
Keni dan siti pun menyetop angkot dan langsung naik dan pulang bersama dengan perasaan tak tenang akan nasib sahabatnya itu. Namun mereka juga tak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa berdoa untuk temannya itu .
Dirumah beby bapak dan mimi sedang mengobrol dengan tamu atau lebih tepatnya mamah riko dan mbak rika yang mana kedatangan mereka untuk meminta ijin kepada kedua orang tua beby untuk memberikan ijin kepada mereka untuk membawa beby liburan selama 1 minggu ke kampung mamah , awalnya mimi dan bapak ke beratan namun mamah dan mbak rika menyakinkan mereka dan akhirnya mimi dan bapak memberi ijin tapi hanya 1 minggu dan tak lebih .
" makasih loh pak bu sudah memberi ijin kepada kami untuk membawa beby berlibur bersama saya " ucap mamah dengan ramah
" harusnya kami yang mengucapakan terimakasih dan maaf bakalan merepotkan keluarga ibu nantinya dengan anak manja itu" balas mimi
"akh tidak bu... Malah kita senang .. Beby anak yang ceria dan bisa menghidupkan suasana jadi kita senang dengan beby ... " jawab mama
" iiyaa..." sahut mimi dengan kikuk
" ya sudah bu pak kami mau pamit dulu ... Untuk keperluan beby seperti baju jangan khawatir kami sudah menyiapkannya .... Dan sekali lagi terimakasih ..." ucap mamah yang beranjak dari duduknya dan di ikuti oleh mbak rika dan mimi serta bapak
" okh iya bu... Hati-hati di jalan bu.." balas bapak dan mimi secara bersamaan dan mengantarkan kepulangan mereka sampai teras depan .
Setelah mereka pergi mimi dan bapak masuk ke dalam rumah dan mereka secara bersamaan membuang nafas secara bersamaan .
" pak... Mimi jadi khawatir sama beby... Bapak sudah telfon beby atau chat beby belum..." tanya mimi
"bapak sudah telfon beby bahkan bapak juga sudah chat beby beberapa kali tapi belum ada balasan mungkin beby sedang sibuk ... Nanti bapak coba telfon lagi mi." balas bapak
"ya sudah kalau gitu bapak sana istirahat di dalam mimi masak dulu buat makan kita ntar malam ..." pinta mimi
__ADS_1
"iya bapak capek dan pusing.... Bapak istirahat dulu mi di kamar " balas bapak terus beranjak ke kamar
Sedangkan mimi pergi ke dapur untuk memasak makanan makan malam dengan perasaan tak enak dan mengganjal di hati tapi mimi tak berani mengungkapkannya kepada bapak karena takut membuat bapak khawatir .
Kalau mimi sedang gundah gulana sambil memasak beda halnya dengan mamah dan mbak rika di mobil , meraka sedang menghubungi riko
Mamah : hallo ko.... Mamah udah dapat ijin dari orang tua beby jadi kamu boleh pergi berlibur dengan beby ,aril dan maya sayang
riko: makasih mamah sayang ... Iya riko sedang menunggu beby , aril dan maya nih kayanya masih di jalan mah
mamah: ingat jangan macam -macam sayang dan jaga beby yah ... Mamah percaya sama kamu sayang
Riko: mamah jangan khawatir riko tahu batasan lagian di villa bakalan banyak pembantu mah buat ngawasin kita
Riko: iya mamah sayang hati-hati di jalan ...
Mamah" ya sudah udah dulu yah ... Mamah udah sampai di rumah ... have fun sayang
Setelahnya sambungan terputus ... Mamah dan mbak rika tidak tahu kalau riko dan beby hanya berdua di villa maya dan aril tidak ikut menginap dan untuk pembantu yang di sebutkan pun hanya akan datang di saat pagi hari sampai siang setelahnya mereka akan pulang ke rumah mereka yanng tak begitu jauh dari jarak villa riko sekarang .
Balik ke beby dan riko yang dimana setelah selesai makan beby dan riko pergi ke kamar untuk memberi tahukan kepada beby letak pakaian dan kebutuhan beby lainnya dan setelah itu menyuruh beby untuk mandi sedangkan riko pergi ke taman belakang untuk menunggu beby yang sedang bebersih .
Riko duduk di kazebo yang terdapat di halaman belakang sambil melihat hamparan bunga mawar yang banyak terdapat di situ dengan pikiran melayang .
__ADS_1
Disisi lain beby yang sudah selesai mandi dan sedang duduk di meja rias sambil berfikir kenapa orang tuanya dengan mudah memberi ijin dan parahnya kenap baju di lemari begitu banyak dan terasa pas di tubuhnya apakah semua ini sudah di rencanakan sebelumnya oleh riko ?? Dan sejak kapan riko sudah bisa berjalan dengan normal lagi??? Dan ini sebenarnya dimana dan rumah siapa???? Begitu banyak pertanyaan beby di otak kecilnya tapi dia tidak berani untuk bertanya .
Setelah berasa cukup rapih dengan penampilannya beby mencari hp miliknya namun sayang hp yah off dan beby pun tak bisa telfon mimi atau pun bapak beby beranjak keluar untuk mencari riko untuk meminjam charger hp , namun beby tak menemukan riko di ruang keluarga beby pun menyusuri rumah sederhana itu dan menemukan riko yang sedang melamun.
Beby mendekati riko yang sedang melamun itu dan setelah sampai di hadapan riko beby berjongkok dan melambaikan tangannya namun nihil tidak mendapatkan respon , beby pun mencoba dengan memanggilnya .
" ko.. Ko.... Hai " ucap beby sambil menggoyangkan bahu riko
"hemmm... Apa sayang" riko yang tersadar pun menyahut dan menarik beby untuk duduk di pangkuannya
"ikh lepas akh... Malah arik beby sih .... Berat beby tuh ko... Awas akh beby mau bangun." ucap beby yang berusaha untuk bangkit dari pangkuan riko
" diam ... Riko kangen sama beby ... Sudah sebulan ini riko tak bertemu sama kamu bahkan meluk kamu sayang ..." balas riko dengan menahan pinggang beby dengan melingkarkan kedua tangannya dengan erat
"tapi beby nggak kangen tuh .... Malah senang nggak ketemu kamu .. Beby berasa bebas " balas beby dengan jutek
"galaknya pacar aku ... cup..cup" jawab riko dengan gemas malah mencium puncak kepala beby yang basah dan harum bau sampo
" ikh risih .. Beby nggak suka ..lepas napa sih ikh .." ucap beby ketus dan jutek
"hemmm pacarnya iku sudah berani sama iko yah .... Sudah berani ngomong jutek ke iko yah ...hemmm... Cup " balas riko dengan penuh penekanan dan riko menarik untuk berbalik menghadap riko dan tiba-tiba riko mencium beby dengan sedikit ******* bibir beby dengan intes
beby yang syok dengan apa yang di lakukan riko dan di tambah ini ciuman pertama beby tubuh beby menegang dan kaku bagaikan patung dan setelahnya dia tersadar dan mendorong riko untuk melepaskan tautannya , riko yang awalnya tidak mendapatkan penolak kan dia terus memberi serangan ******* bibir atas dan bibir bawah beby sampai tiba-tiba beby mendorongnya dengan kuat dan mengigit bibirnya sampai berdarah akhirnya ciuman itu pun terlepas dengan riko yang mendesis menhan rasa perih di bibirnya .
__ADS_1