
Beby yang di perlakukan lembut kembali oleh riko seakan lupa atas perlakuan riko yang kasar tadi dan mulai nyaman kembali dengan riko walaupun masih ada rasa khawatir . Setelah beby menyimpan uang pemberian dari riko tadi ke dalam dompetnya beby dan riko keluar menuju mobil siap untuk mengantarkan beby pulang ke rumahnya karena waktu sudah menunjukan pukul 20.00 WIB .
Di dalam mobil riko menawarkan beby untuk membeli snack di minimarket tapi beby menolak karena merasa sudah kenyang di tambah cemilan di rumah masih banyak persediannya dan riko pun tidak memaksanya dan selama dalam perjalanan menuju rumah beby riko tidak melepaskan genggaman tangannya dari tangan beby sampai di depan pintu gerbang rumah beby riko ikut turun dan kan berkenalan dengan orang tua beby biar lebih kenal dan akrab dan yang paling penting agar lebih leluasa nantinya untuk membawa beby kemana pun ya seperti itulah otak liciknya bekerja .
" Kok iko ikut turun sih ... Udah nggak usah antar beby sampai kedalam rumah ... Sampai di sini saja yah ko." pinta beby harap-harap cemas kalau riko sampai ketemu dengan bapaknya yang terkenal galak .
" Tenang sayang iko bukan cowok pengecut yang hanya berani mengantarkan anak gadis orang sampai di depan rumahnya saja ." balas riko dengan memberikan pengertian .
mereka berdua masuk ke dalam pekarangan rumah beby sedangkan pak anto hanya menunggu di mobil tidak ikut turun seperti perintah riko .
" Assalamu'alaikum.... Mimi bapak beby pulang ." ucap beby dengan nyaring
"Walaikummsalam .... " jawab bapak mimi kompak dari dalam
Riko yang melihat tingkah beby hanya menggelengkan kepalnya .... Dengan sikap bar bar yah keluar ... Riko mengekor di belakang beby yang masuk ke dalam rumah yang dimana di ruang tamu sudah ada mimi dan bapak yang menunggu kedatangan anak gadisnya .
" Loh pulangnya ko malam banget bebz... mampir kemana dulu? Terus lombanya menang nggak ??? Dan di belakang kamu itu siapa?" tanya mimi beruntun sedangkan bapak hanya menatap riko dengan pandangan garangnya
__ADS_1
" Maaf mi ... Pak beby pulangnya kemalaman ... Tadi abis lomba ada sedikit insiden kecelakaan" ucap beby sambil menunduk karena tak berani menatap mata mimi takut ketahuan bohong
" IYa pak ... Kenalkan saya Riko pacarnya beby maaf baru sempat kenalan sekarang ... Dan maaf bawa beby pulang terlalu malam karena tadi beby tak bawa riko ke klinik karena beby jatuh terserempet motor pak bu.." iko memberikan alasan dan memperkenalkan dirinya sendiri tanpa di minta .
" Apa beby jatuh mana yang luka sayang ??? Apa ada yang sakit...? Pantas pulang sekolah ko nggak pakai baju seragam ." balas mimi heboh sambil mendekati beby yang berdiri sambil mengecek anggota tubuh beby .
" Silahkan duduk nak riko... Terimakasih sudah membawa beby berobat .." bapak buka suara meskipun dengan wajah sangarnya
"Makasih pak ..." ucap riko dan langsung duduk di sofa depan bapak dengan tenang
" iya pa.... Ayo bebz mimi antar kamu ke kamar .." saut mimi sambil membawa beby ke ke kamarnya
Sedangkan di ruang tamu sekarang hanya ada bapak dan riko ... Suasana hening dan cukup tegang tapi setenang mungkin riko berhadapan dengan ayah dari kekasihnya ini.
Sedangkan bapak memperhatikan riko dengan seksama dengan pandangan tajamnya.
" Nak riko asal mana?? Kenal beby sudah berapa lama??? Apa satu sekolah ? " tanya bapak beruntun dengan sorot mata yang tegas
__ADS_1
" Asal saya orang bandung pak ..kenal beby sudah lama pak dari perlombaan 2 tahun yang lalu pak ...saya dengan beby beda sekolah pak." jawab riko dengan tenang dan tegas meskipun ada jawabnya yg berbohong
"Okh begitu.... Yah..yah... Terus maksud nak riko apa yang bilang kalau beby dan nak riko berpacaran ? Karena setahu bapak beby itu tidak punya pacar hanya ada pertemanan dan bapak kenal semua teman dan sahabat beby ." tanya bapak dengan sorot mata marah
" Maaf pak kalau bapak tidak berkenan tapi saya dan beby memang sudah menjalin kasih selama 3 bulan " bohong riko
"Dan kenapa saya baru sekarang memperkenalkan diri ke pada bapak dan ibu karena beby selalu melarang dan yang kedua beberapa minggu yang lalu saya mengalami kecelakaan dan melakukan pengobatan keluar kota makanya tidak sempat untuk datang ke bapak dan mimi untuk meminta izin" lanjutnya menjelaskan .
"HUuummmm... Apa nak riko tidak merasa kalau usia kalian masih terlalu mudah untuk menjalin kasih kenapa tidak fokus dulu untuk belajar ." balas bapak memberi pengertian
Mimi datang membawakan dua gelas teh hangat untuk bapak dan teman beby kemudian mimi ikutan duduk untuk mendengarkan pembicaraan suaminya ini.
" Silakan di minum dulu nak riko mumpung masih hangat." ucap mimi dengan ramah
"Iya bu makasih........ Slruupp...slruuppp ." balas riko dengan sopan dan meminum teh yang sudah di suguhkan .
" Saya janji pak kalau saya akan menjaga beby dan tak akan macam-macam dengan beby... Saya kan pacaran dengan sehat pak ... Saya bener-benar sayang dengan beby... Beby adalah penyemangat saya untuk sembuh dari sakit saya pak .... Dan yang penting orang tua saya dan kakak saya sudah kenal dengan beby dan mereka sayang dengan beby pak ..mi" ucap riko menjelaskan untuk menyakinkan kedua orang tua beby
__ADS_1