Musuhku Adalah Jodohku

Musuhku Adalah Jodohku
BAB 128.


__ADS_3

Beby hanya diam...dan diam sebagai bentuk protes kepada Riko.... Beby seakan tidak punya jiwa dan tak punya Gairah hidup.


Ceklek ...suara pintu terbuka Riko sudah rapi dengan pakaiannya dan mendekati meja rias dan mengambil sisir setelahnya ia menghampiri sang istri yang masih duduk. bersandar di ranjang dengan pandangan kosong .


"Beb.... hayo bersihkan badan kamu dulu sayang...iko sudah menyiapkan air hangat di badtup untuk kamu berendam sayang." ucap Riko sambil mencoba menyentuh tangan sang istri namun tak ada penolakan dan sahutan dari raga yang kosong ini.


Riko menyibak selimut dan mengangkat Beby untuk membawanya ke dalam kamar mandi dan menurunkannya secara lembut kedalam badtup yang sudah ada air rendamannya.


Dengan telaten Riko membersihkan semua badan Beby tanpa banyak bicara hanya diam sambil memandang wajah sang istri.sebenarnya tak tega Riko melihat sang istri begini namun bagaimana lagi hanya dengan memilikinya secara utuh istri ych itu tak akan bisa pergi jauh darinya .


"Beb.... please bicara sama Iko Beb.... jangan diemin Iko seperti ini ". ucap Riko memancing perhatian Beby namun nihil Beby tetap diam .


" Beb... Iko mesti gimana ke kamu hem ...agar kamu mau bicara dan menerima Iko seperti dulu... tak apa meski itu hanya ke pura-puraanmu Beb... nggak apa-apa Riko menerimanya Beb." ucap Iko lagi .


Masih nihil tak ada jawaban yang keluar dari mulut kecil sang istri dan Riko hanya membuang nafas secara kasar dan mulai mengangkat sang istri dan memakaikan handuk dan membawanya keluar dari kamar mandi dan mendudukkannya di tempat tidur .

__ADS_1


Setelah itu Riko dengan gerakan cepatnya segera mengambil pakaian untuk di kenakan Beby setelah dapat Riko menghampiri beby dan memakaikan baju dari dalam sampai pakaian luarnya tak ketinggalan juga Riko menyisir dan memakaian skin care ke wajah Beby .


Setelah melihat sang istri sudah rapih Riko mengajak Beby ke balkon untuk mendapatkan udara segar di pagi hari dan meninggalkan Beby sebentar untuk mengambil sarapannya .


"Bi.... tolong bereskan kamar dan seprai di ganti juga bi...makasih." ucapnya memberi perintah kepada Art yang ada di apartemen Riko.


"Ok mas.... mas Riko mau ngambil sarapan??? kok cuma sepering mas???" tanya Art merasa heran .


"Akh iya ini sarapan saya sama Beby Bi .... hehehe sepiring berdua biar romantis." balasnya dengan senyum cerahnya.


"Hemmm." balasnya sambil melanjutkan mengambil makanan yang sudah tersedia di meja makan .


Dirasa semua yang di butuhkan sudah lengkap Riko membawa nampan yang berisi makanan dan dua gelas air minum dengan riang menuju balkon untuk sarapan bersama dengan sang istri.


" Hai sayang ...maaf iko lama yach.... pasti sudah lapar ..sini Iko suapin yah makannya." celotehnya kepada sang istri sambil.duduk di samping beby yang sedang menatap jauh di matanya langit yang mulai memancarkan sinar matahari yang cukup trik.

__ADS_1


"Buka mulutnya sayang...." ucap Riko.sambil menyodorkan sendok yang berisi nasi serta lauk pauknya di hadapan mulut beby.


Dengan patuh Beby membuka mulutnya dan memakan apa yang di suapi riko tanpa bantahan dan protes yang cukup berarti....sambil terisak kecil.


Riko yang melihat air mata Beby yang mengalair lagi segera menaruh piring di meja dan langsung memeluknya dengan erat sambil memberikan kata-kata penenang.


"Maaf...maaf.... iko sudah egois.... sudah yah jangan menangis lagi please....." ucapnya


" Jangan khawatir iko akan selalu ada di samping Beby..." lanjutnya sambil menepuk pelan punggung Beby.


Riko melerai pelukannya .... dan menatap.dalam mata Beby ..."sekarang lanjut makannya yah nanti sakit ..... setelah makan kita akan jalan-jalan ke taman okay." ucapnya dan di angguki beby.


Mereka melanjutkan makanya dengan hening dan beby pun cuma diam dan pandangan kosongnya sedangkan di sudut ruangan ada bibi yang memperhatikan mereka berdua .


Dalam hati bibi cukup menyayangkan perbuatan majikannya yang memaksakan seorang gadia ralat seorang wanita untuk menjadi istrinya .

__ADS_1


Bibi cukup syok begitu masuk ke dalam kamar Mas Riko yang melihat kamarnya berantakan dan melihat seprai ada noda darah ....bukan bibi tidak tahu noda darah apa itu tapi kalau di lihat dari sikap non baby bibi bisa pastikan kalau mas Riko melakukannya dengan paksaan .


__ADS_2