
Mereka bertiga sibuk berdiskusi bagaimana caranya untuk mambawa Beby tanpa adanya acara berontak dan drama kabur jilid dua nanti.
Dan bagaimana pula untuk memberitahukan kepada kedua orang tuanya Beby kalau Beby nanti akan di bawa riko di sini .
Di negara yang sama dengan Riko agar Riko bisa mengawasi Beby 24 jam kalau perlu akan Riko nikahi Beby agar Riko mempunyai hak atas hidup dan matinya Beby.
Riko pun sudah menyusun semua rencana licik didalam otak cerdas nya dengan rapih dan siap untuk di lakukan ,sehingga dia sudah tak sabar rasanya untuk segera mengesekusi Beby.
Riko mulai bersiap untuk pergi ke bandara dia sungguh sudah tak sabar untuk menjemput sang pujaan hati di tempat persembunyiannya , Riko sungguh penasaran bagaimana reaksi Beby begitu melihat dirinya di kost-kost'an miliknya nanti.
Kepergian Riko di antar oleh kedua sahabat baiknya siapa lagi kalau bukan Aril dan Meta mereka mengantar kepergian Riko sampai bendara . Setelah memastikan riko sudah boarding pass Aril dan Meta kembali pulang .
Sedangkan di rumah kedua orang tua Beby sedang terjadi ketegangan antara mimi dan bapak Beby .
"Pak besok kita ke Beby yuk mimi kangen sama dia pak ." ajak mimi dengan muka sendu .
__ADS_1
" Besok belum bisa mi bapak besok masih harus kerja bagaimana kalau lusa saja " usul bapak agar istrinya tidak merengek lagi.
"Kelamaan dong pak ... Dari kemaren entah kenapa hati mimi nggak tenang dan ke pikiran beby mulu pak." adu mimi ke pada bapak .
"Ya bapak harus cuti dulu mi nggak bisa main nggak amsuk nanti bapak bisa di pecat , lagian tiap hari mimi telfon-telfonan sama Beby dan Beby mengatakan baik-baik saja mi , mungkin itu perasan mimi saja ." terang bapak mencoba memberi pengertian kepada mimi .
Mimi yang mendengarkan penjelasan bapak mencoba mengerti dan menepis rasa yang tak nyaman di hatinya dan mencoba berfikir positif tentang Beby .
"Baiklah pak besok lusa saja kita jenguk Beby kesana ya pak mimi sudah kangen sama Beby pak." pintanya sambil manahan isak tangisnya .
"Iya mi sabar ya" jawab bapak sambil memeluk mimi memberi kekuatan dan menenangkan mimi yang sedang gundah itu.
Mereka berdua saling bekerjasama dengan kompak untuk menyelesaikan tumpukan kain yang sudah di packing dan siap masuk ke gudang penyimpanan .
" Masih banyak aja itu berkasnya Beb." tanya Novi sang sedang memilah berkas yang harus dia kerjaan di meja kerja Beby .
__ADS_1
"Iya nih rata-rata ini berkas yang bermasalah dan harus tunggu ACC dari bagian staf accounting Nov." jawab beby menjelaskan tumpukan berkas yang menggunung dan belum tersentuh itu.
"Kenapa bukan yang sift pagi untuk menyelesaikannya Beb malah di tumpuk kalau gitukan bakalan menghambat pengiriman buat besok lain.?" tanya Novi lagi
"Nggak cukup waktunya tahu sendiri kalau pagi sibuknya seperti apa Nov... Jadi tadi di oper sift ke Aku , tadi sempat aku kerjain bentar dan minta ACC dari atas tapi baru beberapa yang sudah di ACC sebagian belum karena orang staff sudah habis jam kerja duluan jadi buat besok lagi aja kerjaan sift pagi lagi hehehe." jelas Beby panjang lebar .
"Okh gitu... Bagus deh kamu nggak akan kena semprot besoknya ... Ntar istirahat mau makan apa nih .?" tanya Novi
"Makan apa yah ??? Hmm enak ya makan bakso atau nasgor kali yah.?" jawab Beby dengan berbinar karena membayangkan makan nasi goreng hangat atau kuah pedas bakso.
"kalau bakso Ada kayanya jam 7 malam mah klau nasi goreng belum jualan paling nanti pas pulang kerja jam 11 malam sudah mangkal di depan ." jawab novi memberi tahu .
"Oh kalau gitu makan bakso ajalah ... Novi mau barang nanti makanya ?" tawar Beby
"boleh deh kita makan bersama nanti." ucap Novi mengiyakan ajakan dari Beby
__ADS_1
Dan mereka melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing dengan fokus sampai jam istirahat , setelah melihat banyak karyawan lainnya pada istirahat keluar Beby mulai mematika komputernya dan membereskan meja kerjanya sambil menunggu Novi kelar dengan tumpukan kain untuk istirahat bersama seperti janji mereka tadi.
Selama jalan keluar pabrik untuk mencari tukang bakso Beby dan Novi saling bercanda dan ngobrol yang di mana menjadi pusat perhatian dari karyawan lain yang merasa heran dengan kededkatn Beby dan Novi . Bahkan ada yang sampai mencuri dengar pembicaraan mereka hanya untuk memastikan gosip yang menyebar seantero pabrik hubungan antara Novi dan Beby yang terjalin sekarang .