Musuhku Adalah Jodohku

Musuhku Adalah Jodohku
BAB 50


__ADS_3

Tak lama angkutan umum yang di tunggu siti dan keni datang dan dalam keadaan cukup kosong , siti dan keni pun naik angkutan tersebut dan pulang .


Keesokkan harinya di rumah beby waktu sudah menunjukan pukul 6.30 tapi beby masih santai di meja makan untuk sarapan bersama kedua orang tuanya . Sambil makan sarapannya beby minta ijin kepada kedua orang tuanya kalau harini akan pulang malam .


" Kenapa pulang malam ? Kan perlombaannya sampai sore doang by? Kamu mau kemana dulu memangnya ?" tanya mimi


" Perlombaannya memang sampai sore mi tapi beby harus menunggu pengumuman pemenangnya dong mi ." jawab beby memberi pengertian kepada mimi sambil cemberut


" Ya sudah kalau memang mesti pulang malam mah , nanti bapak yang jemput kamu nanti bebz" ucap bapak


" Hemmm... Nggak usah bapak beby bisa pulang sama teman beby yang biasa nganter jemput beby ke sekolah pak nggak apa-apakan." balas beby minta ijin


" Teman atau demen bebz" celetuk mimi sambil pergi dapur


" Ekh apa..? Teman lah mi ... Ikh nggak percayaan amat sama anak sendiri ." balas beby dengan suara yang kecil


" sudah akh beby berangkat dulu sudah siang lagian teman beby sudah datang jemput di depan pak ... Assalamu'alaikum" lanjut beby sambil beranjak pamit untuk berangkat

__ADS_1


" Iya hati-hati sayang ." balas bapak


Setelah beby pergi mimi datang dan mencarinya tapi bapak mengatakan kalau beby sudah berangkat dan bapak juga ikut pamit untuk berangkat bekerja karena sudah siang dan mimi pun mengantarkan bapak sampai teras depan rumah setelah bapak pergi mimi pun melanjutkan pekerjaan rumahnya yang sempat tertunda .


Balik ke beby dan riko yang sedang di dalam mobil yang menuju ke tempat cerdas cermat itu berlangsung yaitu di SMK N 1 di kota C .


" Bebz ingat yah selama di sana jangan melirik atau bahkan cari cowok awas kalau sampai iko lihat beby centil ke cowok iko bakalan jewer telinga kamu , ngerti !" ucap riko memberi petuah kepada beby dengan serius .


" Ya ampun iko beby ke sana buat lomba bukan untuk tebar pesona yah jadi jangan main tuduh aja ." balas beby merasa tidak terima dengan ucapan riko


" POkoknya fokus dengan lombanya dan kalau bisa kamu juga harus jauh-jauh dengan teman kamu yang bernama gugum itu iko nggak suka yah." balas riko dengan mata yang menatap tajam ke beby


" Bebz iko nggak suka kalau iko sedang bicara kamu buang muka yah .." ucap riko sambil menarik lengan beby untuk menghadap ke arahnya.


Namun beby tetap tidak memberi respon kepada riko dan tetep dia berusaha untuk menjaga jarak tapi masih kalah tenaga dengan riko yang menahan beby dan malah memeluk beby dengan cukup erat dan beby hanya pasrah karena merasa percuma saja untuk bisa terbebas dari pelukkan riko .


" Kalau tidak berhenti berontak iko bakalan cium kamu di sini bebz." ancam riko

__ADS_1


" Ikh mainnya ngancam mulu." gerutu beby yang masih di dengar oleh riko


" Iko dengar sayang .... Cup" balas riko sambil mencium pipi kanan beby


" bisa nggak si jangan cium-cium beby dadakan ? Bilang -bilang dulu ke kalau mau cium beby ." pinta beby


" Hemmm iko tahu pasti beby mau siap-siap untuk menerima ciuman dari iko yah ." ucap iko dengan bangganya .


" Enak aja ... Siapa juga yang mau di cium-cium sama iko ." balas telak beby dengan melepaskan pelukkannya .


" Lah terus untuk apa dong kalau bukan untuk siap-siap menerim ciuman dari aku by ?" tanya iko dengan wajah kepo nya


" Ya jelas untuk siap-siap menghindar dari ciuman iko lah ." jawab beby dengan muka polosnya


" Kamu !!! Ucapan iko tertahan di tenggorokkan karena saking kesal, gemas dan juga emosi jadi satu yang sulit dengan kata-kata hanya bisa di lampiaskan dengan memeluk beby dengan erat .


" Iko lepas ikh sesak ini beby nggak bisa bernafas ini ... Kamu mau bunuh beby yah " tuduh beby sambil berontak dalam pelukkan iko .

__ADS_1


Riko yang tidak memperdulikan ucapan dan pemberontakkan beby yang berusaha untuk melepaskan pelukkannya dia malah makin erat dan di lanjut mencium kepala beby dengan bertubi-tubi setelah puas riko pun melepaskan beby dan mulai merapikan rambut serta penampilan beby yang cukup berantakan atas ulah riko , sedangkan beby yang marah hanya diam dan diam tidak mempedulikan perlakukan riko yanng sibuk merapikan penampilannya .


Dirasa sudah rapih kembali penampilan beby riko pun meraih tangan beby untuk melanjutkan perjalanan yang sebentar lagi akan sampai tujuan dengan tenang dan berusaha meredam amarah atas penolakan yang beby lakukan tadi , karena dia sadar dia tidak bisa berbuat jauh untuk sekarang karena beby akan tampil di tempat umum jadi tidak mungkin membuat beby menangis dan orang lain melihatnya .


__ADS_2