
Riko pulang dengan tangan hampa dan emosi yang memuncak ulang kekasihnya yang sedang bersenang- senang dengan temannya itu.
Sedangkan beby sedang menikmati semangkok bakso pedasnya dengan para sahabatnya sambil menonton drakor .dia merasa menemukan hidupnya lagi setelah beberapa hari ini di atur dengan pria brengsek riko , dalam hati berdoa semoga kenyamanan dan kesenangan ini kan dia rasakan selamanya .
Persetan dengan riko masalah hati dan cinta itu tidak bisa di paksakan mau bagai manapun dia memaksanya tidak akan pernah tumbuh rasa cinta itu apalagi dengan sikap kasar dan posesifnya itu.
" beb besok kan hari sabtu .... Besok keita jalan yuk ke alun-alun kota ... Katanya ada bazar di sana dan parahnya bazar itu udah hampir 1 minggu dan kita belum ke sana ... Gimana ? Ajak keni dengan antusias
" wih pasti banyak makanan sama novel murah nih .... Ayok dah .... "balas beby semangat
"kalau lu gimana sit ??? Ikut nggak??? Tanya keni
"lihat besok aja yah ... Nggak bisa janji lu kan tahu kalau setiap hari sabtu gw mesti bantu di tempat makan ibu gw .." balas siti dengan sendu
" tenang kalau lu nggak ikut kita beliin oleh -oleh sit... Hehehe' balas keni menenangkan sahabatnya
" bener sit... Apa yang keni bilang.." ucap beby dengan senyum manisnya
"okay ... Gw tagih nanti janji lu ..lu pada .." balas siti dengan senyum lebarnya
Dan mereka menikmati lagi tontonan drakornya dengan penuh canda dan tawa diantara mereka sampai tertidur di depan tv yang menyala .
sampai keni yang terbangun duluan dan melihat jam yang sudah menunjukan pukul 17.00 dengan kaget dan panik keni membangunkan beby dan siti yang masih tertidur dengan pulas.
__ADS_1
" bebz... Sit... Bangun ... bebz... Siti bangun dong ... sudah sore nih .." ucap keni membangunkan beby dan siti
" eeughh.. Apa sih ken .. Berisik tahu .... " balas beby dengan ogah-ogahan dia bangun dan duduk bersandar di sofa
" tahu nih keni ... Udah kaya kemalingan aja berisik banget .." timpal siti yang ikut mengomel
" haii... kalian berdua lihat jam di dinding ... Sudah jam berapa sekarang ... Dan lu bebz lu mau pulang atau mau tidur di rumah siti? " tanya keni dengan menahan emosi
" ekh buset ... Waduh ini sudah ke sorean keni... Kenapa lu nggak bangunin gw dari tadi coba ... Akh pasti kena omel mimi ." beby mengomel sambil berlari ke westafel untuk cuci muka dan bersiap pulang
" tahu akh gelap bebz.... Kasih tahu salah nggak di kasih tahu nambah salah ... Gw selalu salah di mata indah lu.." jawab keni mendramatisir
"sudah... Sudah lu mau ikut pulang nggak ken ... Gw sudah siap nih .." tanya beby dengan tampang tak berdosanya
Siti yang masih setengah mengantuk hanya diam memperhatikan kedua sahabatnya yang sableng itu dengan senyum tipisnya .
Keni dan beby pun pamit pulang kepada siti dan mereka pulang dengan naik angkot yang berbeda jurusan dan berpisah di halte dekat rumah siti.
Sampai di rumah beby langsung di sambut dengan pertanyaan yang di lontarkan oleh mimi sedangkan bapak hanya menjadi pendengar setia saja .
"bebz.. Kamu kok pulangnya sore banget ... Dari mana saja ??? Dan tumben banget pulang sendiri ngga di antar dengan nak riko ?" tanya mimi
" apaan sih mi ... Riko sibuk mi... Dan beby iya abis main ke rumah siti kangen makan bakso di sana hehehe." balas beby yang berbohong dengan mimi
__ADS_1
"beneran karena sibuk bukan karena berantem ?" tanya mimi lagi yang masih kurang percaya dengan jawaban beby
"iya mimi... Buat apa beby bohong.. Besok riko kan bakalan melakukan operasi di kakinya jadi dia sibuk menyiapkan dirinya buat ke rumah sakit
"okh gitu.... Tapi kenapa kamu tidak menemani riko " tanya mimi lagi
"bebzkan baru sembuh jadi mamah bilang beby istirahat di rumah dulu biar mbak rika sama mamah yang mengurus riko .... Gitu mi " balas beby memberi alasan yang cukup masuk akal
" ya sudah sana masuk ke dalam ... Mandi sana sudah sore terus makan " pinta bapak dengan tegas
" okay bapak .." blas beby dan bangkit dari duduknya dan masuk ke kamarnya
"pak ... Bap curiga nggak sih sama beby dan riko .. Kayanya mereka lagi ada masalah deh ?" tanya mimi
" biarkan saja mi... Itu urusan anak muda kita percayakan saja sama beby dan riko kita cukup mengawasi saja ." ucap bapak dengan bijaknya
"iya deh mimi menurut saja sama bapak " putus mimi
Dam mereka menikmati makan malamnya dengan tenang tanpa adanya pembicaraan .
beby pun hanya diam krena malas dan takut kalau bicara mimi akan menyinggung masalah riko dan itu membuat beby jengah.
Setelah selesai menghabiskan makanya beby pamit untuk masuk ke kamarnya dan membaca novel sambil mendengarkan musik .
__ADS_1