Musuhku Adalah Jodohku

Musuhku Adalah Jodohku
BAB.133


__ADS_3

"Iya juga sih tapi kan lu tahu .... kata dokter beby harus banyak-banyak gerak ia terlalu gemuk ini biar proses persalinannya lancar ko." ucap Meta mengingatkan .


"META.......AAA Beby nggak gemuk ych ...sembarangan aku itu montok ingat M.O.N.T.O.K!" ucap beby memberi penekanan di kata montok.


"Sekarep mu baelah..." Balas Meta nggak mau ambil pusing


Beby langsung badmood gara-gara ucapan meta yang mengatai dirinya gemuk dan Beby langsung membuang muka ke sembarangan arah tanpa ingin bersitatap Dengan Meta dan tak mau tegur sapa dengan Meta.


Riko yang mulai paham gelagat sang istri pun mulai membujuk Istrinya agar mood ya nggak ancur karena bisa gawat kalau beby pagi-pagi badmood bisa-bisa nggak makan seharian dan hanya minum susu.


"Beb..... pingin sarapan apa Hemmm." tanya Riko Dengan lembut dan tak lupa senyum manisnya .


" Nggak lapar." jawabnya dengan jutek


"Ikh masa nggak lapar kan tadi abis jalan-jalan pasti laper.... kasian dede Beb." balas Iko yang masih mode bujuk ya.


Meta yang melihat tingkah temannya hanya bisa membuang nafas dan mengelus dada karena drama Queen sedang berlangsung.

__ADS_1


"Gimana kalau makan bubur... mau ???Bubur khas negara ini enak loh Beb.." bujuk Meta dengan binar mata yang terpancar .


"Masa sih...mang disini ada bubur juga?" tanya Beby dengan polosnya karena terpancing dengan kata-kata meta.


" Jelas ada dong.... di jamin enak dan kamu bakalan ketagihan iya kan Ko.?" jawab Meta dengan semangat dan minta dukungan dari Riko yang di balas Anggukan dari riko .


"Ayo sekarang makan bubur." pinta Beby sambil beranjak bangun dari duduknya yang di bantu sang suami.


"Okay" balas Meta dengan riang dan langsung menarik sang suami agar ikut.


Mereka berempat jalan kaki menuju tempat yang akan mereka tuju karena tempatnya tidak terlalu jauh mereka berempat memutuskan jalan kaki saja sekalian buat olah raga terutama Beby yang harus banyak gerak ini.


Sebulan pun berlalu sekarang kehamilan beby memasuki 9 bulan 4 hari Beby dan Riko sedang menanti hari kelahiran saja untuk kedua orang tua beby akan datang minggu depan karena bapak Beby baru dapat cuti minggu depan .


Sedangkan orang tua Riko akan datang nanti pas Cucu mereka lahir karena mamah Riko dan papahnya sedang melakukan perjalanan bisnis di luar negri setelah selesai rencananya mereka akan langsung ke Riko dan Beby.


Sekarang Beby sedang menikmati cemilan rendang iya semenjak kehamilannya memasuki 9 bulan bulan beby suka minta cemilan daging rendang sebagai cemilannya entah itu siang malam atau pun sore hari di setiap harinya makanya bibi selalu menyetok daging rendang di rumah .

__ADS_1


Riko sedangenyelsaikan laporan bulanan usahanya sedangkan meta dan Aril mereka a sedang kuliah dan akan mampir ke rumah beby dan Riko di sore hari sampai malam .


"Bi...bibi...." teriak Beby


"Kenapa no.... mau apa ?" jawab Bibi Setelah dengar panggilan non hanya bibi buru-buru datang menghampiri beby di balkon .


"Rendanya habis aku masih mau ." jawab Beby dengan menhan isak tangis yang kan keluar.


"Owalah ..... bibi masih ada stok non ....jangan khawatir non aman cemilannya ...mau di ambil ia lagi?" ucap bibi dengan senyum.


"Iya mau bi.... sama susu jahenya mau lagi ya bi... makasih bi." ucap beby Dengan ceria dan senyum yang tak pudar.


"Ok non...bentar bibi siapin." balas bibi dan langsung pergi ke dapur dan di tengaj jalan berpapasan dengan Riko yang akan ke balkon untuk menemani sang istri.


"Sayang.... belum kenyang??? " tanya iko begitu duduk di samping sang istri sambil mengelus perut buncitnya .


"Belum .... masih kurang ." jawabnya walaupun masih jutek tapi sekarang beby sudah mau komunikasi dengan Riko karena bagaimana pun ia sadar sekarang ia dan iko sudah jadi suami istri dan sebentar lagi anak mereka akan lahir tak mungkin beby egois hanya karena ego dan ambisinya ia mengorbankan mahkluk tuhan yang tak berdosa ini.

__ADS_1


Meski Ia bertahan dengan Riko basalkan erarti ia cinta dengan Riko tapi ia hanya belajar ikhlas dan pasrah tanpa mau mengorbankan masa depan sang anak ...tak apa ia sakit akan ikatan ini ... tak apa ia merasakan belenggu asalkan anaknya tumbuh dengan kasih sayang yang lengkap dari kedua orang tuanya tanpa kekurangan dan tanpa merasa di abaikan atau di sia-siakan oleh kedua orang tuanya .


__ADS_2