Musuhku Adalah Jodohku

Musuhku Adalah Jodohku
BAB 58


__ADS_3

Beby yang tidak mau ambil pusing dengan sikap riko pun cuek setelah mematikan sambungan telfonnya dia langsing tidur karena sudah merasa lelah , tak lama pun beby sudah terlelap dalam tidurnya .


Sedangkan di dalam kama kedua orang tua beby bapak dan mimi sedang berdiskusi mengenai hubungan beby dan riko.


Mimi yang masih merasa mengganjal di hati pun menanyakan kepada suami yah yang heran kenapa dia dengan mudahnya memberikan izin kepada riko untuk berpacaran dengan beby .


" Pak .. Apa bapak yakin dengan keputusan bapak untuk memberi izin kepada mereka untuk berpacaran ?" tanya mimi untuk memastikan alasan dari suaminya itu yang memberi izin


" Kenapa mimi bertanya seperti itu? Apa mimi meragukan keputusan bapak ?" ucap bapak malah balik memberi pertanyaan kepada istrinya


" Entah lah pak mimi merasa ada yang mengganjal dengan nak riko tapi mimi juga nggak tahu apa itu... Makanya mimi bertanya kepada bapak ."jawab mimi dengan menatap serius wajah suaminya


" Sebenarnya bapak memberi izin kepada nak riko untuk berpacaran dengan beby karena bapak melihat di mata riko tidak ada kebohongan kalau dia menyayangi dan mencintai anak kita mi di tambah dengan ucapan tegasnya bapak yakin kalau riko bisa menjaga beby dan membimbing beby nanti terlepas dari riko anak dari pemilik hotel A ." ungkap bapak dengan tegas .


" Ha apa yang bapak bicarakan ...? Jadi nak riko itu anak dari pemilik hotel A itu pak ??? Jadi riko anak orang kaya ? Duh gimana dengan anak kita pak ... Kita hanya orang sederhana pak ... Mimi takut beby akan dapat penolakan dari keluarga besar riko pak ." ucap mimi dengan tatapan sendunya

__ADS_1


" Mimi tenang .. Tadi kan riko sudah bilang kalau beby sudah di terima di dalam keluarga riko mi... Yang berarti beby sudah bertemu dengan kedua orang tua riko serta kakaknya ." ucap bapak menenangkan mimi


" Mudah-mudahan riko berkata jujur yah pak ... Mimi nggak mau beby sampai di hina orang-orang terutama keluarga dari riko pak ." balas nya


" amin... Kita doa kan saja yang terbaik buat mereka serta mengawasi gaya pacaran mereka jangan samapi kita kecolongan mi ." pinta bapak


Dan mereka berlanjut dalam pembahasan masalah riko dan beby sampai tak berasa mereka ketiduran , sedangkan di kediaman rumah riko sedang heboh dengan ulah riko .


" Riko kamu dari mana dari pagi sampai malam begini baru pulang ... Ingat kamu baru sembuh dan minggu depan kamu akan melakukan operasi jadi jangan banyak keluyuran dulu." ucapan mamah panjang lebar .


"Terus beby menang kalau kalau ko.... Dan kamu anterin beby pulang ke rumah ya juga kan .?" tanya mamah lagi yang mengambil duduk di sebelah riko


" belum ada pengumuman menang yah mah dan iya riko mengantar beby pulang ke rumahnya dan empat ketemu dengan kedua orang tua beby mah " jelas riko


"okh... Kamu sudah dapat izin dari orang tua beby belum ko buat pacaran ?" tanya mamah dengan penasaran sedangkan anggota keluarga yang lain belum pada pulang

__ADS_1


" Pasti sudah dong mamah ... Riko gitu .. Hehehe" jawab riko dengan bangga


" Alhamdulillah ... Mamah senang dengarnya sayang .... Kamu harus janji sama mamah ... Kamu harus jaga beby dengan baik sayang jangan kamu kasarin beby ... Kalau mamah sampai dengar kamu jahatin beby mamah akan turun tangan untuk membawa beby jauh dari kamu ... PAHAM!!!" ancam mamah dengan tatapan mematikannya


" Iya mamah sayang ... Riko janji sama mamah ..." ucap riko sambil memeluk mamahnya agar tidak marah


" YA sudah sana masuk ke kamar bebersih badan kamu terus langsung istirahat sayang ... Kamu sudah makan kan ?" perintah mamah


" Iya mah ... Riko sudah makan ko tadi sama beby " balas riko dengan senyum yang menghiasi bibirnya


Riko langsung beranjak dai duduknya dan pergi menuju ke kamarnya untuk mandi dan beristirahat karena sejujurnya riko cukup merasa lelah apalagi kakinya yang masih cedera cukup merasa ngilu untuk di ajak berjalan . Sedangkan mamah yang melihat punggung riko yang mulai menjauh menatapnya dengan sendu dan senyum yang tak luntur dari bibir tuanya karena merasa senang sang anak sudah menemukan kebahagiaannya meski masih ada rasa sedih karena cedera di kakinya masih belum sembuh .


Setelah memastikan riko masuk ke kamarnya mamah beranjak pergi ke kamarnya untuk beristirahat karena waktu sudah menunjukan pukul 22.00 yang dimana berarti sudah cukup larut .


Di dalam kamar riko setelah selesai mandi riko segera mengambil HP yah untuk menghubungi beby dan memastikan kalau beby sudah tidur dan tidak bergadang , di nada ring yang ke tiga baru beby mengangkat telfon dari riko dan mengatakan dia akan segera tidur , riko yang tahu kalau beby tidak berbohong pun mengatakan besok akan menjemputnya setelah itu mengucapakan selama tidur dan langsung mematikan sambungan telfonnya dan menyusul beby ke alam mimipinya .

__ADS_1


__ADS_2