
Jangan sampai bikin iko marah bebz ." riko memberikan peringatan kepada beby
"bodo akh ... Kalau beby nggak mau ya nggak mau nggak usah maksa .. Lepas beby mau pulang ."beby memberontak dan mencoba melepaskan diri dari riko .
"BEBZZZ...DUDUK." bentak riko sambil mendudukan beby dengan kasar
"hik..hik..bapak beby takut .." beby yang takut pun mulai terisak memanggil bapaknya .
"dengar mulai sekarang beby harus nurut sama iko juga selain sama bapak dan mimi ngerti .. Kalau beby melanggar akan ada hukumannya ngerti." ucap riko sambil menangkubkan muka beby untuk menatap wajahnya .
"nggak mau iko... Jangan paksa beby .. Hik..hik.. Beby mau pulang .." isak beby sambil memejamkan matanya karena takut dengan tatapan mata riko dan tajam .
"please dengar riko sayang... Beby kesayangan iko.. Iko sayang ..sayang banget sama beby ... Riko nggak suka dan nggak rela kalau sampai beby bercanda ria dengan cowok lain .. Please ngertiin riko yah sayang..." ucap riko dengan pelan dan sayang menghapus jejak air mata yang mengalir di pipi beby.
"hemmm .." balas beby sambil melepaskan tangan riko yang ada wajahnya ... Aterin beby pulang sekarang atau beby pulang sendiri ." ancam beby sambil buang muka
"gima mau anter kamu sayang di luar hujan sabar yah nunggu hujan berhenti dulu iko nggak mau kamu sakit lagi bebz .." ucap riko sambil berusaha nahan egonya yang sudah bergejolak .
Beby pun hanya diam tanpa minat membuka percakapan dengan riko , sambil sibuk balas chat dari mimi dan bapak yang memberitahukan dia ada di rumah temannya untuk meminjam komik dan bentar lagi pulang lagi nunggu hujan reda . Setelah memberi kabar beby melirik riko dengan ekor matanya dan ternyata riko masih menatapnya dengan senyuman yang bikin mabuk untuk para kaum hawa.
" nggak usah malu kalau mau menatap wajah iko yang tampan ini bebz.." ucap riko dengan penuh rasa percaya dirinya
"ikh siapa yang mau menatap wajah jelek iko .. Nggak tuh ." balas beby sambil buang muka
__ADS_1
tepat pukul 17.15 menit hujan mulai reda , dan beby pun merengek minta di antarkan untuk pulang karena hari mulai sore menjelang malam beby takut kena marah bapak dan kea jeweran dari mimi.
"ayo aterin bebz pulang udah kesorean nih." pinta beby sambil beranjak dari duduknya
"iya ayo iko antar ... Tapi pakai jaket jaket iko yang tadi pagi yach .... Biar beby yah iko nggak kedinginan okay ?" balas riko sambil memasangkan jaketnya ke beby serta mencuri kecupan sayang di kepala beby
"iya bawel akh .." jawab beby dengan cemberut
dan mendorong riko supaya memberi jarak karena beby merasakan apa yang riko perbuat tadi ... Dan beby nggak suka .
Mereka pun berjalan keluar dan menuju parkiran motor riko yang sedang di parkir ...
dan riko naik serta menstater motor untuk memanaskannya sebentar dan langsung memerintahkan beby untuk naik dan memeluk dia supaya tidak jatuh tapi beby malah berpegangan di pundak riko dan pura-pura tak dengar apa yang riko perintahkan.
Dan riko langsung tancap gas motornya untuk jalan pulang ke rumah orang tuanya sambil menahan amarah dia berfikir untuk ngambil tindakan tegas ke beby supaya dia mau nurut agar bersikap baik pada dirinya meski itu akan membuat beby menangis dan ketakutan pun akan dia lakukan karena beby miliknya .
Sesampainya di rumah riko asal memarkirkan motornya dan langsung naik ke atas kamarnya untuk membersihkan dirinya .
"mbok tadi riko kan yang pulang ." tanya mba rika
"iiya mba itu den riko yang pulang ." jawab mbok surti
" ya sudah mbok .. Mbok lanjut masak ya aja untuk makan malam nanti setelah siap nanti mbok panggil riko turun ya mbok saya mau mandi dulu." perintah mba rika sambil pergi ke kamarnya.
__ADS_1
"siap mba " balas mbok dengan pergi ke dapur untuk melanjutkan masaknya .
Tepat pukul 18.30 riko turun dan dduk di meja makan sambil melihat hidangan yang cukup banyak hari ini yang di masak si mbok.
"mbok tumben masak banyak .. Emang mamah sama papah sudah pulang .?" tanya riko kepada mbok
"punten den ... yang pulang bukan mamah den tapi mbak rika sama suaminya den ." jawab si mbok sambil menata makanan di meja
"okh mbak rika ... Dikira mamah ." ucap riko dengan lesu
tak berselang lama mbak rika dan suaminya yang bernama mas angga bergabung dengan riko di meja makan dengan tersenyum cerahnya mbak rika mengusap kepala riko dengan sayang .
"hai adek mbak yang ganteng .... Gimana kabarnya setelah di tinggal sebentar sama mbak?" tanya mba rika sambil mengambilkan makanan untuk suaminya
"biasa aja tuh .." balas riko malas meladeni pertanyaan dari kakaknya
"hemmm yakin biasa aja ..? nggak kangen gitu ?" tanya mba rika lagi
"nggak kangen mbak.. Malah seneng di tinggal sama mba dan mas angga berasa bebas .." jawab riko sambil makan jawabnya acuh tak acuh
"hemmm sedihnya mbak ... Tapi tetap aja mba nggak akan pernah pergi lama -lama dari kamu riko ... Karena kamu sekarang dalam pengawasan mba dan mas angga ... Dan mbak harap selama dalam pengawasan mbak kamu bersikap baik dan patuh ." jelas mbak rika sambil menatap tajam riko
" nggak janji aku." balas cepat riko sambil berdiri dan pergi ke kamarnya untuk bersiap- siap balapan ntar malam .
__ADS_1
Sedangkan mba rika dan suaminya hanya menatap kepergian riko dengan menggelengkan kepala karena sejujurnya sudah cukup kewalahan akan kenakalan riko selama ini.tapi mau gimana lagi mereka sayang dengan riko makanya mereka sekarang mesti ekstra dalam mengawasi riko karena kedua orang tua riko terlalu sibuk dengan bisnisnya .