Musuhku Adalah Jodohku

Musuhku Adalah Jodohku
BAB 124


__ADS_3

" Ayo kita keluar pasti mereka sudah menunggu kita terlalu lama ." ajak Beby setelah sampai di hadapan sang suami .


"Hem " jawab Riko dengan singkat dan langsung menarik pergelangan Beby dengan lembut dan menariknya untuk berjalan mengikutinya ke meja makan .


Riko dan Beby langsung menuju meja makan yang dimana Ariel dan Mita juga sudah menunggu mereka di meja makan .


mereka makan dengan tenang tanpa ada pembicaraan sampai acara makan malam mereka selesai mereka melanjutkan untuk bercengkerama di ruang TV sambil di temani drakor yang Beby dan Meta gemari.


" Riko Beby nggak mau lanjutin kuliahnya ,malah mau kursus bikin kue dan memasak." ucap Meta melaporkan hasil bujuk membujuknya kepada sang komandan.


Riko dan Ariel yang mendengar perkataan Meta sontak memusatkan. pandangannya kepada Beby yang malah cuek dengan sekitar tapi fokus dengan tontonannya itu.


"Beb.. apa benar apa yang Meta katakan hem?" tanya Riko dengan lembut .


"Hem." balas Beby singkat.


"Kenapa??? Kamu jangan mikirin biaya Kuliahnya sayang... itu sudah tanggung jawab aku sebagai suami mu dan Iko bisa nyakinin kamu kalau ini bukan uang papah tapi uang Iko sendiri." ucap Riko sambil menarik Beby agar mau menatapnya saat Riko berbicara .

__ADS_1


Sedangkan Meta dan Ariel jadi penengah dan pendengar agar tidak terjadi pertikaian lagi antara Beby dan Riko.


"Buat apa Beby kuliah .... 1.buang-buang uang...2.toh Beby gak akan bisa kerja setelah selesai kuliah ." hidup aku sudah kamu atur Ko .... berporos hanya pada kamu makanya beby mutusin buat nggak lanjut kuliah ." jelas Beby dengan natap datar Iko.


Riko , Meta dan Ariel syok dengan ungkapan Beby .... kenapa beby berfikiran sempit ...kenapa beby ya iko yang di kenalnya tak punya gairah hidup lagi .


Dada Riko merasakan sesak dan sakit namun apa daya ini yang Riko pilih meski menyakiti sang istri tak apa untuk sekarang istrinya belum.mengerti namun kedepannya pasti akan paham kalau Riko melakukan ini hanya karena tak ingin kehilangan dirinya dan karena Riko sangat mencintainya .


Itu yang selalu Iko ucapkan di dalam hatinya sebagai mantra untuk menghilangkan rasa sesaknya .


" Apa Iko malau punya Istri hanya lulusan SMA?" tanya Beby kepada sang suami.


"Baguslah." balas Beby tanpa beban .


"Apakah kamu yakin Beby... dengan keputusan mu...pikirkanlah dengan baik-baik...hemm". tanya Iko sekali lagi kepada sang istri.


" Aku..." tak jadi bicara karena terpotong .

__ADS_1


" Jangan terlalu terburu-buru okay... pikiran lagi Iko kasih kamu kesempatan buat memikirkannya dengan matang". ucap riko yang memotong ucapan sang istri.


Bukan tanpa Alsan Riko berucap demikian atau mungkin terkesan memaksa beby untuk kuliah karena tanpa sepengetahuan dari Beby Riko sudah mendaftarkan sang istri ke kampus karena Riko pikir Beby tidak akan menolak nantinya namun ternyata Riko salah .


"Terserah " jawabnya dan mulai fokus dengan drama korea yang di tonton.


Riko.Meta,dan Ariel yang melihat respon Beby hanya bisa membuang nafas secara kasar karena mereka sudah pusing untuk membujuk Beby.


"Ko gw sama Meta pulang ya sudah malam ni." ucap Ariel berpamitan kepada tuan rumah.


"Okh okay...thanks ya Met..Ril." balas Riko dengan senyum tulusnya.


"Sama-sama" balas Aril.


"Beby Meta pulangnya " pamit Meta kepada Beby


"Hem" balasnya

__ADS_1


Setelah mendapatkan balasan dari Beby Meta dan Ariel segera pulang ke apartemen mereka sendiri dan membiarkan Riko dan Beby untuk berbicara dari hati ke hati.


__ADS_2