
" Apa dengan melakukan terapi riko akan berjalan dengan normal mah ." tanya beby yang jalan menghampiri mamah dan mbak rika .
" Kata dokter berjalan dengan normal harapnya 50 % sayang ." ungkap mamah dengan terisak kecil .
"Maaf mah kenapa gak nyoba ke pengobatan alternatif mah ?" beby mencoba kasih solusi ke mamah dan mbak rika .
" Mas angga juga dulu pernah mengusulkan gitu beb seperti ke tukang urut saraf tapi masalahnya riko sudah mengambil pengobatan medis terlebih dahulu jadi resikonya cukup besar kata dokter bebz." ucap mbak rika menyela .
" Okh jadi harapan satu - satunya hanya dengan operasi yah mah ...mbak?" balas beby dengan sendu
"Iya sayang" jawab mamah dengan terisak
Setelah mamah jawab iya suasana jadi hening tak ada yang berbicara lagi sehingga terdengar bunyi pintu yang terbuka menampilkan dokter hendra beserta riko yang d dorong oleh perawat .
" Gimana dok ..." tiba-tiba mamah berdiri sambil bertanya begitu dokter hendra keluar dari ruang terapi .
" Alhamdulillah ada kemajuan bu dan kita bisa melakukan tindakan operasi minggu depan kalau hasil dari kesehatan mas riko yah baik dan kabar baiknya tingkat keberhasilannya 70% bu jadi ibu dan mas riko jangan khawatir yah dan tetap semangat ." ungkap dokter hendra dengan ramah .
" Alhamdulillah ya Allah ... Baik dok kita ikutin semua saran dari dokter saja dok " ungkap mamah dengan isak tangisnya
__ADS_1
" Okay bu... Kalau begitu mas riko boleh pulang dan 1 hari sebelum operasi nanti mas sudah harus di rawat yah ... Kalau begitu permisi ibu ." pamit dokter hendra di ikuti rekannya dokter doni sambil tersenyum ramah dan berjabat tangan dengan mamah , mak rika dan riko .
Setelah para dokter pergi mamah dan yang lainnya segera pergi menuju parkiran untuk pulang ke rumah karena rasanya sudah lelah yang hampir seharian di rumah sakit. Dan selma perjalanan tidak ada yang membuka percakapan mereka sibuk dengan pemikiran masing - masing apalagi beby yang baru masuk mobil langsung tidur yang bersandar di pundak riko dengan yenyak.
" Ko itu beby tidur yah ?" tanya mamah sambil menengok ke belakang
" Iya mah ... Kayanya kecapean deh bis nunggu riko tadi ." jawab riko dengan mengusap lengan beby .
" He'em kasian beby pasti capek dia ... Udah biarin jangan di bangunin dulu .... " sambung mamah
" Iya mah ... Riko juga nggak tega mana jam makan siang udah ke lewat lagi ... Pasti dia lapar mah kan belum makan ." ucap riko
" Okay mah riko masih bisa tahan ko ... Mamah nggak usah khawatir ." jawab riko menenangkan mamahnya
Dan setelah sampai rumah mamah dan mbak rika turun dari mobil langsung melangkah untuk ke dapur menyiapkan makan siang mereka yang terlambat sedangkan riko masih bertahan di dalam mobil untuk membangunkan beby yang masih tertidur pulas .
" Bebz bangun yuk .. Kita sudah sampai ?" ujar riko sambil menepuk pipi beby dengan lembut
" Hemmmm kita udah sampai di rumah iko bebz..." balas iko dengan tersenyum
__ADS_1
" Kok ke rumah iko .... Kenapa nggak di antar ke rumah beby aja ko?" tanya beby sambil merapikan rambut dan pakaiannya yang cukup berantakan.
" Nggak riko masih kangen sama kamu dan lagian iko mau kasih Hp beby yang udah iko beliin buat kamu bebz.." tegas riko berucap sambil menatap beby
" Hemmm " jawab beby seadanya dan bergegas turun dan memanggil satpam untuk membantu riko turun dan duduk di kursi rodanya padahal riko sudah bisa berdiri dan berjalan menggunakan tongkat penyangga di tambah dapat ijin juga dari dokter mesti jangan terlalu sering dan lama untuk berjalan tapi mamah dan mbak rika kekeh melarang riko untuk berjalan dulu alhasil sekrang riko masih menggunakan kursi rodanya .
Dan mereka berdua masuk ke dalam rumah setelah riko berhasil duduk di kursi rodanya yang di dorang beby dengan muka cemberutnya yang merasa berat dan hanya bisa menggerutu di dalam hati. Mereka menuju ruang makan karena merasa lapar dan melihat mbak rika dan mamah sedang menata makanan di atas meja makan dan melihat kedatangan riko dan beby mamah tersenyum dan menyuruh mereka untuk segera duduk untuk makan.
" Sini-sini beby dan kamu ko buruan kita makan bersama -sama pasti kalian laparkan" ajak mamah dengan ramah
" Iya mah " jawab beby dan riko kompak dan segera duduk untuk ikut makan
" Makan yang banyak sayang biar kenyang..." pinta mamah kepada beby dengan seyum ramah dan megambilkan makanan beby dengn porsi yang cukup banyak .
" Udah mah ini kebanyakan ." pinta beby dengan masang muka melasnya sedangkan riko melihat beby dengan menahan senyum karena merasa lutcu dengan muka beby yang sedang cemberut itu membuat dia gemas ingin menciumnya .
" Okay sayang .." jawab mamah tanpa rasa bersalah
Sedangkan mbak rika tak peduli dan hanya fokus pada makananya karena merasa kelaparan .
__ADS_1