Musuhku Adalah Jodohku

Musuhku Adalah Jodohku
BAB 108


__ADS_3

Melihat tak ada pegerakan dari Beby riko jalan menuju ke kamar mandi untuk mengambil handuk dan mencelupkannya ke air dan di perasannya lalu di bawanya handuk setengah basah itu ke hadapan beby dan mengelap muka Beby terutama bagian mata biar segar dan mau bangun.


Alhasil beby pun terusik tidurnya dengan apa yang di lakukan oleh riko terhadap wajahnya kemudian Beby membuka matanya dan menatap riko dengan sebal dan langsung beranjak dari tempat tidur tanpa mengucapkan sepatah kata pun menuju kamar mandi dan membanting pintu kamar mandi dengan kasar .


"BRAK.. AKH IKO MENYEBALKAN." teriaknya di kamar mandi dengan keras meluapkan kekesalannya .


Riko yang melihat Aksi yang kekasih hanya terkekeh merasa lucu dengan tingkahnya yang masih seperti anak sekolah dalam hati Riko mengatakan besok status mu akan berubah sayang dan akan menjadi seorang istri dari Riko dan yang pasti tidak akan bisa kabur lagi .


Riko menunggu Beby dengan sabar di tempat tidur dan tak pernah melepaskan pandangannya dari pintu kamar mandi yang masih tertutup dengan rapat , entah sedang apa yang di lakukan oleh Beby di dalam sana sampai 20 menit belum juga keluar dengan rasa gondok riko beranjak dan menggedor pintu kamar mandi .


"Dor... Dor Beb keluar .... Kalau nggak keluar dalam hitungan ke 3 Iko masuk nih ." ancam Riko.


"Iya.. Iya sabar napa ikh .." sahut Beby dari dalam kamar mandi yang mendengar gedoran pintu yang keras ulah Riko itu.

__ADS_1


Ceklek ... Pintu terbuka Beby keluar dengan hanya menggunakan handuk karena habis mandi dan dia pun mendongakkan kepala dan meminta pakaian bersih ke pada Riko.


"Mana baju aku ... Beby sudah kedinginan ." ucap beby dengan jutek .


"Ada di lemari ... semua perlengkapan kamu sudah aku sediakan setelah selesai cepat keluar Iko tunggu di luar ." ucap Riko dengan menunjuk lemari dan buru-buru keluar dari kamar .


Melihat Riko yang sudah keluar Beby bergegas menuju lemari dan mengambil dress tidur satin dan menyisir Asal rambut yang basah lalu langsung keluar menuju meja makan untuk makan malam dengan Riko .


Riko yang melihat kedatangan Beby yang hanya mengunakan dress tidur tanpa jubahnya hanya menhan gejolak gairahnya dan sedikit amarah ... Untung di dalam apartemen nya hanya ada ia seorang semua pengawal ada di sebelah dan berjaga di luar jadi hanya ia yang menikmati keindahan tubuh kekasihnya itu.


Beby diam tanpa membalas ucapan Riko tapi mengikuti perintah Riko Agar duduk di sebelah kursi Riko yang di duduki dan langsung makan makanannya tanpa peduli dan rasa sungkan karena sudah merasa sangat lapar.


Riko yang memperhatikan Beby makan dengan lahap pun akhirnya mengentikan makannya karena melihat cara Beby makan membuat dia kenyang dan akhirnya hanya meminum Coffee Latte miliknya sambil menatap Beby .

__ADS_1


Sedangkan beby yang di perhatikan tidak mau mempedulikannya dan lanjut makannya dengan tenang tanpa rasa malu .


" Yang kalau kita menikah gimana ?" tanya Riko dengan pandangan tak lepas dari wajah Beby .


"Ukhuk..ukhuk... kamu gila yah ." Ucap Beby dengan marah yang tersedak yang mendengar perkataan dari Ruko.


"Sudah Iko duga kamu akan menolak ... Tapi tak masalah karena mau kamu menolak atau pun gimana pernikahan akan tetap berlangsung besok." Balas Riko yang acuh akan penolakan Beby berikan .


"Ikh Iko nggak bisa begitu dong....ini nikah loh ... Bukan hal main-main Iko .... Please Ko jangan kaya gini... Kita dari awal nggak cocok dan Beby nggak pernah cinta sama Iko ... Beby harap Iko ngerti dan nggak maksa Ko." ucap Beby memberi penjelasan akan perasaan yang sesungguhnya kepada Riko namun nihil Riko tidak memberi tanggapan atau pun respon hanya menatap mata cantik Beby .


"Tidak masalah sayang yang penting bagi Iko adalah Beby ada di sisi Iko masalah cinta atau tidak itu tidak penting karena cukup Iko yang mencintai Beby dengan segenap raga Iko .... Kamu ngerti!" ucapnya setelah lama diam dalam keheningan riko menjawabnya dengan menatap tajam Beby .


Beby hanya bisa membuang nafas dengan kasar atas apa yang Riko ucapkan kepadanya tanpa mempedulikan perasaannya dia masih Riko yang dulu yang selalu egois dan dominan dan Beby membenci itu semua.

__ADS_1


Beby meletakan sendok makanya dengan kasar dan langsung beranjak dan masuk ke dalam kamar yang semalam ia tempati dan mengunci pintu dari dalam untuk mengurung diri sebagai bentuk protes terhadap sikap dan keputusan Riko ambil tanpa persetujuannya .


__ADS_2