Musuhku Adalah Jodohku

Musuhku Adalah Jodohku
BAB 48


__ADS_3

" Ngebayangin kamu bebz puas .... Dan tadi kamu minta sisir kan ... Sini ikut iko ..... Ini sisirnya ..." balas iko sambil mengajak beby ke meja riasnya


" Makasih" cicit beby mulai menyisir dengan cuek di depan iko


"Makan malam dulu di sini yah setelah itu iko akan mengantarkan beby pulang ... Okay" pinta riko sambil menggandeng beby keluar dari kamar untuk menuju ke ruang makan .


Di ruang makan hanya ada mamah dan riko serta riko yang lain belum pada pulang karena terjebak macet karena hujan . Dan beby hanya diam tanpa berani bertanya karena masih merasa canggung ada di antara mereka . Beby pun segera menyelesaikan makannya agar cepat-cepat pulang dan bisa istirahat dengan nyaman tentunya tanpa gangguan dari riko .


" Mah nanti riko keluar sebentar untuk mengantar beby pulang karena aril nggak bisa ke sini tuk mengantar beby ." ucap riko kepada mamahnya yang masih makan dengan tenang


" Okh iya udah tapi minta di temani supir yah ... Jangan nyetir sendiri mamah khawatir nanti... " balas mamah sambil memandang anaknya


" Iya mah .. Nanti riko minta mang edi tuk mengantar kami ber2." riko menimpali ucapan mamahnya dengan senyum


" Ya sudah kalau kalian pergi hati-hati di jalan dan buat beby makasih sudah mau menemani riko ke rumah sakit sayang ... Mamah mau ke kamar dulu." pamit mamah sambil mengecup kepala beby dan riko secara bergantian


" Sama - sama mah " ucap beby dengan tertunduk malu karena mamah riko begitu lembut dan sayang ke padanya


Setelah kepergian mamah riko yang sudah menyelesaikan makanya pun berpamitan ke pada beby sebentar untuk memanggil mang edi serta mengambil tas beby dan jaket yang tertinggal di kamar dengan jalan yah yang masih tertatih-tatih karena masih berasa sedikit ngilu .


Sedangkan beby duduk di ruang keluarga selagi menunggu riko yang pergi ke kamarnya tak lama riko datang dengan membaca jaket dan tas beby .

__ADS_1


" Ini pakai jaket dulu... Di luar dingin nanti sakit ." pinta riko yang langsung di iyakan oleh beby


" Iya makasih ." ucapnya


" Sini tas yah .. Pasti berat ko biar beby yang bawa aja .." pinta beby sambil mencoba merebut tas punggungnya yang ada di tangan riko .


" Nggak ... Nggak berat buat iko .... Biar iko yang yang bawa kalau kamu yang bawa ntar kamu makin pendek beby ." tolak riko dengan tegas


" Ikh nggak gitu juga konsepnya ." cicit beby yang masih terdengar riko sambil pergi dengan menghentakkan kakinya keluar


" Bebz... Tunggu iko jangan ngambek kaya anak kecil gitu akh ... Jelek tahu ." panggil riko sedikit berteriak tapi tidak di hiraukan oleh beby .


" bebz... Jangan buat iko marah yah ..." bisik riko di samping telinga beby dengan pelan yang membuat beby merinding


" III..iya ko lepasin sakit tangan beby " rengek beby yang cukup takut melihat tatapan tajam riko saat ini.


" Makanya jangan bandel jadi sakit kan ....? Cup..cup..cup pasti sembuh setelah di cium iko." ucapnya dengan tingkat kepercayaan Nya yang tinggi .


" haaa...." beby cuma terbengong karena tingkah riko yang di luar ekspetasi ya


" Udah ayok masuk mobil , malah bengong .....

__ADS_1


mau pulang atau mau menginap di sini ?" tanya riko sambil mendorong beby untuk masuk ke mobil yang sudah menunggu dari tadi


" Ekh pulang lah ... " ucapnya sambil masuk ke dala mobil di susul riko masuk


Mobil pun mulai meninggalkan halaman luas rumah riko dan menuju ke rumah beby , di jalan cukup macet karena bertepatan dengan jam kantor bubar , beby hanya diam tanpa berani membuka suaranya karena masih malu dengan kejadian tadi yang riko mencium tangannya di depan mang edi .


Sampai di depan pagar rumah beby pun masih diam malah tak sadar kalau mobil yang di tumpangi dari tadi sudah berhenti saking asiknya dia melamun dan kaget setelah riko mengusili beby dengan mencium secara tiba-tiba pipinya .


" Ekh... Ko cium lagi.." ceplos beby sambil memegang pipi yang di cium riko barusan


" Kenapa ??? Apa masih kurang bebz ..? " tanya riko dengan senyum usilnya


" Haa.. Apa cium lagi..? Nggak... Nggak ko nggak kurang .." balas beby yang masih syok sambil mengibas kan tangannya di dapan wajah riko .


"Makanya jangan melamun sayang... Sudah sampai ... Mau turun nggak apa mau balik lagi ke rumah iko .." ucap riko


" Nggak mau .. okh beby turun sekarang ... Makasih sudah mengantar beby pulang .." buru-buru beby membalas ucapan riko sambil membuka pintu mobil


" Langsung masuk ke kamar dan tidur jangan bergadang karena besok harus bangun pagi dan lomba sayang okay... Happy nice dream ." ucap riko sambil melambaikan tangannya menyuruh beby untuk segera masuk ke dalam rumahnya .


Setelah memastikan beby masuk ke rumah dengan selamat riko memerintahkan mang edi untuk menjalankan mobilnya untuk pulang ke rumah .

__ADS_1


__ADS_2