
Setelah di rasa semuanya siap dan nyaman untuk sang kekasih Riko duduk di sebelah dengan Beby dengan nyaman dan untuk para pengawal yang berjumlah 5 orang mereka ikut dalam perjalanan ke negara S dan mereka duduk yang yang tidak terlalu jauh dengan sang boss.
Riko merasa bersyukur karena selama 2 jam di dalam pesawat Beby tidak terusik tidurnya sampai pesawat mendarat juga Beby masih anteng dengan tidurnya sampai-sampai riko harus mengangkat beby dengan bridal style saat turun dari pesawat sampai menuju mobil mereka menjadi pusat perhatian bagi orang-orang yang ada di bandara namun Riko tidak mempedulikannya .
Saat sampai di dalam mobil Riko baru bisa mengambil nafas dan melanjutkan perjalanan menuju apartemennya yang berada di negara S yang dimana di sana Ariel dan meta sudah menanti kedatangan Riko serta Beby.
" Jalan ... Kita ke apartemen ." perintah riko tanpa melihat bawahannya.
Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang dan riko sibuk dengan pandangan ke arah Beby , kekasih hatinya kini benar-benar ada di genggamannya dan tidak akan pernah bisa pergi jauh lagi dengan senyum tipisnya .
"Selamat datang sayang di dunia ku yang sesungguhnya dan selamat datang di rumah baru kita yang di mana hanya ada aku dan kamu ... Cup" ucap Riko di dalam hati dan mengecup kening Beby plan .
Sedangkan para bawahannya yang ada di depan kemudi tidak berani menengok atau menguping pembicaraan sang boss mereka hanya fokus ke depan padahal dalam hati mereka cukup merasa kasihan dengan perempuan yang di culik oleh bosnya ... Eh apakah bisa di bilang ini penculikan kalau perempuan itu sendiri adalah tunangan sang boss sekarang???? Sungguh miris nasibnya atau malah beruntung y .
__ADS_1
Setelah sampai di tempat yang di tuju mobil Riko berhenti di depan loby Riko keluar dengan menggendong Beby yang masih tertidur dengan santainya masuk kedalam lift tanpa mempedulikan pandangan orang sekitar .
Begitu sampai di depan pintu Apartemen yang riko tempati pintu terbuka dari dalam yang ternyata di buka oleh Ariel untuk menyambut kedatangan Riko dan Beby .
"Selamat datang ."ucap Ariel dan Meta bersamaan
"Hem." balas Riko dan langsung ngeloyor masuk ke dalam kamar yang akan di tempati Beby dengannya nanti, Riko menurunkan Beby dengan lembut di tempat tidurnya dan langsung menyelimuti Beby sampai dada.
Setelahnya Riko keluar dari kamar dan ia menemui Ariel dan Meta yang sudah menunggu di ruang tv untuk menanyakan rencana selanjutnya yang akan Riko ambil setelah berhasil membawa Beby ke negara S beramanya di bawah pengawasan ya .
" Gw sudah ngomong sama papah dan mamah kalau mamah bisa membujuk papah , papah akan ke bertemu kedua orang tua Beby untuk membicarakan pertunangan Gw dengan Beby ." balas Riko dengan wajah berbinarnya .
"Kalau di lihat dari raut wajah lu , gw bisa nebak kalau orang tua lu sudah mengatur pertemuan untuk ke temu orang tua Beby kan ko ??? " tebak Meta.
__ADS_1
"Kau benar Meta ... Kau memang pintar.... Dan sekarang mungkin mamah dan papah sedang bicara dengan kedua orang tua Beby ." jawab Riko tanpa beban .
"Jadi kalau orang tua Beby setuju lu dan Beby akan pulang lagi donk ko buat melakukan pertunangan ?" tanya Ariel.
"Jelas saja nggak bego... Mereka yang akan ke sini kalau gw dan Beby yang pulang yang ada Beby kabur lagi beda kalau di sini Beby akan aman ." balas Riko dengan sorot mata tajamnya .
" Hem gitu yah .... Hehehe ko gw nggak mikir samapi ke sana yah ." cicit Ariel sambil menggaruk kepala yang tidak gatal sedangkan Meta hanya menahan senyum karena merasa lucu dengan tingkah kekasihnya .
Dan sedangkan di tanah air keluarga Riko dan Beby sedang berdebat terutama para pihak kepala keluarga .
" Jadi nak riko membawa putri kami ke negara S tanpa meminta ijin dari saya selaku orang tua dari Beby ?" tanpa bapak dengan penuh penekanan sedangkan mimi hanya bisa diam dan terisak yang di tenangkan oleh mamah dan mbak Rika.
"Maafkan kelakuan Anak saya pak ... Riko melakukan itu karena takut anak saya terlalu mencintai Beby dan takut kehilangan Beby lagi pak ." ucap papah dengan tatapan sendunya .
__ADS_1
" Bagaimana kalau saya tidak mau memaafkan anak bapak dan akan membawa masalah ini ke jalur hukum .?" tantang bapak dengan menatap tajam ke papah riko sedangkan yang lain terkejut karena tak menyangka bapak akan berani mengambil tindakan dengan tegas .
" Saya tidak masalah tapi coba bapak pikirkan kalau masalah ini di bawa ke ranah hukum sebelum bapak melaporkan ini riko akan sudah tau dan akan membawa beby lebih jauh lagi dari jangkauan kita karena anak bungsu saya itu mempunyai tekad yang kuat untuk mendapatkan sesuatu meski itu dengan cara ekstrim atau bahkan anak bapak akan di perkosa ??? Apa bapak pernah berfikir ke sana ???" jawab papah dengan menjelaskan kemungkinan yang akan terjadi dengan Beby .