia.
"gak akan baby" balas bisik Vino.
David tak sadar akan kedua manusia yang sedang berbisik disebelahnya, ia terlalu tenggelam menatap senja itu.
"senja mengajarkan dibalik keindahan, ada gelapan yang muncul tanpa diminta" tutur David.
Sontak Zakia menoleh kearah David, ia terpaku akan kata kata laki laki itu.
"namun digelapan akan muncul ribuan bintang, namun aku lebih suka hujan dari pada ribuan bintang" ucap David kemudian menatap Zakia dan kembali lagi menatap senja itu.
"kenapa?" tanya Zakia.
"ribuan bintang digelap malam hanya akan dipuji indahnya, sedangkan hujan akan disyukuri banyak orang akan kehadirannya yang dapat dirasa" jawab David.
"sama seperti hati, mengagumi seseorang akan kalah dengan hadirnya rasa nyaman yang terus ada" lanjut David.
"kamu puitis son" ucap Vino.
"pasti ada gadis yang sudah bertahta dihati kamu" lanjut Vino.
"ada" jawab David.
"emang David suka siapa?" tanya Zakia.
"pengen tau" ucap David, kemudian Zakia menganggukan. David mengayunkan tangan isyarat agar Zakia mendekat.
David mendekat kearah telinga Zakia "rahasia" bisik David pelan membuat Zakia mencibik kesal.
Yukkk monggo di pinang 😂
Kalian baper liat yang mana nih, kisahnya akan bikin kalian penasaran setengah mati.
_
_
_
_
_
Tim mana nih kalian?
...Zakia & Vino (ZAKVI)...
...Atau...
...Zakia & David (DAZA)...
[[ jangan lupa tinggalin VOTE! ]]
__ADS_1