
Seluruh toko sudah di datangi dan tidak ada satupun yang menerima Melli menjadi pegawai karna Melli hanya gadis lulusan SMP. Melli merasa sangat sedih dan hampir berputus asa. Tapi setiap kali Melli merasa lelah dan putus asa dia selalu mengingat keluarganya,betapa sedih hidupnya dengan kondisi keuangan yang sangat kurang. Akhirnya dia bangkit dan memutuskan untuk berjuang agar bisa mendapatkan pekerjaan.
Perjalanan yang cukup panjang dan Melli pun berhenti sejenak melepaskan dahaga.
"heuhh.. Cucanya sungguh panas,aku merasa lelah sekali.." Batin Melli sambil duduk di bawah pohon.
Tut...tut...tut...
Ponsel Melli bergetar dan langgsung mengangkatnya.
__ADS_1
"Assalamualaikum Bu?"
Melli menerima panggilan dari ibunya. "Waalaikumsalam nak,bagaimana kabarmu?" Ibu Melli dengan nada yang lirih.
"Alhamdulillah Bu,Melli baik disini,ibu bagaimana di sana? Bagaimana kabar Ghina dan Lisaa Bu?" Melli sangat peduli denga keadaan adiknya tapi dia tidak menanyakan kakaknya karna dia sangat membencinya. "Alhamdulillah ibu disini baik nak,adikmu juga sangat baik,mereka selalu menanyakan kamu, mereka sangat merindukanmu.Bagaimana dengan pekerjaan mu apakah kamu sudah mendapatkannya?" Melli sangat kaget dan bingung harus menjawab apa pada ibunya,karna sampai saat ini juga Melli belum pendapatan pekerjaan,padahal sudah hampir 1 bulan dia meninggalkan keluarganya. "Melli bingung mau bilang apa sama ibu Bu, Melli sebernya belum dapet kerjaan Bu,semua toko yang Melli kunjungi tidak menerima Melli katanya Melli hanya lulusan SMP jadi tidak bisa kerja Bu,Melli gatau harus gimana lagi Bu,tapi ibu gak usah khawatir Melli tetep semangat ko Bu, buat nyari pekerjaan dan Melli bisa bantu ibu buat biayain sekolah nya Ghina dan Lisa Bu,ibu doakan Melli aja ya Bu supaya Melli cepet cepet dapet pekerjaan ya Bu." Ucap Melli dengan tegar.
"Yaudah Bu, Melli sekarang mau jalan lagi nyari pekerjaan ya Bu,nanti kalo Melli sudah dapet pekerjaannya Melli kabarin ibu ya. Assalamualaikum Bu." Melli mengakhiri telponnya.
"Iya nak hati hati dan tetap semangat,.Waalaikumsalam."
__ADS_1
Secepatnya Melli berdiri dan mulai langkahnya. "Semanggattttt.. Pokonya hari ini Kamu harus dapet pekerjaan Melli haruss ,semangat Melli semangatttt..." Teriak Melli sambil berjalan dan merpikan paikannya.
Setelah jauh perjalannan akhirnya Melli menemui sebuah toko jus. "Permisi pa, emm saya sedang mencari pekerjaan pa,apa saya bisa bekerja disini?Saya bisa ngepel,sapu sapu,nyuci piring,masak dan banyak lagi pa saya bisa semuanya." Ucap Melli dengan sangat yakin. "Maaf non saya tidak membutuhkan pegawai untuk mengepel atau semacamnya,tapi jika non mau bejualan jus keliling.." Ucapan tukang jus itu terpotong. "Iya pak saya bisa saya bisa pa,kalo hanya jus keliling mah saya bisa banget paaa." Melli dengan sangat gembira menerima tawaran bapak tukang jus. "Terus pa saya kapan jualannya?" Tanya Melli pada bpak tukang jus. "Kalo kamu mau, sekarang juga bisa." Ucap bapak tukang jus. "Beneran pa? yaudah sekarng deh saya jualannya pak."
"Jus....Jus...Jusss... Panas panas gini minum jus uhhhhh... seger tenan.... Ayooo di belii jus nya sehat bervitamin ....." Teriakan Melli yang sedang menawarkan jus nya.
Melli terus berteriak dan bejalan menyusuri jalanan,Dangan panas yang sangat terik,keringat Melli bercucuran,hampir 2 jam lebih Melli berkeliling belum ada satupun yang membeli jus nya. Akhirnya langkah Melli terhenti ketika melihat seorang pemuda yang sedang membenarkan mesin mobil,Melli pun menghampiri pemuada itu dan berniat menawari jus nya.
"Permisi mas, mobilnya kenapa mas?" Melli berbasa basi kepada pemuada yang sedang membelakanginya. "Ini mobil saya mogok mbak." Jawab singkat pemuda itu. "Yaudah mas mending minum jus dulu biar seger,panas juga ini cuacanya." Melli sengaja menawarkan jus nya agar laku. Pemuda itu pun langgsung membalikkan badan nya. "Maaf ya mbak saya mau benerin mobil bukan mau minum jus." Ujar pemuda itu dengan sedikit emosi. "Lho ko gitu mas,ini kalo lagi panas gini terus minum jus duhh mas pasti wenak tenan lah mas,ayo mas saya buatin yaa." Melli yang terus merayu pemuda itu agar membeli jusnya. "Saya kan udah bilang kalo saya mau benerin mobil bukan mau minum jus,rese amat ni orang." Bentak pemuada itu dengan nada yang sangat kesal. " Yaudah si mas kalo gak mau beli gak usah pake bentak bentak kali." Ujar Melli dengan sewoot dan langsung pergi. " Dih amit amit ada ya orang kayak gitu,di tawarin baik baik malah bentak bentak." ketusnya Melli sambil berjalan dan berteriak menawarkan jus nya.
__ADS_1