
Sampai didepan rumahnya beby segera turun dan mengucapkan terimakasih sedangkan aril cuma tersenyum menanggapi ucapan terima kasih dari beby .
" besok hari minggu ... Aril harap kamu nggak akan pergi kemana-mana beby ... Kalaupun pergi keluar, aril harap kamu ke rumah sakit." perintah aril dengan tegas
" ogah .... Ke rumah sakit malas .... Dan besok terserah gw mau kemana aja ... Itu hak gw bukan hak lu.. Siapa lu..? Bye ." ucap beby panjang lebar dan langsung pergi tanpa mendengarkan jawaban dari aril .
Aril masih setia di depan rumah beby yang memandang punggung beby yang berlalu masuk ke rumahnya dengan menghembuskan nafas beratnya .... Siapa yang jadi pacar beby siapa yang repot dengan tuh bocil sungguh menyusahkan ucap aril dalam hatinya yang mengeluh dengan keadaanya sekarang ini .
Setelah pas mengomel dalam hati dan hatinya mulai tenang aril melajukan sepada motornya ke rumahnya untuk membersihkan dirinya dan segera ke rumah sakit untuk mengetahui keadaan riko .
" assalamualaikum mimi cantik ..." teriak beby yang masuk ke dalam rumah
" walaikumsalam anaknya mimi .... sudah pulang ??? Wih banyak banget belanjaannya ..." tanya mimi yang melihat beby bawa jinjingan lebih dari satu itu.
" hehehe... Iya beby beli boneka ,novel sama buku latihan soal ujian nanti mi" ungkap beby dengan senyum yanng mengembang
"ohhh gitu.... Ya sudah sana masuk ke kamar untuk bebersih terus bantu mimi nyiapin makan malam , sebentar lagi bapak pulang sana." perintah mimi
" siap ... Cup" balas beby sambil mencium pipi mimi terus bergegas ke kamarnya
Mimi hanya tersenyum melihat sikap dan sifat periang beby yang mulai terlihat kembali setelah beberapa hari belakangan terlihat murung , mimi pun bergegas ke dapur untuk melanjutkan memasaknya lagi .
Di rumah sakit mamah dan mbak rika akhirnya bisa bernafas dengan tenang setelah operasi yang di jalankan oleh riko berjalan lancar dan sukses . Mereka sekarang berada di kamar inap riko yang sedang menunggu riko siuman paska operasi dengan senyum yang selalu menghiasi bibir mereka dan tak berhenti-hentinya mamah dan mbak rika mengucapkan rasa syukurnya
Lewat tengah malam riko tersadar dari obat biusnya dan aril yang menyadarinya segera bergegas menghampiri riko untuk memastikan riko baik-baik saja .
__ADS_1
" ha..uus...sss...." ucap riko pelan
"kamu sudah sadar ko.... Alhamdulillah ... Kamu haus bentar aku ambilkan " ucap aril dengan riang
Aril mengambilkan minum untuk riko dan membantu riko untuk meminumnya setelah membantu riko minum dan membaringkannya kembali aril meninggalkan riko untuk memanggil dokter jaga untuk memeriksa keadaannya .
Dokter jaga segera datang ke ruang rawat riko dan memeriksanya , setelah memastikan pasien baik-baik saja dokter pamit undur diri, sekarang di ruangan hanya ada aril dan riko .
" ril ... Mamah dan mbak rika kemana ?"tanya riko dengan suara lemahnya
" okh mamah dan mbak rika pulang ko kasihan mereka dari pagi menjaga lu ... Aku nyuruh mereka pulang untuk istirahat di rumah aja nanti mamah ke sini lagi besok ... Sekarang gw yang akan jaga lu di sini ." balas aril
" makasih ya ril..." ungkap riko dengan senyum lemahnya
"nggak usah terimakasih ... Cukup dengan lu cepat pulih gw sudah senang ko." balasnya dengan senyum tulusnya
" udah lu tenang aja .... Hari ini beby aman ko... Besok gw usahain akan bawa dia ke sini? Janji aril
"mmmm... Nggak usah ril biarin aja .... Biarin aja dia nikmati beberapa hari tanpa gw dulu ... Gw udah ada rencana buat hukum dia atas perbuatannya kemaren " jawab riko mantap
" lu jangan aneh -aneh ko.... Lu jangan rusak beby dia masih lugu meskipun dia sedikit frontal dalam berpakaian." balas aril memperingati riko
"tenang aja ril... Gw sayang dengan tulus sama dia jadi gw nggak akan ngerusak dia .... Tapi hukuman tetap berlalu biar dia nggak berani kabur dan ngebantah ucapan gw." ucap riko dengan santainya
"terserah lu aja .... Tapi kalau lu sampai ngerusak beby orang pertama yang akan membawa kabur beby adalah gw ko." tantang aril
__ADS_1
"lu... Lu nggak akan bisa bawa dia pergi dari gw ril... camkan itu!!" balas riko dengan sengit
Terjadi keheningan di antara mereka berdua setelah terjadi sedikit perdebatan tentang beby . Aril yang tahu akan sifat dan watak riko yang keras hanya bisa menghela nafas dengan berat .
dia hanya bisa berdoa semoga apa yang akan di lakukan riko terhadap beby ida akan menyakiti fisik atau pun mental beby .
" ko ... Boleh gw tanya sesuatu..." tanya aril ragu
" lu mau tanya apa ril... Tanya aja?" balasnya cuek
Lu benar-benar cinta dan sayang dengan beby ???? Lu sudah nggak ada perasan dengan elsa lagi??? Lu sudah pastiin kalau perasaan lu terhadap beby itu benar-benar cinta buka hany sebatas penasaran doang kan ?" tanya aril beruntun
" gw berani sumpah ril ... kalau perasaan gw terhadap beby itu nyata dan benar-benar cinta , rasa gw ini berbeda jauh dari rasa sayang gw terhadap elsa dulu .... Dulu gw nggak peduli elsa mau punya banyak tema cowok sebanyak apapun... Bahkan berpakaian seksi pun gw nggak marah dan kalau sama beby ke balikkannya ril, parahnya lagi jantung gw selalu berdebar dengan cepat dan beby selalu berhasil menjadi boombaster mood gw tiap harinya ." ucap riko panjang lebar ke pada aril yang menumpahkan semua isi hatinya itu.
Aril pun menatap dalam mata riko untuk mencari ke bohongan riko namun hasilnya nihil di mata riko hanya ada kejujuran dan dia pun tidak memungkiri apa yang di ucapkan oleh riko memang apa adanya yang di lihat akhir-akhir ini , setelah aril merasa cukup yakin dengan perasaan riko terhadap beby aril merasa lega .
" gw janji gw akan selalu dukung lu dan bantu lu untuk mendapatkan beby ... Kalau lu butuh bantuan gw jangan sungkan ko." balas aril dengan menepuk pundak riko dengan pelan
" gw percaya sama lu ko.... Tapi gw harap lu nggak akan kasih beby hukuman yang berat kasian anak orang takut trauma dia... Dia nggak pernah pacaran jadi kemungkinan lu pacar pertama buat dia ... Okay " lanjutnya
" terimakasih ril... Sekali lagi terimakasih lu mau dukung gw .. Iya gw nggak akan nyakitin dia ... Karena dia jantung hati gw dan hidup mati gw " jawabnya dengan mantap
"akh lebay lu...hehehehe..... Sudah sana lu istirahat lagi masih malam gw sudah mengantuk " balas aril
"okay ..." balasnya dan riko menutup mata dan mencoba untuk tidur
__ADS_1
Setelah memastikan riko tertidur aril berjalan ke sofa yang terdapat di kamar rawat riko dan merebahkan dirinya untuk tidur karena merasa leleh fisik dan pikiran tak membutuhkan waktu yang lama aril sudah terbuai di alam mimpinya .