
Dirasa sudah rapih kembali penampilan beby riko pun meraih tangan beby untuk melanjutkan perjalanan yang sebentar lagi akan sampai tujuan dengan tenang dan berusaha meredam amarah atas penolakan yang beby lakukan tadi , karena dia sadar dia tidak bisa berbuat jauh untuk sekarang karena beby akan tampil di tempat umum jadi tidak mungkin membuat beby menangis dan orang lain melihatnya .
Dan dia tidak mau orang lain sampai tahu kalau dia main kasar dengan kekasihnya ini di saat kekasihnya tidak menurut dengan permintaannya . Bisa jelek citranya dan parahnya teman-teman beby bisa menghasut kekasihnya nanti untuk meninggalkannya dan kalau itu sampai terjadi tak tahu apa yang akan riko lakukan pastinya dia bisa gila .... Okh tidak jangan sampai itu terjadi .
Mobil yang membawa riko dan beby pun sampai di SMK N 1 kota C dan sebelum turun riko pun mencegat beby untuk tidak turun dulu dan mendengarkan apa yang akan dia ucapkan .
" Bentar bebz ... Jangan buru-buru kenapa ... Lagian waktu perlombaannya masih 1 jam lagi ." ucap riko dengan memegang tangan beby dengan erat
" Sakit ko .. Bisa lepas dulu nggak tangan nya .." pinta beby sambil menahan tangis
" Maaf sakit yah sayang .... Muuuachh ... Sudah tidak sakitkan ?" balasnya dengan memberi ciuman di tangan beby yang dia sakiti
__ADS_1
" Dengar iko bakalan jadi penonton di perlombaan kamu by jadi jangan macam-macam dan di waktu istirahat nanti kamu harus menghampiri iko untuk makan siang bersama nggak ada penolakkan ." ucap tegas riko
" Iya ." balas beby dengan singkat
"Dan jangan lupa nggak usah macem-macem apa lagi cerita ke teman-teman kamu kalau iko suka kasar sama kamu sayang kalau kamu kasih tahu mereka lihat apa yang akan iko lakukan ke kamu sayang .... Iko selalu mengawasi kamu sayang .....mmuach " lanjut iko memberi ancaman kepada beby
" Iya beby nggak akan cerita kepada siapa-siapa ." janji beby bukan karena takut tapi biar cepat - cepat biar bisa turun dari mobil
Dan setelahnya mereka turun dari mobil dan beby segera menemui teman-teman sekolahnya di ruang tunggu setelah pamitan kepada riko yang penuh drama... dan untungnya dalam perlombaan ini beby pakai almamater jadi pergelangan tangan yang memarnya tidak terekspos dan nggak buat teman-temannya tahu beby berasa aman .
Di belang riko dan aril duduki di isi oleh sahabat beby keni dan siti dan teman-teman satu jurusannya yang datang untuk melihat beby , yayah dan gugum bertanding serta untuk memberi semangat pastinya .waktu yang di tunggu-tunggu tiba beby dan temanya sudah naik ke podium berserta peserta dari sekolahan lainnya pun mulai memasuki ruangan jadi hening saat MC membuka acara dan memberi petunjuk apa-apa saja yang boleh dan tidak boleh di lakukan d saat pertandingan di mulai.
__ADS_1
Dan riko terus mengawasi semua gerak gerik dari beby tanpa melepas sedikitpun pandangannya dari beby dan beby yang merasa selalu di awasi itu merasa tak nyaman awalnya tapi lama-kelamaan di saat beby sudah fokus dengan materi yang di dapatkannya pun mulai tak mempedulikan apa yang di lakukan oleh riko di depan sana , perlombaan yah pun berjalan dengan tenang dan tertib dan selama pertandingan hampir semua pertanyaan yang di lontarkan para juri bisa di selesaikan dengan baik tanpa ada kendala sampai jam 12 siang tepat Mc memberikan jeda untuk istirahat dan melakukan sholat sampai jam 1 siang lomba akan di laksanakan lagi .
" Beby ayo kita cari kantin untuk makan bareng tiba -tiba keni dan siti nongol dan mengagetkan beby ." ajaknya
" Ha ekh iya ayo kalian ikut aku saja yah sekalian aku mau ngenalin kalian ke seseorang." pinta beby sambil mengiring siti dan keni ke tempat riko yang sudah di beri tahu tadi lewat chat
" Lah ini bukan arah kantin bebz... Kita mau keman gw udah lapar gila." tanya keni
"Udah ikut aja di jamin kalian akan kenyang tapi uang kalian utuh ko." jawab beby memberi penawaran
" Okh... Kalau itu jelas gw mau bebz iya nggak sit."ungkap keni sambil minta dukungan dari siti
__ADS_1
" Setuju iti mah ken ." balas siti dengan tak kalah antusiasnya dengan keni
Mereka pun mengikuti beby dengan riang gembira karena mereka pikir beby akan mentraktir mereka makan dan apa yang beby bilang tentang memperkenalkan mereka dengan seseorang mereka tak begitu mendengarkannya dengan jelas dan tak begitu memperdulikannya karena mereka pikir itu masih saudara beby seperti biasanya yang akan beby kenalkan kalau ada saudara dari luar kota yang datang untuk mendukung beby di perlombaan.