
" Beby ada dikamar masih tidur nak riko... Beby lagi demam jadi nggak masuk sekolah dulu." ucap mimi memberi tahu.
" Apa beby demam ??? Sejak kapan ???apa boleh riko melihat beby mi?" tanya riko bertubi-tubi
"Boleh .. Tapi apa nak riko sudah sarapan ? Kalau belum sarapan mimi siapin sarapan buat nak riko ." tanya mimi
"riko sudah sarapan di rumah mi." balasnya
" ya sudah ayo kalau mau lihat beby ... Mimi antar riko ke kamar beby ." ucap mimi sambil jalan menuju ke kamar beby yang dimana riko ikut mengekor di belakang mimi .
ceklek.. Mimi membuka pintu dengan pelan agar tidak menggangu tidur beby yang nyenyak
" sini masuk ko.. Beby masih tidur ... Pintu kamar beby mimi buka aja jangan di tutup... Mimi ke belakang dulu mau nyelesaiin cucian " pamit mimi
Riko masuk ke kamar beby dan menarik kursi belajar beby supaya bisa duduk di dekat beby sambil mengedarkan pandangan memperhatikan setiap detail kamar beby yang cukup feminim dan rapih .
Setelah puas melihat dekor kamar beby yang dominan warna ungu itu riko memusatkan perhatiannya ke pada beby yang tertidur dengan nyenyak sambil megambil tangan kiri beby yang terluka dan mengusapnya dengan lembut .
"Maaf pasti sakit kamu karena ini ... iko ngelakuin ini supaya kamu tak berani meninggalkan iko bebz... Tapi iko nggak akan merasa menyesal telah berbuat begini sayang .... cup.." ucapnya sambil mencium luka di lengan beby .
"eeuughhh... " beby terbangun karena terusik dengan tindakan riko
"Kamu bangun sayang.... Mana yang masih sakit.... Hemmm mash demam tinggi kita ke dokter sekarang ." ucap iko dengan panik melihat beby yang kesakitan sambil menempelkan punggung tangannya ke kening beby .
"Nggak mau nanti di suntik sama dokter " balasnya
"Nggak akan di suntik sayang ... Ada iko yang akan mengomeli dokter nanti kalau kamu sampai di suntik ."janji riko membujuk beby agar mau berobat
'janji "? Pintanya sambil memasang muka memelas nya
" janji sayang ... " ucap iko sambil menyatukan jari kelingkingnya ...
__ADS_1
Cup ... Riko mencium kening beby
"Sebentar yah iko mau ngomong sama mimi dulu okay... Beby di sini dulu." ucapnya
"hemmm" balasnya
Riko keluar dari kamar beby mencari mimi di dapur dengan jalan pelan-pelan menggunakan tongkatnya di sampai di dapur melihat mimi yang sibuk dengan pekerjaan rumahnya .
"Mi... Riko boleh bawa beby ke dokter .. Demamnya makin tinggi .."? ucapnya meminta izin ke mimi
" ikh.. Riko kamu ngagetin mimi aja ... Kamu mau bawa beby ke dokter nanti yah mimi mau ke arisan RT bentar baru bawa beby ke dokter ..lagian beby udah minum demam ko.. Tunggu sebentar lagi demamnya pasti turun.." ungkap mimi
"Kelamaan mi... Kasian nanti mimi nyusul aja kalau nggak biar iko aja sendiri yang bawa beby ke dokter riko bisa ko." balasnya dengan tegas
" Tapi ko beby kalau sakit itu rewel ... Kamu bakalan kerepotan nanti.." bujuk mimi
"Mimi tenang aja riko bisa ko dan nggak akan kerepotan mimi percaya deh sam iko." ucapnya dengan mantap
"yakin mi." ucapnya
" Ya sudah kalau kamu yakin mah ... Mimi nitip beby yah ... Mimi nggak enak kalau absen lagi di arisan RT." ungkap mimi dengan memaksakan senyumnya
"Iya ... Mimi dateng aja dulu ke arisan ... Beby biar iko yang urus dulu .. Makasih mimi sudah percaya sama iko." ucap riko sambil tersenyum lebar
"ikh harusnya mimi nak iko yang bilang terimakasih sudah direpotin ." ucap mimi sambil menepuk bahu riko dengan lembut .
Setelah mendapatkan izin dari mimi riko dan mimi masuk ke kemar beby untuk membantu beby bersiap ke dokter , setelah beby siap mimi mengantarkan beby dan riko masuk kedalam mobil dan melihat mobil sudah jalan pergi mimi buru-buru masuk ke rumah untuk melanjutkan pekerjaannya .
Sedangkan di sekolah SMK PARIZ sahabat beby keni dan siti dari tadi sudah menunggu di depan gerbang sekolah tapi orang yang di tunggu tak kunjung datang sampai bell pertanda masuk sekolah pun berbunyi . Dengan tak bersemangat keni dan siti pun masuk ke kelas untuk mengikuti pelajaran pertama .
" Loh ken .. Sit beby mana ko belum masuk ." tegur gugum
__ADS_1
"Nggak tahu gw gum... Kayanya nggak masuk sekolah deh ." balas siti sedangkan keni hanya cuek sambil berjalan menuju ke meja belajarnya
" Tumben beby nggak masuk sekolah nggak ngasih kabar ? Apa sakit??? Tapi kemaren dia sehat-sehat aja deh ?" tanya gugum lagi
" GW juga nggak tahu gum.... Beby nggak chat ke kita ... Mungkin orang tua beby sudah telfon ke guru piket ." balas siti lagi sambil jalan menuju tempatnya
Gugum hanya diam sambil mencerna ucapan dari siti dan masih banyak pertanyaan lainnya namun gugum tidak berani untuk bertanya ke pada siti ataupun kepada keni karena gugum yakin mereka nggak akan memberikan jawaban yang di inginkan gugum dengan detailnya .
Sedangkan di sudut ruangan ada sepasang mata yang terus memperhatikan gerak gerik gugum yang tampak khawatir dengan beby tapi dia pun tak bisa berbuat apa-apa karena di sini dia hanya di suruh riko dan aril untuk jadi mata-mata riko untuk mengawasi beby teman baiknya itu.
Iya ... Dia maya teman beby meskipun maya bukan anak baik-baik tapi setidaknya maya ke beby itu baik dan melindungi sebagai seorang teman bukan malah menjerumuskan beby ke dunia dia "...." tahulah . Maya tadi sudah dapat info dari riko kalau hari ini beby tida masuk sekolah karena sakit jadi hari ini dia bisa santai sedikit .
Guru pelajaran pertama datang dan mengatakan kalau beby izin tidak masuk sekolah hari ini di karenakan sedang sakit dan gugum serta sahabat beby yang mendengarnya pun cukup terkejut karena kemaren beby sehat dan bugar kenapa malah hari ini sakit .
setelah menjelaskan kondisi beby guru tersebut melanjutkan pelajarannya dengan tenang dan hening karena para siswa mulai konsentrasi ke pelajarannya .
Sedangkan di rumah sakit beby yang ada di UGD sedang menangis sesenggukan karena harus di infus dan itu membuat dia histeris melihat jarum dan riko yang melihat itu tak tega tapi mau gimana lagi kalau mau demamnya cepat turun dan sembuh beby harus mau di infus
"Udah sayang nangisnya .... Kan udah nggak sakit .... Dokternya juga sudah iko marahi sayang... Udah yah nangisnya ...." bujuk riko kepada beby yang masih memeluk riko dengan erat .
"hik..hik..hik.. Sakit iko ... Kenapa mesti di infus ... Kenapa nggak minum obat aja .. Hik..hik" rancaunya sambil nangis
"Kamu kurang cairan sayang ... Dan memang obat nya cair dan harus lewat infus sayang ..sudah yah jangan nangis lagi... Malu dong sama susternya ... Pada lihatin kamu tuh..." ucap riko menjelaskan
"tapi nggak mesti di rawat kan ??? Beby nggak mau di rawat ko... Beby mau pulang hik..hik... Bapak beby sakit .." balasnya merengek.
"Nggak sayang ... Begitu infusnya abis dan demamnya turun kita bisa pulang ... " jawab riko
" janji yah .. Jangan bohong .. Hik..hikk.." balas beby minta kepastian
"iya janji " balas riko cepat
__ADS_1
'